Showing posts with label Komputer Freaks. Show all posts
Showing posts with label Komputer Freaks. Show all posts

Thursday, January 03, 2019

4 Bahasa Pemrograman Terbaik Untuk Pengembangan Web Back-End

 Ada begitu banyak hype tentang teknologi front-end seperti Vue.js, AngularJS, ReactJS dalam pengembangan web, sehingga back-end seringkali diabaikan. Biasanya, pengguna lebih cenderung memperhatikan apa yang disajikan di depan mata mereka dan tidak memperhatikan apa yang ada di balik layar. Pengembangan web back-end sendiri melibatkan bagian dari pengkodean yang tidak terlihat oleh pengguna.

Tak perlu dikatakan, pengembangan web back-end memang pantas mendapatkan banyak perhatian. Lantas bahasa pemrograman apa yang tepat dan harus dipilih untuk pengembangan back-end? Berikut ini 4 bahasa pemrograman terbaik untuk pengembangan web back-end yang patut dipertimbangkan.

1. PHP

PHP berada di posisi teratas karena popularitas dan penggunaannya yang luas. Tidak banyak programmer yang menyukai PHP, tetapi kamu mungkin harus berusaha menyukainya suatu hari nanti. Hampir semua pengguna web aktif telah menemukan semacam implementasi kode PHP, mengingat sekitar 75% situs web menggunakannya.

PHP telah jauh berkembang sejak pembuatannya pada tahun 1994. PHP sekarang digunakan pada banyak server dan dapat diintegrasikan dengan sejumlah besar framework dan template.

Bahasa ini juga kompatibel dengan framework populer termasuk Laravel , Symphony, dan CakePHP. Dengan asumsi pengetahuan sebelumnya dengan bahasa scripting, seorang pemula akan merasa sangat mudah untuk belajar PHP. Dengan komunitas developer yang besar, pemula memiliki banyak sumber daya untuk dipilih.

2. Python

Di bidang pengembangan web back-end, Python menjadi salah satu bahasa pemrograman yang diandalkan. Sebagian besar programmer back-end saat ini telah mengadopsi Python sebagai pengganti PHP. Mungkin fenomena ini sudah terjadi selama beberapa dekade, tetapi terus mendominasi dan lebih baik dari waktu ke waktu.

Python fleksibel dan dianggap sebagai gerbang untuk mempelajari bahasa pemrograman lain. Selain itu terdapat pula framework python yang benar-benar berguna untuk pengembangan back-end, yaitu Django. Framework ini kuat dan mampu melayani semua kebutuhan back-end.

3. Java

Sama seperti Python, Java telah berkembang pesat menjadi bahasa yang multifungsi. Java digunakan untuk pengembangan perangkat lunak, pengembangan android, dan tentunya pengembangan web. Banyak orang mungkin menyukai teknologi yang lebih baru seperti Node.js, namun kehadiran Java yang telah ada sejak lama membuatnya stabil dan lebih aman. Jika kamu ingin terjun ke pengembangan back-end dengan Java, framework Spring akan sangat membantumu.

4. Ruby

Ruby memiliki komunitas aktif dengan dokumentasi yang mengagumkan dan dependensi open-source yang mengesankan. Selain itu, kode Ruby ​​sederhana dan juga luas. Dengan memakai framework Ruby on Railsdeveloper dapat mengaktifkan dan menjalankan API RESTful dan melayani sumber daya CRUD dalam hitungan jam. Bukan hanya prototipenya saja, tetapi API juga berfungsi sebagai keamanan, tes unit, tes fungsional, dan basis data.

Nah, itulah 4 bahasa pemrograman terbaik untuk pengembangan web back-end. Selamat mencoba!


Tuesday, January 21, 2014

Sejarah Komputer

A. Pengertian Komputer

Komputer pada awalnya ditujukan pada setiap aktivitas manusia dalam melakukan perhitungan aritmatika.Sebelum akhirnya menjadi nama sebuah mesin.

