Showing posts with label Film Or Movie. Show all posts
Showing posts with label Film Or Movie. Show all posts

Friday, February 15, 2019

7 Fakta Sejarah Academy Awards Yang Tidak Kamu Tahu

Dalam industri film, Academy Awards menjadi ajang penghargaan tertua yang pertama kali diadakan pada tahun 1929 di Hotel Hollywood Roosevelt, Los Angeles, Amerika Serikat. Namun, ajang penghargaan film ini baru disiarkan secara langsung di televisi pada tahun 1953. 

Setiap pemenang penghargaan pada Academy Awards sendiri akan mendapatkan sebuah piala berlapis emas yang lebih dikenal dengan julukan piala Oscar.

Pada tahun 2019, Academy Awards telah memasuki tahun ke-91 pelenggaraannya yang akan dihelat di Dolby Theatre, Hollywood, Los Angeles, Amerika Serikat.

Dalam rangka menuju Academy Awards 2019 yang bakal diselenggarakan pada tanggal 24 Februari ini, Gramedia.com telah merangkum beberapa fakta menarik dalam sejarah berlangsungnya Academy Awards.

Melansir dari essentials.co.za, berikut adalah tujuh fakta menarik seputar Academy Awards yang wajib kamu ketahui.

1. Piala Dari Emas Asli

oscarworth
Sumber: ew.com

Tahukah kamu kalau dalam membuat satu piala Oscar itu membutuhkan biaya sekitar 696 USD? Itu berarti setara hampir Rp 10 juta.

Jelas saja pembuatan sebuah piala Oscar saja cukup memakan kocek yang bisa dibilang besar karena meski berbahan dasar dari campuran sejumlah logam, piala tersebut berlapis emas 24 karat.

Piala Oscar sendiri memiliki spesifikasi tinggi sepanjang 13,5 inci atau setara dengan 34,29 cm dan memiliki berat sebesar 4 kg.

2. Piala Oscar Terbuat Dari Plester

1940_view_specialaward-garland
Sumber: Oscars.org

Bukan piala Oscar saat ini yang terbuat dari plester, tetapi saat Academy Awards yang dilangsungkan pada masa Perang Dunia II (1939-1945).

Selama Perang Dunia II, terjadi kekurangan logam yang sejatinya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan piala Oscar. Makanya ketika itu, piala Oscar dibuat dari campuran semen, besi, dan kapur alias plester yang kemudian diwarnai.

Namun setelah perang berakhir, para pemenang penghargaan yang sempat memeroleh piala Oscar berbahan dasar plester itu pun menukarnya dengan piala yang dilapisi emas.

3. Mengapa Bernama Piala Oscar?

margaret-herrick
Sumber: Oscars.org

Sebenarnya, piala yang diberikan kepada para pemenang Academy Awards bernama resmi Academy Award of Merit. Namun, memang piala tersebut lebih terkenal dengan sebutan piala Oscar.

Menurut cerita yang banyak beredar, sebutan piala Oscar dicetuskan oleh Margaret Herrick yang merupakan seorang pustakawan Academy Awards.

Katanya, Margaret Herrick pernah menyebutkan bahwa rupa piala berlapis emas tersebut mirip dengan pamannya yang bernama ‘Oscar’. Sejak saat itulah, sebutan ‘Oscar’ pun melekat pada piala tersebut.

4. Hanya Berlangsung 15 Menit

oscars-1929
Sumber: Oscars.org

Academy Awards pertama kali diselenggarakan pada tanggal 16 Mei 1929. Pada perhelatan pertamanya itulah durasi acara hanya berlangsung selama 15 menit.

Oleh karena itu, Academy Awards 1929 memecahkan rekor sebagai seremoni penghargaan Oscar dengan durasi tercepat. Di sepanjang 15 menit itu pula, terdapat 12 kategori yang masuk nominasi.

5. Walt Disney Paling Banyak Menang

walt-disney-oscar-honorifico
Sumber: Libertaddigital.com

Dalam sejarah perhelatan Academy Awards dari tahun 1929 sampai 2018, Walt Disney menjadi pemenang penghargaan terbanyak dalam kelompok perseorangan.

Walt Disney tercatat mendapatkan kesempatan untuk masuk nominasi sebanyak 59 kali. Dari jumlah tersebut, Walt Disney berhasil menang 26 kali yang mana terdiri dari 22 piala Oscar dan empat penghargaan kehormatan (Academy Honorary Award).

6. Film Peraih Piala Oscar Terbanyak

the-lord-of-the-rings-the-return-of-the-king
Sumber: Vanityfair.com

Sudah banyak film-film besar yang memenangkan penghargaan Academy Awards. Tiga di antaranya ternyata menempati posisi seri yang berhasil membawa pulang 11 piala Oscar, yaitu Ben Hur (1959), Titanic (1997), dan The Lord of the Rings: The Return of the King (2003).

Khusus untuk The Lord of the Rings: The Return of the King, kesebelas piala Oscar diraih sekaligus dalam sekali perhelatan, yaitu pada Academy Awards yang ke-76.

7. Academy Awards Tanpa Pembawa Acara

oscars-91-academy-awards-2019
Sumber: Jateng.tribunnews.com

Dalam Academy Awards, pembawa acara memiliki tugas utama untuk menyampaikan monolog sebagai pembuka acara. Sebelumnya, Jimmy Kimmel dipercayai sebagai pembawa acara Academy Awards pada tahun 2017 dan 2018 lalu.

Namun, sebagaimana dikutip dari BBC, Academy Awards di tahun 2019 ini tidak menyertakan pembawa acara. Hal tersebut terjadi untuk pertama kalinya dalam 30 tahun terakhir.

Dikatakan oleh pemimpin ABC Entertainment yang mana nantinya akan menayangkan Academy Awards ke-91 bahwa acara tahun ini akan lebih menyoroti para selebriti yang mengumumkan para pemenang.



Sudah tidak sabar menunggu Academy Awards? Menurut kamu sendiri, siapa saja yang akan membawa piala Oscar di tahun 2019 ini?

Source - Gramedia.Com

Tuesday, January 22, 2019

Daftar Nominasi Oscar 2019, The Favourite Dan Roma Mendominasi

Hari ini, Selasa (22/1/2019) menjadi hari yang paling ditunggu-tunggu bagi insan perfilman di seluruh dunia. Pasalnya ajang penghargaan yang paling dinanti, Academy Awards 2019 baru saja mengumumkan daftar nominasinya.

Kali ini daftar lengkap para nominator diumumkan oleh Kumail Nanjiani dan Tracee Ellis Ross bertempat di The Academy's Samuel Goldwyn Theater, California, Amerika Serikat.

