Monday, October 04, 2010

Hati - Hati Curhat Di Blog

MELUAPKAN segala kekesalan, keluhan, dan unek-unek kepada orang lain biasanya menjadi obat untuk mengurangi tingkat stres yang dialami. Seorang pendengar yang baik dan pemberi nasihat andal pasti memberi pengaruh besar pada kondisi stres Anda.

Bagaimana kalau kesulitan menemukan orang yang mau diajak berbagi cerita dan keluhan? Ya, tinggal cari media lain untuk meluapkan emosi. Menulis di blog pribadi salah satu cara favorit untuk mengurangi stres. Menulis di blog bagi sebagian orang lebih menyenangkan, karena blog tidak akan mengeluh jika cerita kita terlalu panjang dan membosankan, blog juga tak akan memberi komentar yang tak kita inginkan. Tapi tunggu dulu. Menulis di blog tidak benar-benar bebas risiko lho! Jika tak hati-hati, tulisan-tulisan Anda di blog bisa menjadi masalah, memunculkan konflik, juga berimbas pada kelangsungan karier Anda.

Anggaplah Semua Rekan Kerja Adalah Pembaca Blog Anda

Umumnya para blogger senang jika banyak orang membaca blog mereka. Tapi harus diingat pula, semakin banyak orang membaca blog Anda, semakin sedikit hal yang bisa dituangkan di blog. Anda tak pernah menyangka, siapa saja yang telah membaca blog Anda.

Bisa jadi seisi kantor adalah pembaca setia blog Anda. Karenanya, pikir dua kali saat ingin mengumpat orang, membuka aib, atau berkeluh kesah soal pekerjaan. Pikir baik-baik saat Anda menuangkan kekesalan terhadap rekan kerja, atasan, klien, atau apa pun yang berkaitan dengan pekerjaan.

Saat sebuah tulisan sudah masuk di blog, maka tulisan itu bisa menyebar dengan kecepatan yang tak Anda duga. Apalagi jika tak ada proteksi khusus di blog Anda. “Ingatlah bahwa internet adalah papan buletin bagi publik,” kata Michelle Gamble-Risley, salah satu penulis buku Smash: A Smart Girls Guide to Practical Marketing and PR. “Sangatlah tidak bijaksana mengatakan hal-hal buruk yang terjadi di ruang kerja atau bisnis Anda di forum semacam ini. Memfitnah atau membicarakan keburukan perusahaan di blog, tak ada bedanya dengan bicara keras-keras di depan umum,” imbuhnya.

Kalau Banyak Orang Yang Membaca Blog Saya, So What?

Banyak yang bilang, blog adalah media pribadi, milik pribadi, jadi terserah si pemilik ingin melakukan apa saja terhadap area pribadinya. Tapi pernahkah Anda berpikir, setiap tulisan yang ditaruh di blog bisa menimbulkan efek bagi orang lain? Setiap tulisan berarti informasi bagi orang. Jika tulisan Anda memberi informasi baik, berguna, atau menghibur, tentu efeknya menyenangkan orang lain. Ketika informasi yang Anda sajikan di blog berupa umpatan, berita meresahkan, fitnah, atau mengumbar aib, tentu memberi kesan buruk bagi si pembaca. Jika kesan buruknya besar, tentu akan ada reaksi balik kepada Anda.

Jangan Sembarangan Mengungkap Informasi Penting

Jika Anda berpikir blog Anda berada di bawah hak “kebebasan berbicara dan menyatakan pendapat”, maka ingatlah perusahaan juga berhak mengeluarkan karyawan yang dianggap merugikan, merusak nama baik, dan tidak menaati peraturan perusahaan. Dan, ya menulis tentang kerja -- bahkan ketika Anda sedang tidak bekerja -- tetap dihitung.

