Tuesday, January 24, 2017

Tes Karakter Dirimu, Apa Yang Terlihat Dari Gambar Ini? Nampak Ledakan, Pohon Atau Tangan?

TRIBUNSTYLE.COM - Ada cara sederhana untuk melihat bagaimana karakter kamu sebenarnya.
Salah satunya melalui gambar berikut ini.


Tribun Style melansir dari Bright Side menemukan cara mudah untuk menunjukkan karakter seseorang.

Kamu cukup melihat gambar di bawah ini dan apa yang ada di benakmu?

Ada beberapa bentuk yang mungkin akan kamu lihat.

Namun apa bentuk pertama yang terlintas di pikiranmu?

1. Jika kamu melihat sebuah ledakan itu artinya...

Ini adalah bukti bahwa kamu memiliki imajinasi yang berkembang dengan baik.
Hal itu membantumu dalam berbagai situasi.

Ledakan, Pohon atau Tangan/brightside.me 

Kemungkinan bahwa kamu seorang individu yang sangat kreatif dan bekerja di sebuah lingkup kegiatan artistik.

Jika tidak, maka kamu mungkin punya bakat tersembunyi dalam diri yang patut untuk diekspresikan.
Pikirkan tentang apa yang kamu nikmati untuk dilakukan ketika masih kecil:

Apakah kamu suka menggambar atau menyanyi?

Kamu perlu menggunakan energi kreatif untuk menjalani kehidupan ini.

2. Jika kamu melihat dua tangan itu artinya...

Kamu memiliki imajinasi yang berkembang dengan baik, tetapi pada saat yang sama mengandalkan logika sebagai dasar untuk sebagian besar tindakan.

Kamu melihat apa yang benar-benar di depan mata.

Kamu seorang individu yang berpikiran jernih.

Orang-orang dapat selalu berpaling kepadamu untuk minta nasihat atau saran.

Rasionalitas dan pikiran yang tajam memungkinkan kamu untuk melepaskan diri dari bahkan situasi yang paling kompleks dan sulit sekalipun.

Kamu tidak pernah menyerah dan tidak panik, selalu tetap tenang, dan cukup cerdik untuk mengetahui bagaimana untuk membuat tenang orang lain.

Orang melihat kamu sebagai orang yang kuat.

3. Jika kamu melihat pohon itu artinya...

Kamu orang yang sangat jeli dan memperhatikan semua detail kecil dalam berbagai hal.

Tidak ada informasi yang dapat disembunyikan dari kalian.

Pada saat yang sama, kamu sangat sensitif terhadap suasana hati orang-orang di sekitar.

Kamu tahu cara mengekstrak informasi dari orang-orang dan memahami ketika itu adalah saat yang tepat untuk bersikap ini atau itu.

Kamu dijamin akan untuk menjadi sukses bila bekerja di bidang kegiatan yang memerlukan kesadaran dan presisi.

4. Jika kamu tidak melihat apapun itu artinya...

Jika kamu tidak melihat apapun itu artinya kamu perlu beristirahat.

Kamu jelas lelah dan menemukan kesulitan untuk menyelesaikan tugas-tugas kompleks.

Kamu merasa sulit untuk memahami hal-hal dari perspektif yang berbeda dan mengambil banyak hal terlalu harfiah.

Istirahat lah beberapa hari dengan tenang itu akan memberikan kekuatan untuk memulai kegiatan baru.
Jadi, apa yang kalian lihat guys?



Monday, January 02, 2017

Ide Kado Untuk Anak Usia Pra Sekolah (4-6 Tahun)

Menurut para pakar pendidikan, anak yang berusia 7 tahun kebawah atau dalam usia pra sekolah dasar, lebih senang bermain dengan imajinasinya. Oleh karena itu, bunda dan ayah dapat memberikan kado untuk anak usia pra sekolah yang memberikan imajinasi si anak berkembang.

Apa saja sih kado untuk anak yang tepat? Admin memberikan beberapa ide kado untuk anak usia pra sekolah yang mungkin dapat menjadi sebuah rujukan oleh bunda dan ayah jika nanti akan memberikan sebuah kado bagi anak kandungnya sendiri ataupun untuk teman anaknya.

1. Mainan Konstruksi

Mainan yang tujuannya untuk melatih fisik dan cipta kreasi si anak. Anak akan membangun menara tinggi dari balok baik yang warna standar maupun yang warna warni. Kegiatan membangun menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi anak. Cocok dijadikan kado untuk anak pra sekolah.