Dilansir dari The Hollywood Reporter, film The Favourite dan Roma memimpin dengan perolehan 10 nominasi. Sementara itu, A Star Is Born dan Vice menyusul dengan 8 nominasi. Disusul oleh film superhero besutan Marvel Studios, Black Panther, yang sukses memborong 7 nominasi.
Daftar nominasi Oscar 2019 selengkapnya bisa kamu simak di sini.

Best Picture:

Black Panther
BlacKkKlansman
Bohemian Rhapsody
The Favourite
Green Book
Roma
A Star is Born
Vice

Best Director:

Spike Lee (BlacKkKlansman)
Pawel Pawlikowski (Cold War)
Yorgos Lanthimos (The Favourite)
Alfonso Cuarón (Roma)
Adam McKay (Vice)

Best Actor:

Christian Bale (Vice)
Bradley Cooper (A Star Is Born)
Willem Dafoe (At Eternity’s Gate)
Rami Malek (Bohemian Rhapsody)
Viggo Mortensen (Green Book)

Best Actress:

Yalitza Aparicio (Roma)
Glenn Close (The Wife)
Olivia Colman (The Favourite)
Lady Gaga (A Star Is Born)
Melissa McCarthy (Can You Ever Forgive Me?)

Best Supporting Actor:

Mahershala Ali (Green Book)
Adam Driver (BlacKkKlansman)
Sam Elliott (A Star Is Born)
Richard E. Grant (Can You Ever Forgive Me?)
Sam Rockwell (Vice)

Best Supporting Actress:

Amy Adams (Vice)
Marina de Tavira (Roma)
Regina King (If Beale Street Could Talk)
Emma Stone (The Favourite)
Rachel Weisz (The Favourite)

Best Animated Feature:

“Incredibles 2,” Brad Bird
“Isle of Dogs,” Wes Anderson
“Mirai,” Mamoru Hosoda
“Ralph Breaks the Internet,” Rich Moore, Phil Johnston
“Spider-Man: Into the Spider-Verse,” Bob Persichetti, Peter Ramsey, Rodney Rothman

Best Animated Short:

“Animal Behaviour,” Alison Snowden, David Fine
“Bao,” Domee Shi
“Late Afternoon,” Louise Bagnall
“One Small Step,” Andrew Chesworth, Bobby Pontillas
“Weekends,” Trevor Jimenez

Best Adapted Screenplay:

“The Ballad of Buster Scruggs,” Joel Coen , Ethan Coen
“BlacKkKlansman,” Charlie Wachtel, David Rabinowitz, Kevin Willmott, Spike Lee
“Can You Ever Forgive Me?,” Nicole Holofcener and Jeff Whitty
“If Beale Street Could Talk,” Barry Jenkins
“A Star Is Born,” Eric Roth, Bradley Cooper, Will Fetters

Best Original Screenplay:

“The Favourite,” Deborah Davis, Tony McNamara
“First Reformed,” Paul Schrader
“Green Book,” Nick Vallelonga, Brian Currie, Peter Farrelly
“Roma,” Alfonso Cuarón
“Vice,” Adam McKay

Best Cinematography:

Cold War
The Favourite
Never Look Away
Roma
A Star Is Born

Best Documentary Feature:

“Free Solo,” Jimmy Chin, Elizabeth Chai Vasarhelyi
“Hale County This Morning, This Evening,” RaMell Ross
“Minding the Gap,” Bing Liu
“Of Fathers and Sons,” Talal Derki
“RBG,” Betsy West, Julie Cohen

Best Documentary Short Subject:

“Black Sheep,” Ed Perkins
“End Game,” Rob Epstein, Jeffrey Friedman
“Lifeboat,” Skye Fitzgerald
“A Night at the Garden,” Marshall Curry
“Period. End of Sentence.,” Rayka Zehtabchi

Best Live Action Short Film:

“Detainment,” Vincent Lambe
“Fauve,” Jeremy Comte
“Marguerite,” Marianne Farley
“Mother,” Rodrigo Sorogoyen
“Skin,” Guy Nattiv

Best Foreign Language Film:

“Capernaum” (Lebanon)
“Cold War” (Poland)
“Never Look Away” (Germany)
“Roma” (Mexico)
“Shoplifters” (Japan)

Best Film Editing:

“BlacKkKlansman,” Barry Alexander Brown
“Bohemian Rhapsody,” John Ottman
“Green Book,” Patrick J. Don Vito
“The Favourite,” Yorgos Mavropsaridis
“Vice,” Hank Corwin

Best Sound Editing:

“Black Panther,” Benjamin A. Burtt, Steve Boeddeker
“Bohemian Rhapsody,” John Warhurst
“First Man,” Ai-Ling Lee, Mildred Iatrou Morgan
“A Quiet Place,” Ethan Van der Ryn, Erik Aadahl
“Roma,” Sergio Diaz, Skip Lievsay

Best Sound Mixing:

“Black Panther”
“Bohemian Rhapsody”
“First Man”
“Roma”
“A Star Is Born”

Best Production Design:

“Black Panther,” Hannah Beachler
“First Man,” Nathan Crowley, Kathy Lucas
“The Favourite,” Fiona Crombie, Alice Felton
“Mary Poppins Returns,” John Myhre, Gordon Sim
“Roma,” Eugenio Caballero, Bárbara Enrı́quez

Best Original Score:

“BlacKkKlansman,” Terence Blanchard
“Black Panther,” Ludwig Goransson
“If Beale Street Could Talk,” Nicholas Britell
“Isle of Dogs,” Alexandre Desplat
“Mary Poppins Returns,” Marc Shaiman, Scott Wittman

Best Original Song:

“All The Stars” from “Black Panther” by Kendrick Lamar, SZA
“I’ll Fight” from “RBG” by Diane Warren, Jennifer Hudson
“The Place Where Lost Things Go” from “Mary Poppins Returns” by Marc Shaiman, Scott Wittman
“Shallow” from “A Star Is Born” by Lady Gaga, Mark Ronson, Anthony Rossomando, Andrew Wyatt and Benjamin Rice
“When A Cowboy Trades His Spurs For Wings” from “The Ballad of Buster Scruggs” by Willie Watson, Tim Blake Nelson

Best Makeup & Hairstyling:

Border
Mary Queen of Scots
Vice

Best Costume Design:

“Ballad of Buster Scruggs”
“Black Panther,” Ruth E. Carter
“The Favourite,” Sandy Powell
“Mary Poppins Returns,” Sandy Powell
“Mary Queen of Scots,” Alexandra Byrne

Best Visual Effects:

Avengers: Infinity War
Christopher Robin
First Man
Ready Player One
Solo: A Star Wars Story