Jika Anda tak tahan tak mengeluarkan unek-unek lewat blog, setidaknya tulislah dengan cara yang “aman”. Jangan menyebut nama orang, perusahaan, institusi, atau identitas jelas. Gunakan perumpamaan dan jangan menyebutkan informasi detail. Pastikan Anda tidak melanggar perjanjian kerahasiaan apa pun dengan perusahaan atau klien Anda. Mengungkap informasi penting perusahaan di blog Anda bisa menyebabkan Anda mendapat teguran keras, pemecatan, yang paling parah Anda bisa digugat ke pengadilan. So, hati-hati saat curhat di blog!

Sunday, October 03, 2010

33 Status Atau Tweet Facebook / Twitter Yang Oke Punya 1

Berikut Status-Status Facebook atau pun Tweet-Tweet Twitter yang oke punya dan lumayan bikin fresh kalau di pajang di facebook atau twitter kalian… selain oke punya juga ada yang lumayan buat bikin ngakak… cekidot bekicot… hehehe :D

1. Subuh Tadi Ada Yang Maling Motor Tetangga Lagi, Tapi Dasar Tolol, Helmnya Gak Di Bawa. Tar Klo Kena Tilang Gmn Coba Tuh Maling?

2. Ketemu Cwek Di Jalan | Eh Sapa Yah? | Ha? | Inget Gw Gak? | Nggak | Gw Juga Gak Inget Lu , Klo Gitu Kenalan Dlu Deh...

3. Ini Negara Hukum, Ane Mengutuk Orang Yang Main Hakim Sendiri Terhadap Maling!! Maka Dari Itu Ane Akan Ajak Temen2 Ane Untuk Main Hakim Rame2... Guluuung!!!

4. Agar Di Terima Di Dunia Internasional, Olahraga Badminton Harus Merubah Nama Menjadi Goodminton.

5. Ada Ustadz Pulang Dari Mesjid Pada Malam Hari, Tiba-Tiba Ada Penampakan Kuntilanak | Ustadz : Astaghfirullah... Lindungi Hamba, Musnahkanlah Setan Ini.. | Kuntilanak : Mulaii Dech... Dikit-Dikit Ngadu Ke Tuhan, Ku Kan Becanda Doank...

6. Walau Berbeda Jauh, Sutet Dan Santet Emang Sama-Sama Membahayakan...

7. Tingkat Kepedean Wanita Itu Berbanding Lurus Dengan Tingkat Ketinggian Heels-Nya.

8. Kalau Ingus Meler Biarin Aja Dia Jatuh Apa Adanya, Ada Lidah Yang Siap Membersihkannya Dengan Cepat.

9. Yuk Mari Kita Senam Pagi… Biar Sehat Jasmani. Habis Senam Kita Mandi, Enak Deh Buat Tidur Lagi.

10. Jangan Hancurkan Indahnya Pagi Harimu Dengan Pergi Ke Sekolah, Boloslah Dan Tidurlah Di Rumah.

11. Jangan Salahkan Dirimu Atas Masalah Yang Kau Alami… Carilah Kambing Hitam Sehingga Kau Bisa Melarikan Diri.

12. Kau Datang Dan Pergi Begitu Saja... Ibarat Datang Bagai Kentut, Menghilang Bagai Ninja.

13. Dduuhh Gw Makan Kacang Jerawatan Nie | Ya Udh Makan Jerawat Aja Biar Kacangan.

14. Usaha Untuk UTS... Biarpun Gɑk Ngerti, Buat Contekan.. Itu Masih Bisa Di Bilang Usaha…

15. Neng, Dah Lama Ya Abang Gak Cium Kamu | Bagus Dong Bang | Loh, Kok Bagus Neng? | Berarti Abang Dah Lama Gak Digampar!

16. Kentut Orang Lain Selalu Terasa Lebih Bau Daripada Kentut Kita Sendiri.

17. Akh Maroon 5 Keren Banget!!! Kapan Yach Keluar Maroon 6 ?

18. Oke! Selamat Ulang Tahun Yang Sedang Merayakan Ulang Tahun! Yang Blm Berarti Anda Blm Beruntung…

19. (Pas Waktu UTS) Pak, Jawabnya Gak Di Urut Gpp Kan? | Gak Apa2 Nak, Di Refleksi Juga Boleh…

20. Suatu Bentuk Penghormatan Kita Kepada Guru/Dosen Atau Kita Tetap Tertawa Terbahak2 Saat Mereka Mencoba Melucu Walau Sangat Amat Tdk Lucu.