7 Ide Kado untuk Anak Usia Pra Sekolah (4-6 Tahun)

2. Rumah Bertema

Rumah bertema maksudnya adalah rumah atau lokasi yang bertema seperti peternakan, rumah boneka, stasiun, dan lainnya. Ide kado untuk anak pra sekolah tersebut akan membuat anak lebih mengenal tema lokasi tertentu dan tentu saja membuat kegirangan.

7 Ide Kado untuk Anak Usia Pra Sekolah (4-6 Tahun)

3. Replika Peralatan Profesi

Anak-anak suka dengan permainan dokter-dokteran, artis, penyiar televisi, montir, dan lain sebagainya. Belikan kado replika profesi tersebut dapat membuat si anak lebih berkembang imajinasinya.

7 Ide Kado untuk Anak Usia Pra Sekolah (4-6 Tahun)

4. Kotak Perlengkapan Seni

Kado untuk anak pra sekolah ini bagus untuk meningkatkan jiwa seni si anak. Biasanya dalam kotak perlengkapan seni tersebut terdapat krayon, cat air, lem stik, kertas warna, dan lain sebagainya.

7 Ide Kado untuk Anak Usia Pra Sekolah (4-6 Tahun)

5. Permainan Puzzle

Permainan puzzle dapat melatih kemampuan berpikir si anak. Tapi ingat, belilah puzzle yang tidak terlalu rumit untuk diselesaikan.

7 Ide Kado untuk Anak Usia Pra Sekolah (4-6 Tahun)

6. Buku Cerita

Anak sekarang, umur 3-4 tahunan sudah mulai bisa membaca dan mengerti gambar. Oleh karena itu, memberikan kado buku cerita yang bergambar dan menarik bagi si anak bisa menjadi pilihan.

7 Ide Kado untuk Anak Usia Pra Sekolah (4-6 Tahun)

7. Kostum Karakter

Anak paling senang jika bisa berpakaian ataupun menjadi karakter yang ia sukai. Misalkan kostum polisi, dokter, putri, spiderman, superhero, dan lain sebagainya. Kostum buah atau binatang pun menarik juga untuk si anak.

Monday, November 14, 2016

Atheis Bertanya "Siapa Yang Menciptakan Allah?" Pemuda Ini Menjawab Hingga Atheis Tak Berkutik



Selanjutnya hadits ini juga dikeluarkan oleh Abu Dawud (4121) yang kalimatnya sampai pada sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Saya iman kepada Allah”. Dan ini merupakan riwayat Muslim.

“Artinya : Syetan akan datang pada salah seorang kamu, lalu berkata : “Siapakah yang menciptakan demikian ? Siapakah yang menciptakan demikian? Siapakah yang menciptakan demikian?” Sehingga dia bertanya : “Siapakah yang menciptakan Tuhanmu?” Apabila ia sampai demikian, maka hendaknya memohon perlindungan kepada Allah dan menghentikannya”

Hadits ini dikeluarkan oleh Al-Bukhari (2/321), Imam Muslim dan Ibnu Sunni.

Hadits ini juga mempunyai jalur lain yang besumber dari Abu Hurairah dengan lafazh.

“Artinya : Hampir orang-orang saling bertanya di antara mereka sehingga seorang di antara mereka berkata : “Ini Allah, menciptakan makhluk, lalu siapakah yang menciptakan demikian, maka katakanlah : “Allah Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan. Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”. Kemudian hendaklah salah seorang kamu mengusir (isyarat meludah) ke kiri tiga kali dan memohon perlindungan dari syetan.

Hadits ini dikeluarkan oleh Abu Dawud (4732) dan Ibnu Sunni (621) dari Muhammad bin Ishaq, dia berkata : “Telah bercerita kepadaku Utbah bin Muslim, seorang budak yang dimerdekakan Bani Tamim, dari Abu Salamah bin Abdurrahman dari Abu Hurairah yang menuturkan : “Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (kemudian ia menuturkan hadits itu)”.

Saya menilai : Hadits ini shahih sanadnya. Para perawinya tsiqah. Bahkan Ibnu Ishaq juga menjelaskan berita itu. Hingga dengan demikian amanlah hadits ini dari cela.

Hadits ini juga diriwayatkan oleh Umar bin Abi Salamah yang mendengar dari bapaknya, sampai perkataan : “Siapakah yang menciptakan Allah Azza wa Jalla?” Umar bin Salamah melanjutkan : “Abu Hurairah menceritakan : “Demi Allah, sesungguhnya, pada suatu hari aku duduk, tiba-tiba seseorang dari penduduk Iraq berkata kepadaku “ Ini Allah, pencipta kita. Lalu siapakah yang menciptakan Allah Azza wa Jalla?” Abu Hurairah melanjutkan ceritanya : “Kemudian aku tutupkan jariku pada telingaku lalu aku menjerit seraya berkata : “Maha benar Allah dan RasulNya”.