Penasaran siapa saja yang akan membawa pulang piala Oscar tahun ini? Academy Awards 2019 akan dihelat di Dolby Theatre, Los Angeles, California, Amerika Serikat pada 24 Februari 2019.
Ajang penghargaan film yang telah memasuki tahun ke-91 penyelenggaraannya itu akan disiarkan secara live melalui channel ABC.
KOMPAS.com - Pada Minggu (4/3/2018) malam waktu California atau Senin (5/3/2018) waktu Indonesia, Academy Awards ke-90 digelar di Dolby Theatre, Los Angeles, California. Seperti tahun lalu, malam penghargaan bagi insan film itu akan dipandu oleh pembawa acara Jimmy Kimmel. Berikut ini beberapa catatan menarik penyelenggaraan Oscar yang telah berlangsung selama 89 kali, sejak 1929. 1. Aktris Meryl Steep masuk nominasi Oscar 21 kali Dari panggung teater, Meryl Streep merambah layar lebar dengan film Julia pada 1997. Sepanjang kariernya, ia sudah membintangi 50 film. Ia sudah masuk nominasi Oscar sebanyak 21 kali dan tiga kali membawa pulang piala bergengsi itu. 2. Rekor Octavia Spencer Octavia Spencer merupakan aktris berkulit hitam pertama yang masuk nominasi Oscar setelah memenanginya. Spencer meraih Oscar sebagai aktris pemeran pembantu pada 2013. Tahun ini Spencer masuk nominasi untuk kategori sama dengan film Shape of Water. 3. Film fiksi ilmiah belum pernah jadi film terbaik Beberapa film bergenre fiksi ilmiah masuk nominasi Film Terbaik. Contohnya Star Wars (1977), ET. The Extra-Terrestrial (1982), Avatar (2009), Inception (2010), dan Gravity (2013). Namun tidak satu pun dari film-film itu meraih gelar Film Terbaik. 4. Satu Oscar dengan satu nominasi. Film Grand Hotel (1932) menjadi satu-satunya film yang mendapat satu nominasi, yakni Film Terbaik, yang berhasil membawa pulang Piala Oscar. 5. Peraih Oscar termuda berusia 10 tahun Tatum O'Neal adalah aktris termuda yang meraih Piala Oscar. Ia menyabet gelar aktris pemeran pembantu berkat aktingnya dalam film Paper Moon. Sebelumnya ada aktris cilik Shirley Temple yang mendapat Piala Oscar kehormatan pada usia lima tahun. 6. Mendapat Piala Oscar setelah meninggal Peter Finch dan Heath Ledger meraih Piala Oscar setelah mereka tiada. Akting Finch dalam film Network (1976) dan Ledger dalam The Dark Knight (2008) diganjar Piala Oscar. 7. Alfred Hitchcock tak pernah menang Oscar Lima kali dinominasikan sebagai sutradara terbaik di Academy Awards, Alfred Hitchcock sama sekali tidak pernah membawa pulang Piala Oscar hingga ia tutup usia pada 1980. Meskipun demikian penyelenggara Oscar menganugerahkan Irving G. Thalberg Memorial Award pada 1968. 8. Piala Oscar pernah dicuri Pada tahun 2000, panitia Oscar pernah kecolongan. Sebanyak 55 piala Oscar yang masih tersegel dicuri. Lima puluh dua piala ditemukan di tempat sampah, sedangkan tiga lainnya raib. Tiga tahun kemudian, penyelidik FBI menemukan satu Oscar pada penyelidikan kasus narkoba. 9. Kathryn Bigelow Kathryn Bigelow adalah satu-satunya perempuan yang berhasil meraih Piala Oscar untuk Sutradara Terbaik. Ia meraihnya pada Academy Awards ke-82 pada tahun 2010 berkat film the Hurt Locker. Sejak itu tidak pernah ada lagi perempuan yang masuk nominasi sutradara terbaik. Baru pada 2018, sutradara Greta Gerwig dengan film Lady Bird masuk nominasi. 10. Harga Piala Oscar hanya 1 dollar AS Pemenang Oscar boleh menjual pialanya, tetapi kepada penyelenggara Academy Awards lebih dulu. Harganya pun ditentukan, yakni 1 dollar AS. 11. Dua aktor ini dapat piala Oscar karena memainkan peran yang sama Meski berbeda era, Marlon Brando dan Robert De Niro pernah memerankan tokoh Vito Corleone, Brando membintangi The Godfather (1972) sedangkan De Niro dalam The Godfather II (1974). Mereka sama-sama diganjar Piala Oscar. 12. Di mana Oscar-ku? Setidaknya 10 peraih Piala Oscar tidak bisa menemukan penghargaan berharga itu. Mereka lupa di mana menaruhnya. Beberapa nama di antaranya adalah Angelina Jolie, Jeff Bridges, dan Matt Damon. 13. Tiket Oscar Harga tiket Academy Awards ke-1 yang digelar pada 1929 hanya 5 dollar. Tahun ini tiket Academy Awards ke-90 dipatok harga 150 hingga 750 dollar AS. 14. Hanya satu Oscar dapat Piala Oscar Sepanjang sejarah perhelaan Academy Awards, hanya satu orang bernama Oscar yang pernah meraih Piala Oscar. Dialah Oscar Hammerstein II. Hammerstein bahkan mendapat dua kali Piala Oscar. Keduanya untuk lagu asli terbaik, masing-masing "The Last Time I Saw Paris" (1942) dan film Lady Be Good dan "It Might as Will Spring" (1946) dari film State Fair. 15. Honor pengisi bangku kosong Panitia Academy Awards menyewa sejumlah orang untuk mengisi bangku kosong karena ditinggalkan penghuninya. Honor pengisi bangku kosong itu 125 dollar AS atau sekitar Rp 1,7 juta per jam. 16. Kevin O'Connell Kevin O'Connell adalah langganan nominasi Academy Awards untuk penata suara. Ia menjadi nomine kategori itu sebanyak 18 kali. Baru pada 2017, ia membawa pulang Piala Oscar. 17. John C Reilly Sejarah mencatat hanya aktor John C Reilly yang membintangi tiga film yang masuk nominasi film terbaik Academy Awards pada 2002. Film-film adalah Chicago, The Hours, dan Gangs Of New York.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "17 Fakta Unik tentang Piala Oscar", https://entertainment.kompas.com/read/2018/03/05/050700010/17-fakta-unik-tentang-piala-oscar?page=all.
Penulis : Rizky Chandra Septania
Editor : Kistyarini
KOMPAS.com - Pada Minggu (4/3/2018) malam waktu California atau Senin (5/3/2018) waktu Indonesia, Academy Awards ke-90 digelar di Dolby Theatre, Los Angeles, California. Seperti tahun lalu, malam penghargaan bagi insan film itu akan dipandu oleh pembawa acara Jimmy Kimmel. Berikut ini beberapa catatan menarik penyelenggaraan Oscar yang telah berlangsung selama 89 kali, sejak 1929. 1. Aktris Meryl Steep masuk nominasi Oscar 21 kali Dari panggung teater, Meryl Streep merambah layar lebar dengan film Julia pada 1997. Sepanjang kariernya, ia sudah membintangi 50 film. Ia sudah masuk nominasi Oscar sebanyak 21 kali dan tiga kali membawa pulang piala bergengsi itu. 2. Rekor Octavia Spencer Octavia Spencer merupakan aktris berkulit hitam pertama yang masuk nominasi Oscar setelah memenanginya. Spencer meraih Oscar sebagai aktris pemeran pembantu pada 2013. Tahun ini Spencer masuk nominasi untuk kategori sama dengan film Shape of Water. 3. Film fiksi ilmiah belum pernah jadi film terbaik Beberapa film bergenre fiksi ilmiah masuk nominasi Film Terbaik. Contohnya Star Wars (1977), ET. The Extra-Terrestrial (1982), Avatar (2009), Inception (2010), dan Gravity (2013). Namun tidak satu pun dari film-film itu meraih gelar Film Terbaik. 4. Satu Oscar dengan satu nominasi. Film Grand Hotel (1932) menjadi satu-satunya film yang mendapat satu nominasi, yakni Film Terbaik, yang berhasil membawa pulang Piala Oscar. 5. Peraih Oscar termuda berusia 10 tahun Tatum O'Neal adalah aktris termuda yang meraih Piala Oscar. Ia menyabet gelar aktris pemeran pembantu berkat aktingnya dalam film Paper Moon. Sebelumnya ada aktris cilik Shirley Temple yang mendapat Piala Oscar kehormatan pada usia lima tahun. 6. Mendapat Piala Oscar setelah meninggal Peter Finch dan Heath Ledger meraih Piala Oscar setelah mereka tiada. Akting Finch dalam film Network (1976) dan Ledger dalam The Dark Knight (2008) diganjar Piala Oscar. 7. Alfred Hitchcock tak pernah menang Oscar Lima kali dinominasikan sebagai sutradara terbaik di Academy Awards, Alfred Hitchcock sama sekali tidak pernah membawa pulang Piala Oscar hingga ia tutup usia pada 1980. Meskipun demikian penyelenggara Oscar menganugerahkan Irving G. Thalberg Memorial Award pada 1968. 