21. (Salah 1 Kegagalan Dosen Kampus Gw Melucu) Nih Liat Cepet Di Uang 50Rb Ada Gambar Mobil. Liat Gak? | Gak Ada Pak | Yah Udah Lewat Tadi Mobilnya.

22. HP Lo Mana? | Di Sita | Sama Sapa? Kayak Anak Sekolah Aja Lu | Sama Preman. Katanya Gak Boleh Pake HP Selama Di Terminal.

23. Orang Sumbing Klo Naek Angkot, Minta Geseran. "Tetelan Titit Tong"

24. Cara Menikmati Hidup Di Saat Panas Gini Minum Yang Dingin-Dingin, Trus Minta Temen Bayarin.

25. Kebetulan Ini Adalah Sesuatu Yang Terjadi Secara Tidak Sengaja, Berarti Kesalahan Itu Sengaja Dong(?)

26. Kamu Tuch Kyak Rokok Sayang | Kok Rokok Sih? | Iya, Kecil Mungil Tapi Racunmu Membuatku Ketagihan.

27. Paling Benci Ni Kalo Pagi2 Ke Bank Loketnya Ada Banyak Tapi Tellernya Cuma 1... Masih Pada Ngasi Makan Ayam Kali Ya…

28. Kita Gak Bisa Mengandalkan Kekuatan Kita Sendiri Dalam Menghadapi Masalah, Oleh Karena Itu Repotin Aja Temen Kita.

29. Obama, Osama, Dan Ozawa Akan Menjadi Sejarah Yang Akan Dipelajari Oleh Anak Cucu Kita.

30. Makan Asam Garam = Berpengalaman , Makan Ati = Capek , Makan Teman = Tren Jaman Sekarang.

31. Polisi : Stop!! Knp Kalian Naik Motor Ber 3? | Tadinya Mau Ber 4 Pak, Tp Gak Muat... (Cari2 Alesan)

32. Polisi : Berhenti Dek, Kamu Kok Berani Naek Motor Gak Pake Helm? | Bapak Jangan Sok Tau! Saya Emang Gak Pake, Tapi 'Adek' Saya Pake!

33. Bangun Tidur Ketemu Skripsi… Abis Mandi Ketemu Skripsi... Abis Makan Ketemu Skripsi, Gw Yakin Besoknya Mati…

Saturday, October 02, 2010

Mengapa Kita Akan Selalu Merindukan Mama Laurent?

Belanda, 1939. Negeri Kincir Angin baru dikecamuk Perang Dunia II. Bocah itu masih berusia 7 tahun. Ia masih kelas satu SD dan sedang belajar di kelas bersama teman-temannya.

Tiba-tiba bocah itu merasa ada bisikan di telinganya, menyuruhnya cepat-cepat keluar kelas. Berulang kali suara itu didengarnya, tanpa tahu dari mana atau siapa yang mengatakannya.

Untuk sesaat, bocah itu terdiam dan bimbang. Tapi, akhirnya ia menyampaikan apa yang didengarnya pada gurunya di kelas. “Bu, kita diminta cepat berkemas dari ruangan ini. Kita harus segera pergi. Harus!” teriaknya.

Tapi sang guru menganggapnya sedang meracau dan mempermainkannya. Akibatnya, ia dimarahi dan diusir pulang. Ia pulang dengan sedih karena dianggap mengarang cerita bohong. Padahal, tak lama kemudian, sekolahnya hancur terkena bom. Ratusan orang tewas seketika.