“Artinya : Allah Esa, tempat meminta. Tidak beranak dan tidak diperanakkan dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”

Hadits ini dikeluarkan oleh Imam Ahmad (2/387). Para perawinya tsiqah kecuali Umar. Ia adalah lemah (dha’if).

Menurut Imam Ahmad (Juz II, hal. 539) hadits ini juga mempunyai jalur lain dari Ja’far dia memberitakan : “Telah bercerita kepadaku Yazid bin Al-Asham, dari Abu Hurairah secara marfu’, seperti hadits sebelumnya. Yazid mengisahkan : “Telah bercerita kepadaku Najmah bin Shabigh As-Salami, bahwa dia melihat para penunggang datang kepada Abu Hurairah. Kemudian mereka bertanya kepadanya mengenai hal itu. Lalu Abu Hurairah berkata : “Allahu Akbar” (Allah Maha Besar). Tidaklah kekasihku bercerita kepadaku tentang sesuatu melainkan aku telah melihatnya dan aku menunggunya. “Ja’far berkata : “Telah sampai kepadaku bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Artinya : Manakala orang-orang bertanya kepadamu tentang hal ini, maka katakanlah : “Allah adalah sebelum tiap-tiap sesuatu. Allah menciptakan tiap-tiap sesuatu dan Allah ada setelah tiap-tiap sesuatu”
Sanad marfu’nya adalah shahih adapun yang disampaikan oleh Ja’far alias Ibnu Burqan adalah mu’dhal (hadits yang perawi-perawinya banyak yang gugur), dan apa yang ada di antara shahih dan mu’dhal adalah mauquf. Tetapi Najmah disini tidak saya kenal. Demikian pula dalam Al-Musnad, Najmah ditulis dengan “mim” (Majmah) sedangkan dalam Al-Jarh wat Ta’dil (4/1/509), tertulis Najbah dengan “ba”. Selanjutnya Imam Ahmad menjelaskan.

“Diriwayatkan dari Abu Hurairah, dimana Yazid Ibnul Asham juga meriwayatkan darinya, dan mengatakan : “Saya mendengar bapakku berkata demikian dan tidak menambahkan!” Juga Al-Hafidzh dalam At-Ta’jil, tidak menambahkannya dan itu sesuai dengan syarat yang dibuatnya.

HUKUM-HUKUM YANG TERKANDUNG DALAM HADITS

Hadits-hadits shahih ini menunjukkan bahwa sesungguhnya bagi orang yang digoda oleh syetan dengan bisikannya, “Siapakah yang menciptakan Allah?”, dia harus menghindari perdebatan dalam menjawabnya, dengan mengatakan apa yang telah ada dalam hadits-hadits tersebut.

Lebih amannya ialah dia mengatakan :
“Saya beriman kepada Allah dan RasulNya. Allah Esa, Allah tempat meminta. Tidak beranak dan tidak diperanakkan. Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”. Kemudian hendaklah dia berisyarat meludah ke kiri tiga kali dan memohon perlindungan kepada Allah dari godaan syetan, serta menepis keragu-raguan itu”.

Saya berpendapat : Orang yang melakukan demikian semata-mata karena taat kepada Allah dan RasulNya serta ikhlas. Maka keraguan dan godaan itu akan hilang darinya dan menauhlah setannya, mengingat sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sesungguhnya godaan itu akan hilang darinya”.

Pelajaran dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ini jelas lebih bermanfaat dan lebih dapat mengusir keraguan daripada terlibat dalam perdebatan logika yang sengit diseputar persoalan ini.
Sesungguhnya perdebatan dalam soal ini amatlah sedikit gunanya atau boleh jadi tidak ada gunanya sama sekali. Tetapi sayang, kebanyakan orang tidak menghiraukan pelajaran yang amat bagus ini.
Oleh karena itu ingatlah wahai kaum muslimin dan kenalilah sunnah Nabimu serta amalkanlah. Sesungguhnya dalam sunnah itu terdapat obat dan kemulianmu.

[Disalain dari buku Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah wa Syaiun Min Fiqhiha wa Fawaaidiha, edisi Indonesia Silsilah Hadits Shahih dan Sekelumit Kandungan Hukumnya oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani, terbitan Pustaka Mantiq, hal 368-372 penerjemah Drs.HM.Qodirun Nur]

FanPage Taste Of Knowledge

Popular Posts

My Twitter