8. Piala Oscar pernah dicuri Pada tahun 2000, panitia Oscar pernah kecolongan. Sebanyak 55 piala Oscar yang masih tersegel dicuri. Lima puluh dua piala ditemukan di tempat sampah, sedangkan tiga lainnya raib. Tiga tahun kemudian, penyelidik FBI menemukan satu Oscar pada penyelidikan kasus narkoba. 9. Kathryn Bigelow Kathryn Bigelow adalah satu-satunya perempuan yang berhasil meraih Piala Oscar untuk Sutradara Terbaik. Ia meraihnya pada Academy Awards ke-82 pada tahun 2010 berkat film the Hurt Locker. Sejak itu tidak pernah ada lagi perempuan yang masuk nominasi sutradara terbaik. Baru pada 2018, sutradara Greta Gerwig dengan film Lady Bird masuk nominasi. 10. Harga Piala Oscar hanya 1 dollar AS Pemenang Oscar boleh menjual pialanya, tetapi kepada penyelenggara Academy Awards lebih dulu. Harganya pun ditentukan, yakni 1 dollar AS. 11. Dua aktor ini dapat piala Oscar karena memainkan peran yang sama Meski berbeda era, Marlon Brando dan Robert De Niro pernah memerankan tokoh Vito Corleone, Brando membintangi The Godfather (1972) sedangkan De Niro dalam The Godfather II (1974). Mereka sama-sama diganjar Piala Oscar. 12. Di mana Oscar-ku? Setidaknya 10 peraih Piala Oscar tidak bisa menemukan penghargaan berharga itu. Mereka lupa di mana menaruhnya. Beberapa nama di antaranya adalah Angelina Jolie, Jeff Bridges, dan Matt Damon. 13. Tiket Oscar Harga tiket Academy Awards ke-1 yang digelar pada 1929 hanya 5 dollar. Tahun ini tiket Academy Awards ke-90 dipatok harga 150 hingga 750 dollar AS. 14. Hanya satu Oscar dapat Piala Oscar Sepanjang sejarah perhelaan Academy Awards, hanya satu orang bernama Oscar yang pernah meraih Piala Oscar. Dialah Oscar Hammerstein II. Hammerstein bahkan mendapat dua kali Piala Oscar. Keduanya untuk lagu asli terbaik, masing-masing "The Last Time I Saw Paris" (1942) dan film Lady Be Good dan "It Might as Will Spring" (1946) dari film State Fair. 15. Honor pengisi bangku kosong Panitia Academy Awards menyewa sejumlah orang untuk mengisi bangku kosong karena ditinggalkan penghuninya. Honor pengisi bangku kosong itu 125 dollar AS atau sekitar Rp 1,7 juta per jam. 16. Kevin O'Connell Kevin O'Connell adalah langganan nominasi Academy Awards untuk penata suara. Ia menjadi nomine kategori itu sebanyak 18 kali. Baru pada 2017, ia membawa pulang Piala Oscar. 17. John C Reilly Sejarah mencatat hanya aktor John C Reilly yang membintangi tiga film yang masuk nominasi film terbaik Academy Awards pada 2002. Film-film adalah Chicago, The Hours, dan Gangs Of New York.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "17 Fakta Unik tentang Piala Oscar", https://entertainment.kompas.com/read/2018/03/05/050700010/17-fakta-unik-tentang-piala-oscar?page=all.
Penulis : Rizky Chandra Septania
Editor : Kistyarini
KOMPAS.com - Pada Minggu (4/3/2018) malam waktu California atau Senin (5/3/2018) waktu Indonesia, Academy Awards ke-90 digelar di Dolby Theatre, Los Angeles, California. Seperti tahun lalu, malam penghargaan bagi insan film itu akan dipandu oleh pembawa acara Jimmy Kimmel. Berikut ini beberapa catatan menarik penyelenggaraan Oscar yang telah berlangsung selama 89 kali, sejak 1929. 1. Aktris Meryl Steep masuk nominasi Oscar 21 kali Dari panggung teater, Meryl Streep merambah layar lebar dengan film Julia pada 1997. Sepanjang kariernya, ia sudah membintangi 50 film. Ia sudah masuk nominasi Oscar sebanyak 21 kali dan tiga kali membawa pulang piala bergengsi itu. 2. Rekor Octavia Spencer Octavia Spencer merupakan aktris berkulit hitam pertama yang masuk nominasi Oscar setelah memenanginya. Spencer meraih Oscar sebagai aktris pemeran pembantu pada 2013. Tahun ini Spencer masuk nominasi untuk kategori sama dengan film Shape of Water. 3. Film fiksi ilmiah belum pernah jadi film terbaik Beberapa film bergenre fiksi ilmiah masuk nominasi Film Terbaik. Contohnya Star Wars (1977), ET. The Extra-Terrestrial (1982), Avatar (2009), Inception (2010), dan Gravity (2013). Namun tidak satu pun dari film-film itu meraih gelar Film Terbaik. 4. Satu Oscar dengan satu nominasi. Film Grand Hotel (1932) menjadi satu-satunya film yang mendapat satu nominasi, yakni Film Terbaik, yang berhasil membawa pulang Piala Oscar. 5. Peraih Oscar termuda berusia 10 tahun Tatum O'Neal adalah aktris termuda yang meraih Piala Oscar. Ia menyabet gelar aktris pemeran pembantu berkat aktingnya dalam film Paper Moon. Sebelumnya ada aktris cilik Shirley Temple yang mendapat Piala Oscar kehormatan pada usia lima tahun. 6. Mendapat Piala Oscar setelah meninggal Peter Finch dan Heath Ledger meraih Piala Oscar setelah mereka tiada. Akting Finch dalam film Network (1976) dan Ledger dalam The Dark Knight (2008) diganjar Piala Oscar. 7. Alfred Hitchcock tak pernah menang Oscar Lima kali dinominasikan sebagai sutradara terbaik di Academy Awards, Alfred Hitchcock sama sekali tidak pernah membawa pulang Piala Oscar hingga ia tutup usia pada 1980. Meskipun demikian penyelenggara Oscar menganugerahkan Irving G. Thalberg Memorial Award pada 1968. 8. Piala Oscar pernah dicuri Pada tahun 2000, panitia Oscar pernah kecolongan. Sebanyak 55 piala Oscar yang masih tersegel dicuri. Lima puluh dua piala ditemukan di tempat sampah, sedangkan tiga lainnya raib. Tiga tahun kemudian, penyelidik FBI menemukan satu Oscar pada penyelidikan kasus narkoba. 9. Kathryn Bigelow Kathryn Bigelow adalah satu-satunya perempuan yang berhasil meraih Piala Oscar untuk Sutradara Terbaik. Ia meraihnya pada Academy Awards ke-82 pada tahun 2010 berkat film the Hurt Locker. Sejak itu tidak pernah ada lagi perempuan yang masuk nominasi sutradara terbaik. Baru pada 2018, sutradara Greta Gerwig dengan film Lady Bird masuk nominasi. 10. Harga Piala Oscar hanya 1 dollar AS Pemenang Oscar boleh menjual pialanya, tetapi kepada penyelenggara Academy Awards lebih dulu. Harganya pun ditentukan, yakni 1 dollar AS. 11. Dua aktor ini dapat piala Oscar karena memainkan peran yang sama Meski berbeda era, Marlon Brando dan Robert De Niro pernah memerankan tokoh Vito Corleone, Brando membintangi The Godfather (1972) sedangkan De Niro dalam The Godfather II (1974). Mereka sama-sama diganjar Piala Oscar. 12. Di mana Oscar-ku? Setidaknya 10 peraih Piala Oscar tidak bisa menemukan penghargaan berharga itu. Mereka lupa di mana menaruhnya. Beberapa nama di antaranya adalah Angelina Jolie, Jeff Bridges, dan Matt Damon. 13. Tiket Oscar Harga tiket Academy Awards ke-1 yang digelar pada 1929 hanya 5 dollar. Tahun ini tiket Academy Awards ke-90 dipatok harga 150 hingga 750 dollar AS. 14. Hanya satu Oscar dapat Piala Oscar Sepanjang sejarah perhelaan Academy Awards, hanya satu orang bernama Oscar yang pernah meraih Piala Oscar. Dialah Oscar Hammerstein II. Hammerstein bahkan mendapat dua kali Piala Oscar. Keduanya untuk lagu asli terbaik, masing-masing "The Last Time I Saw Paris" (1942) dan film Lady Be Good dan "It Might as Will Spring" (1946) dari film State Fair. 15. Honor pengisi bangku kosong Panitia Academy Awards menyewa sejumlah orang untuk mengisi bangku kosong karena ditinggalkan penghuninya. Honor pengisi bangku kosong itu 125 dollar AS atau sekitar Rp 1,7 juta per jam. 16. Kevin O'Connell Kevin O'Connell adalah langganan nominasi Academy Awards untuk penata suara. Ia menjadi nomine kategori itu sebanyak 18 kali. Baru pada 2017, ia membawa pulang Piala Oscar. 17. John C Reilly Sejarah mencatat hanya aktor John C Reilly yang membintangi tiga film yang masuk nominasi film terbaik Academy Awards pada 2002. Film-film adalah Chicago, The Hours, dan Gangs Of New York.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "17 Fakta Unik tentang Piala Oscar", https://entertainment.kompas.com/read/2018/03/05/050700010/17-fakta-unik-tentang-piala-oscar?page=all.
Penulis : Rizky Chandra Septania
Editor : Kistyarini