Momen itu, buat Mama Laurent yang masih punya garis keturunan kaum Gipsy, adalah awal segalanya. Pada majalah Femina ia bercerita, kemampuannya memiliki penglihatan alias vision atas masa depan dimulai saat peristiwa yang nyaris merenggut nyawanya itu.

Mama Laurent lahir di Eindhoven, Belanda, 23 Januari 1932. Tahun 1953 ia menikahi pria asal Indonesia, Natakusuma, seorang arsitek, yang lalu memboyongnya ke Nusantara. Pada 1973 suaminya meninggal. Tak mau jadi beban keluarga mertuanya, Mama Laurent lantas pergi dari rumah keluarga suami.

Kemampuannya meramal baru diketahui orang selewat tahun 1978. Saat itu ia usai membantu direktur sebuah pabrik di Cibinong menangkap maling di pabriknya. Koran Buana Minggu lalu memintanya membuka praktek paranormal di rubrik koran itu. Sejak itu Mama Laurent jadi paranormal profesional. Konon, tarifnya sekali konsultasi dihargai Rp300 ribu per jam—lebih mahal dari praktek dokter spesialis. Ia kemudian menikah kedua kalinya dengan Hendrik Pasaribu saat usianya sudah 50 tahun pada 1983. Perbedaan usia Mama Laurent dengan suami keduanya 15 tahun. Tapi benar kata orang, cinta itu buta dan tak kenal usia.

Kemarin, di usia 78 tahun Mama Laurent atau yang kini bernama lengkap Laurentia Pasaribu meninggal dunia.

Kematian Mama Laurent adalah sebuah kehilangan besar makanya semua media memberitakannya.

Bagi awak media, terutama infotainment, Mama Laurent adalah sosok andalan sebagai sumber berita. Secara pribadi, ia sosok yang akrab dan mudah ditemui. Jika sedang ada di rumah dan tak ada orang yang berkonsultasi dengannya, Mama Laurent akan menerima media dengan terbuka.

Ah, media mungkin juga sarana promosi baginya. Biarlah. Toh media juga dapat berita darinya.

Perhatikan, saat infotainment sudah kehabisan akal mencari nara sumber untuk investigasi mereka, awak infotainment pasti lari ke hal supranatural. Di antaranya mereka bertanya pada Mama Laurent. Kemudian, Mama Laurent adalah paranormal yang rajin setiap tahun membuat rilisan yang dibagikan ke pers berisi penerawangannya akan peristiwa setahun ke depan. Soal ramalan peristiwa setahun ke depan sudah jadi liputan wajib tahunan infotainment. Dan Mama Laurent adalah paranormal langganan untuk urusan itu.

Kebanyakan ramalannya memang berupa hal-hal umum (“Tahun ini masih terjadi banyak bencana, akan masih ada yang kawin-cerai.”), tapi sesekali juga ia memberitahu hal spesifik (konon, peristiwa kecelakaan Adam Air dan Tragedi Situ Gintung sudah ia ramal sebelumnya).

Kita jelas akan merindukan sosoknya. Penampilanya yang tak glamour, sok misterius apalagi mistik membuat kita seolah bicara dengan ibu kita atau orang biasa. Mungkin karena berdandan seperti kita itu ia ogah disebut paranormal.

Manusia sejatinya akan selalu butuh seseorang semacam Mama Laurent. Sebab, di antara kefanaan hidup manusia, kita selalu mencari segala jawaban akan hal-hal yang di luar kuasa kita. Ya, kita tahu waktu kita di dunia ini terbatas, karena itu kita ingin segalanya terjadi sesuai keinginan kita—kalau tidak pun, setidaknya kita sudah tahu masa depan akan seperti apa.

Mama Laurent sudah tidak ada. Penggantinya sudah ada (ia bahkan sudah menunjuk penerusnya, Beby Djenar) dan akan terus ada. Tapi hanya ada satu Mama Laurent yang keibuan dan kita sepakat memanggilnya, “Mama.”***

Sumber : TabloidBintang.Com
(ade/ade)

FanPage Taste Of Knowledge

Popular Posts

My Twitter