B. Generasi Komputer

Generasi komputer dibagi menjadi 4 generasi yaitu:
1. Generasi Pertama
 Pada tahun 1946, komputer digit elektronik pertama yang diberi nama ENIAC (Elektronik Numeric Integrator And Computer) telah dibuat di Amerika Syarikat oleh John Mauchly dan Presper Eckert untuk penggunaan dalam bidang keprajuritan (tentara). Pada tahun 1950, EDVAC (Elektronik Discrete Automatic Computer). Pada tahun 1951, UNIVAC-1 (UNIVersal Automatic Calculator) yang merupakan komputer berdigit komersial pertama dibuat oleh Eckert dan Mauchly untuk kegunaan dalam bidang perdagangan.


ciri-ciri komputer generasi pertama:

  • Komponen yang dipergunakannya adalah tabung hampa udara (Vacum tube) untuk sirkuitnya. 
  • Program hanya dapat dibuat dengan bahasa mesin : Assembler. 
  • Ukuran fisik komputer besar, memerlukan ruangan yang luas. 
  • Cepat panas. 
  • Proses kurang cepat. 
  • Kapasitas penyimpanan kecil. 
  • Memerlukan daya listrik yang besar. 
  • Orientasi pada aplikasi bisnis. 
 2. Generasi Kedua
Pada Komputer generasi kedua adalah komputer yang menggunakan transistor. Transistor lebih kecil, ringan, murah, tahan lama dan mudah dikendalikan jika dibandingkan dengan tuba vakum.Perkembangan komputer generasi kedua dimulai pada tahun 1956.Komputer generasi kedua dibuat dengan kos yang lebih rendah. Komputer generasi ini menggunakan papan kunci. Bahasa pengaturcaraan peringkat tinggi seperti FORTRAN dan COBOL yang diperkenalkan. Contoh komputer generasi kedua ialah IBM 1400, IBM 1700, UNIVAC III dan NCR 304.


ciri-ciri komputer generasi kedua:
  • Sirkutinya berupa transistor. 
  • Program dapat dibuat dengan bahasa tingkat tinggi (high level language), seperti FORTRAN, COBOL, ALGOL
  • Ukuran fisik komputer lebih kecil dari komputer generasi pertama
  • Proses operasi sudah cepat
  • Membutuhkan lebih sedikit daya listrik
  • berorientasi pada bisnis dan teknik
3. Generasi Ketiga
Meskipun transistor dalam banyak hal memiliki kemampuan yang melebihi tube vakum, tapi transistor terlalu besar dalam menghasilkan panas, yang berpotensi bisa merusak bagian-bagian dalam komputer. kemudian ditemukanlah Batu kuarsa atau quartz rock yang dapat menghilangkan masalah ini. Seorang insinyur di Texas Instrument, bernama Jack Kilby mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) di tahun 1958. IC dapat mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon yang kecil terbuat dari pasir kuarsa. kemudian para ilmuwan berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang dinamakan semikonduktor. sehingga menghasilkan sebuah komputer yang semakin kecil karena komponen yang ada di dalamnya dapat dipadatkan dalam chip. Kemajuan komputer generasi ketiga yang lain adalah penggunaan sistem operasi atau dalam bahasa inggrisnya operating system, yaitu suatu sistem yang memungkinkan mesin dapat menjalankan berbagai program yang berbeda secara bersamaan dengan sebuah program utama yang mengawasi atau memonitor dan mengkoordinasi memori mesin komputer.


ciri-ciri generasi komputer ketiga:
  • Komponen yang digunakan adalah IC (Integrated Circuits). 
  • Peningkatan dari softwarenya. 
  • Pemrosesan lebih cepat. 
  • Penggunaan listrik lebih hemat. 
  • Bentuk fisik lebih kecil. 
  • Harga semakin murah.
4. Generasi Keempat
Setelah IC muncul, tujuan Pengembangan Komputer
menjadi lebih jelas yaitu mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektronik. Large Scale Integration atau LSI dapat memuat ratusan komponen dalam satu chip. Kemudian tahun 1980-an, Very Large Scale Integration atau VLSI memuat ribuan komponen dalam satu chip tunggal.Chip Intel 4004 yang telah dibuat pada tahun 1971 membawa dampak kemajuan terhadap IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (yaitu central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil. Sebelum itu, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang bersifat spesifik. dan Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diciptakan dan kemudian diprogram untuk memenuhi semua kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama setelah itu, setiap perangkat rumah tangga seperti microwave oven, televisi, dan juga mobil dengan electronic fuel injection, semuanya dilengkapi dengan alat yang disebut mikroprosesor.


ciri-ciri komputer generasi keempat:
  • Penggunaan Large Scale Integration (LSI) / Bipolar Large Scale Integration, yaitu pemadatan ribuan IC menjadi sebuah chip
  • Dikembangkan komputer mikro dengan menggunakan microprocessor dan semiconductor yang berbentuk chip untuk memori komputer

FanPage Taste Of Knowledge

Popular Posts

My Twitter