Friday, October 05, 2018

Film Aruna Dan Lidahnya

Film “Aruna dan Lidahnya” sedang tayang di bioskop. Film drama kuliner arahan Edwin ini memberikan kesegaran untuk genre tersebut. Hal ini dibuktikan dengan pujian yang mengalir deras terhadap elemen-elemen dalam film. Bahkan bertebaran pula fan theory seputar film. Tampaknya film ini bukan hanya nyaman ditonton, tapi juga enak dibahas habis-habisan. Berikut beberapa hal menarik dari film “Aruna dan Lidahnya” yang bisa dikulik.
.
1. Aruna dan Mimpinya




 
Di film, ada dua adegan yang menampilkan mimpi Aruna. Pertama ketika Aruna membuka kulkas untuk mencicipi jeruk nipis, lalu ketika Aruna meminum air pantai. Di kedua mimpi tersebut, Aruna mengecap rasa yang tidak seharusnya ada. Sesudah kedua adegan itu, Aruna mengalami kesialan. Terutama berhubungan dengan Farish. Apakah ini penyebab lidah Aruna tidak dapat berfungsi dengan baik di sepanjang perjalanan?.
.
2. Aruna dan Catur



 
Di satu kesempatan di Singkawang, Aruna dan Farish makan Choi Pan. Lalu pembicaraan mengalir dari keduanya, tentu masih seputar makanan. Aruna bercerita kalau ia pernah makan buah catur ketika masih kecil. Ternyata pengalaman ini benar terjadi di hidup Dian Sastrowardoyo. Maka menjadikan adegan ini makin terasa natural.
.
3. Misteri Pak Musa

 
Salah satu pertanyaan terbesar di film adalah keberadaan Pak Musa. Beliau pertama diperkenalkan terbaring di rumah sakit lalu dijenguk oleh Aruna dan Farish. Uniknya, ketika Bono dan Nad tersesat di pelabuhan Surabaya, mereka bertemu dengan sosok mirip Pak Musa yang mengajak masuk ke kapal yang menjadi klub dangdut. Di atas kapal tersebut juga dapat dilihat Pak Musa joget dengan perempuan yang tampak seperti istri di fotonya. Tak lama, Pak Musa yang terbaring di rumah sakit dikabarkan meninggal.
.
4. Kehadiran Pakar dan Pencinta Kuliner


Sebagai film tentang makanan yang diangkat dari novel seorang penulis kuliner rasanya tak lengkap kalau film ini tak memuat cameo dari sesama pencinta kuliner. Di akhir film dapat dilihat William Wongso dan Ade Putri tampak mendengarkan Bono yang menjelaskan makanan yang dihidangkannya. Selain itu jika jeli dapat juga dilihat orang-orang lain dari dunia kuliner, bahkan termasuk Laksmi Pamuntjak, sang penulis novelnya.
.
5. Hubungan Nad dan Farish




 
Sebagai film yang memuat persahabatan orang dewasa dengan bumbu romansa, film ini makin berwarna dengan hubungan yang dibangun antara Nad dan Farish. Keduanya dikenalkan Aruna di awal perjalanan. Lalu keduanya terhubung karena sebuah kebetulan: mengalami nasib yang sama sebagai seseorang yang mencinta dalam keadaan yang salah. Mereka bukan sahabat, mereka tak saling jatuh cinta, tapi dengan basis pengalaman yang sama mereka saling mengerti. Nad sudah menerima kalau dia ditakdirkan menjalani percintaan semacam itu, sementara Farish masih berusaha menyembunyikannya. Perlahan Nad membantu Farish jujur pada dirinya sendiri, walau secara tidak langsung. Bisa dibilang hubungan macam ini jarang ditampilkan di layar lebar Indonesia.

Wednesday, June 20, 2018

Skema – A Ghost Story (2017). Dir : David Lowery

DeR7_gvUwAA612ASaya membuat tulisan ini bukan sebagai review film, tapi hanya sebagai memo rangkuman saya terhadap film ini. Menulis ulang sebagai referensi film saya. Mempelajari skema yang ada pada film tersebut.




SPOILER ALERT!!!!!

Monggo dilanjut bagi yang sudah menonton film ini. Kalau kalian udah nonton film ini dan masih bingung bagaimana maksud film ini, mungkin tulisan saya bisa membantu.

– hantu 1 adalah Casey Afleck yang meninggal. Hantu 1 dan hantu 2 dimunculkan di ending.

– scene awal pas enak enak tidur tiba tiba ada suara jatuh menyentuh piano. Itu diterangkan di ending. Jika hantu 2 tidak suka kalau casey afleck pindah rumah. Padahal casey suka sama rumahnya.

– hantu marah atau ngambek. Ditunjukan dengan scene lampu kelap kelip

– adegan rumah yang ditinggali sama ibu dan 2 anaknya. Kenapa hantu 1 marah? Karena dia gak suka sama penghuni rumahnya. Makanya semua dibantingi.

– begitu juga adegan runah berpesta. Hantu 1 gak suka. Dia marah meskipun adegan marah tidak mbantingi piring sepwrti sebelumnya. Hanya ditunjukan lampu kelap kelip.

– kenapa hantu 1 menggangu orang-orang yg menempati rumah tersebut? Ya karena hantu 1 sangat menyukai rumah tersebut. Casey afleck gak mau meninggalkan rumah tersebut yang menyebabkan debat sama istrinya. Kemudian pas mereka berdua tidur, casey bilang jika tidak papa pindah. Kemudian hantu 2 marah dan menjatuhkan tanganya di piano.
– sedangkan. Istrinya ingin pindah ke apartemen yang modern
– masih gak paham apa maksud pelangi

Mungkin simbol kesedihan hantunya. Karena setiap rumah itu akan ditinggalkan, selalu muncul pelangi. Dan suara aneh

-catatan kecil yang diselipkan di bibir pintu itu catatan istri jika ia ingin kembali kerumah tersebut..

– oh iya ada hantu 3 yaitu tetangga hantu 1. Nahh di scene ini menerangkan jika hantu 3 menunggu. Mereka sama sama menunggu pemilik rumah untuk kembali. Dan akhirnya hantu 3 menyerah dan akhirnya ia hilang.

– film ini scene nya loncat loncat. Flashback. Yang bikin bingung. Hantu 1 dan hantu 2 sama saja memakai kain putih. Sedangkan hantu 3 kain putih motif bunga.

– scene hantu 1 berjalan jalan di gedung tinggi perkantoran itu menggambarkan jika ia menunggu istri (pemilik rumah) sangat lama, hingga rumah tersebut dihancurkan dan digantikan oleh gedung tinggi perkantoran.

– cerita hantu 2 dimulai dari sekeluarga zaman dulu yang ingin membangun rumah di tanah tersebut, tapi akhirnya mati terbunuh.

– yang menjadi misteri ya tulisan di sobekan kertas kecil isinya apa yang membuat hantu 1 lenyap mengikhlaskanya. Menurut trivia imdb. Rooney mara yang berperan sebagai istri disuruh oleh sang sutradara untuk menuliskan sesuatu yang sifatnya mendalam dan personal, dan sutradara meminta untuk tidak ditunjukan kepada siapapun. Sampai sekarang pun rooney mara lupa waktu itu ia menulis apa -.-

– oh iya ada scene ketika hantu 1 berjalan dari kasurnya. Tiba tiba ada cahaya yang membuka seperti pintu. Lalu tertutup dan ia berjalan keluar. Mungkin ini penjelasan setelah ia mati, ia seharusnya masuk ke cahaya itu (surga) tetapi ia tidak memilih untuk masuk. Ia ingin menyelesaikan urusanya di dunia


Monday, March 05, 2018

17 Fakta Unit Tentang Piala Oscar

Berikut Ini Beberapa Catatan Menarik Penyelenggaraan Oscar Yang Telah Berlangsung Selama 89 kali, sejak 1929. #Oscar #AccademyAwards

1.         Aktris Meryl Steep masuk nominasi Oscar 21 kali
Dari panggung teater, Meryl Streep merambah layar lebar dengan film Julia pada 1997. Sepanjang kariernya, ia sudah membintangi 50 film. Ia sudah masuk nominasi Oscar sebanyak 21 kali dan tiga kali membawa pulang piala bergengsi itu.
2.         Rekor Octavia Spencer
Octavia Spencer merupakan aktris berkulit hitam pertama yang masuk nominasi Oscar setelah memenanginya.
Spencer meraih Oscar sebagai aktris pemeran pembantu pada 2013. Tahun ini Spencer masuk nominasi untuk kategori sama dengan film Shape of Water.
3.         Film fiksi ilmiah belum pernah jadi film terbaik
Beberapa film bergenre fiksi ilmiah masuk nominasi Film Terbaik. Contohnya Star Wars (1977), ET. The Extra-Terrestrial (1982), Avatar (2009), Inception (2010), dan Gravity (2013). Namun tidak satu pun dari film-film itu meraih gelar Film Terbaik.
4.         Satu Oscar dengan satu nominasi.
Film Grand Hotel (1932) menjadi satu-satunya film yang mendapat satu nominasi, yakni Film Terbaik, yang berhasil membawa pulang Piala Oscar.
5.         Peraih Oscar termuda berusia 10 tahun
Tatum O'Neal adalah aktris termuda yang meraih Piala Oscar. Ia menyabet gelar aktris pemeran pembantu berkat aktingnya dalam film Paper Moon. Sebelumnya ada aktris cilik Shirley Temple yang mendapat Piala Oscar kehormatan pada usia lima tahun.
6.         Mendapat Piala Oscar setelah meninggal
Peter Finch dan Heath Ledger meraih Piala Oscar setelah mereka tiada. Akting Finch dalam film Network (1976) dan Ledger dalam The Dark Knight (2008) diganjar Piala Oscar.
7.         Alfred Hitchcock tak pernah menang Oscar
Lima kali dinominasikan sebagai sutradara terbaik di Academy Awards, Alfred Hitchcock sama sekali tidak pernah membawa pulang Piala Oscar hingga ia tutup usia pada 1980. Meskipun demikian penyelenggara Oscar menganugerahkan Irving G. Thalberg Memorial Award pada 1968.
8.         Piala Oscar pernah dicuri
Pada tahun 2000, panitia Oscar pernah kecolongan. Sebanyak 55 piala Oscar yang masih tersegel dicuri. Lima puluh dua piala ditemukan di tempat sampah, sedangkan tiga lainnya raib. Tiga tahun kemudian, penyelidik FBI menemukan satu Oscar pada penyelidikan kasus narkoba.
9.         Kathryn Bigelow
Kathryn Bigelow adalah satu-satunya perempuan yang berhasil meraih Piala Oscar untuk Sutradara Terbaik. Ia meraihnya pada Academy Awards ke-82 pada tahun 2010 berkat film the Hurt Locker. Sejak itu tidak pernah ada lagi perempuan yang masuk nominasi sutradara terbaik. Baru pada 2018, sutradara Greta Gerwig dengan film Lady Bird masuk nominasi.
10.     Harga Piala Oscar hanya 1 dollar AS
Pemenang Oscar boleh menjual pialanya, tetapi kepada penyelenggara Academy Awards lebih dulu. Harganya pun ditentukan, yakni 1 dollar AS.
11.     Dua aktor ini dapat piala Oscar karena memainkan peran yang sama
Meski berbeda era, Marlon Brando dan Robert De Niro pernah memerankan tokoh Vito Corleone, Brando membintangi The Godfather (1972) sedangkan De Niro dalam The Godfather II (1974). Mereka sama-sama diganjar Piala Oscar.
12.     Di mana Oscar-ku?
Setidaknya 10 peraih Piala Oscar tidak bisa menemukan penghargaan berharga itu. Mereka lupa di mana menaruhnya. Beberapa nama di antaranya adalah Angelina Jolie, Jeff Bridges, dan Matt Damon.
13.     Tiket Oscar
Harga tiket Academy Awards ke-1 yang digelar pada 1929 hanya 5 dollar. Tahun ini tiket Academy Awards ke-90 dipatok harga 150 hingga 750 dollar AS.
14.     Hanya satu Oscar dapat Piala Oscar
Sepanjang sejarah perhelaan Academy Awards, hanya satu orang bernama Oscar yang pernah meraih Piala Oscar. Dialah Oscar Hammerstein II. Hammerstein bahkan mendapat dua kali Piala Oscar. Keduanya untuk lagu asli terbaik, masing-masing "The Last Time I Saw Paris" (1942) dan film Lady Be Good dan "It Might as Will Spring" (1946) dari film State Fair.
15.     Honor pengisi bangku kosong
Panitia Academy Awards menyewa sejumlah orang untuk mengisi bangku kosong karena ditinggalkan penghuninya. Honor pengisi bangku kosong itu 125 dollar AS atau sekitar Rp 1,7 juta per jam.
16.     Kevin O'Connell
Kevin O'Connell adalah langganan nominasi Academy Awards untuk penata suara. Ia menjadi nomine kategori itu sebanyak 18 kali. Baru pada 2017, ia membawa pulang Piala Oscar.
17.     John C Reilly
Sejarah mencatat hanya aktor John C Reilly yang membintangi tiga film yang masuk nominasi film terbaik Academy Awards pada 2002. Film-film adalah Chicago, The Hours, dan Gangs Of New York.

Friday, June 16, 2017

Resensi Film “5cm”





DATA/IDENTITAS FILM
Judul Film                           : 5cm
Sutradara                            : Rizal Mantovani
Produser                             : Sunil Soraya
Skenario                              : Donny Dhirgantoro
Genre                                   : Drama
Rumah Produksi               : Soraya Intercine Films
Durasi                                   : 126 menit
Tanggal Rilis                       : 12 Desember 2012 
Bahasa                                : Indonesia 

PEMERAN
Herjunot Ali
Fedi Nuril
Denny Sumargo
Raline Shah
Igor Saykoji
Pevita Pearce

PENDAHULUAN
Film ini diangkat dari sebuah novel yang berjudul “5CM” karya Donny Dhirgantoro. Resensi ini merupakan sebuah resensi film, jadi tidak dihubungkan dan tidak dibandingkan dengan novelnya.
 

SINOPSIS FILM
"17 Agustus di puncak tertinggi Jawa, 5 sahabat 2 cinta, sebuah mimpi mengubah segalanya" Genta, Arial, Zafran, Riani dan Ian adalah lima remaja yang telah menjalin persahabatan belasan tahun lamanya. Suatu hari mereka berlima merasa “jenuh” dengan persahabatan mereka dan akhirnya kelimanya memutuskan untuk berpisah, tidak saling berkomunikasi satu sama lain selama tiga bulan lamanya. Selama tiga bulan berpisah penuh kerinduan, banyak yang terjadi dalam kehidupan mereka berlima, sesuatu yang mengubah diri mereka masing-masing untuk lebih baik dalam menjalani kehidupan. Setelah tiga bulan berselang mereka berlima pun bertemu kembali dan merayakan pertemuan mereka dengan sebuah perjalanan penuh impian dan tantangan. Sebuah perjalanan hati demi mengibarkan sang saka merah putih di puncak tertinggi Jawa pada tanggal 17 Agustus. Sebuah perjuangan atas impian, perjalanan hati yang merubah hidup mereka untuk selamanya.

ISI
Film ini menceritakan tentang lima orang sahabat bernama Genta (Fedi Nuril), Arial (Denny Sumargo), Zafran (Herjunot Ali), Riani (Raline Shah) dan Ian (Igor Saykoji). Mereka bersahabat hampir 10 tahun dan tak pernah melewatkan satu akhir pekan pun untuk kumpul bersama. Arial adalah pria bertubuh atletis yang banyak didekati wanita namun selalu menanggapinya dengan dingin. Sedangkan Ian adalah pria bertubuh gempal dan merupakan satu-satunya yang belum menyelesaikan kuliahnya. Menurut sahabat-sahabatnya ada tiga alasan mengapa Ian belum menyelesaikan kuliahnya. Yang pertama, Ian terlalu banyak bermain game. Kedua, Ian terlalu banyak makan. Yang ketiga, Ian terlalu banyak menonton “blue film”. Selanjutnya adalah Riani. Ia merupakan satu-satunya wanita serta memiliki keunikan dimana pada saat sahabat-sahabatnya memakan mie instan, ia selalu meminta kuah mie mereka. Dimana ada Riani, di situ selalu ada Genta. Genta adalah seorang pemuda yang memiliki impian, ia percaya bahwa dengan kerja keras suatu hari impiannya akan terwujud. Yang terakhir adalah Zafran, ia memiliki kepribadian unik dan merupakan seorang yang puitis. Zafran menyukai adik Arial yang bernama Dinda (Pevita Pearce).
Pada suatu malam mereka berkumpul di rumah Arial. Tanpa disangka Genta mempunyai sebuah gagasan yang membuat mereka merasa bimbang. Genta mengusulkan agar mereka berlima tidak berkomunikasi dengan cara apapun selama tiga bulan. Selama itu mereka harus melakukan hal baru untuk dilakukan, mengejar mimpi mereka yang belum tercapai dan mencari mimpi yang baru. Dengan segala pertimbangan, akhirnya mereka semua setuju untuk tidak berkomunikasi selama tiga bulan.
Selang waktu berjalan, Ian bekerja keras untuk menyelesaikan skripsinya. Meski sempat mengalami cobaan, tetapi Ian tidak menyerah. Ia terus berusaha menyelesaikan kuliahnya agar bisa melanjutkan pendidikan S2 di Manchester. Sementara itu Zafran sibuk menelpon adik Arial. Zafran selalu menghubungi Dinda dengan obrolan yang itu-itu saja. Sempat juga ada kejadian dimana Zafran mengobrol dengan salah satu teman yang ada di akun chatting-nya. Tanpa ia ketahui, ternyata dirinya sedang mengobrol dengan Riani. Riani yang sedang di kantor menunggu hujan reda pun tidak mengetahui dengan siapa ia bercerita. Cerita mereka pun sama, mereka merindukan sahabat-sahabatnya. Dalam waktu yang singkat, banyak hal baru yang bisa dilakukan lima bersahabat ini. Tak terkecuali Arial, ia berhasil berkenalan seorang wanita bernama Nindi. Arial dan Nindi sangat dekat hingga mereka berlibur bersama di villa milik orang tua Arial.
Tiga bulan berlalu, Genta menghubungi sahabat-sahabatnya dan menginformasikan mereka melalui pesan singkat  bahwa selama seminggu setiap hari mereka harus berolahraga untuk mempersiapkan diri. Genta pun memberitahu kalau mereka nantinya akan bertemu di stasiun kereta api Senen pada tanggal 15 Agustus. Mereka berkumpul di stasiun kereta untuk keberangkatan menuju tempat rahasia yang Genta janjikan.
Rasa penasaran keempat sahabatnya akhirnya terjawab ketika mereka bertemu, Genta mengajak mereka mendaki menuju puncak gunung tertinggi di pulau Jawa yaitu “Puncak Mahameru”. Tidak hanya berlima, Arial pun mengajak adiknya untuk ikut dalam perjalanan. Berenam mereka mempersiapkan diri dari tempat penginapan hingga mendaki ke puncak. Keindahan Mahameru dan sekitarnya begitu menakjubkan. Keindahan alam Indonesia yang memang tidak ada duanya.
Saat mereka berlima sudah mencapai kaki Mahameru, mereka menyempatkan untuk beristirahat dan melanjutkan perjalanan kembali menuju puncak pada pukul 02:00 WIB. Sebelum melanjutkan perjalanan, mereka berdoa bersama terlebih dahulu. Suhu di tempat ini sangat dingin, bila tidak banyak bergerak tubuh akan kaku karena kedinginan. Pada saat melakukan perjalanan menuju puncak, Arial sempat tidak kuat menahan dinginnya suhu di sana hingga hampir putus asa untuk melanjutkannya. Dengan dorongan semangat dari adik dan sahabatnya, ia akhirnya bisa melanjutkan pendakiannya. Jalur pendakian yang sangat terjal dan berbatu membuat banyak hal yang tidak mereka inginkan terjadi. Saat mendaki kendala pun kembali terjadi, runtuhan bebatuan dari atas mengenai Dinda dan Ian. Dinda mengalami luka di samping kiri bagian bawah telinga sedangkan Ian pingsan karena terbentur runtuhan batu yang cukup besar dan sangat keras. Genta berusaha membangunkan Ian dengan napas buatannya dan menekan bagian dadanya agar Ian sadar. Karena Ian tidak juga sadar, mereka mengira bahwa Ian telah meninggal. Zafran yang pada saat itu sangat terpukul karena sahabatnya sudah tiada, berteriak memanggil Ian dan Ian pun sadar kembali. Mereka pun melanjutkan kembali pendakiannya dengan semangat yang berkobar hingga akhirnya mereka berhasil mencapai puncak Mahameru, puncak tertinggi di pulau Jawa.
Sesampainya di puncak Mahameru, mereka mengibarkan bendera merah putih sambil menatap matahari terbit tepat di tanggal 17 Agustus. Mereka pun mengucapkan kata-kata yang sangat memberikan semangat kepada seluruh pemuda Indonesia untuk mencapai keindahan alam Indonesia yang telah Allah ciptakan.

KELEBIHAN
Film ini baik untuk ditonton oleh para pemuda, pemilihan lokasi sangat menarik dan banyak pesan yang bisa diambil dari kisahnya.

KEKURANGAN
Konflik cerita kurang menonjol.

PENUTUP

Secara keseluruhan, film ini bagus dan mendidik dengan menonjolkan semangat persahabatan dan nasionalisme serta kisah cinta sebagai pemanis.

FanPage Taste Of Knowledge

Popular Posts

My Twitter