Let's Share Knowledge... Lebih Baik Hidup Dengan Banyak Warna, Dari Pada Hidup Dengan Satu Warna!!!
Friday, October 31, 2014
Pencipta Android Mundur Dari Google
TRIBUN-TIMUR.COM - Andy Rubin yang dikenal sebagai pencipta Android mengundurkan diri dari Google. Dilansir The Wall Street Journal dan dikutip KompasTekno, Jumat (31/10/2014), Rubin akan meninggalkan Google dan akan mendirikan perusahaan inkubator yang bergerak di bidang teknologi hardware.
Google sendiri telah mengonfirmasi kabar kepergian Andy melalui pernyataan dari CEO Google, Larry Page. "Saya berharap Andy mendapatkan yang terbaik ke depannya. Android yang diciptakannya benar-benar luar biasa - dengan satu miliar lebih pengguna yang senang. Terima kasih," ujar Larry.
Posisi yang ditinggalkan Rubin di divisi robotik Google untuk sementara akan dipegang oleh James Kuffner.
Yang menarik dari kepergian Rubin ini adalah apakah Google ikut berkontribusi ke perusahaan inkubator Bapak Android itu. Saat ditanya soal ini, juru bicara Google menolak untuk memberikan komentar.
Andy Rubin dilengserkan dari jabatan kepala sistem operasi Android pada awal tahun 2013. Ia diganti oleh Sundar Pichai yang sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden senior untuk Chrome dan aplikasi. Rubin selanjutnya diberi tugas mengerjakan proyek robot Google.
Sebelum membuat Android dan bergabung ke Google, Rubin pernah bekerja di Apple. Kemudian, ia membuat perusahaan perangkat hardware, Danger. Ia meninggalkan Danger setelah perusahaan itu dibeli Microsoft.
Bersama Rich Miner, Nick Sears dan Chris White, Rubin membangun perusahaan Android Inc pada Oktober 2003, yang fokus pada pengembangan sistem operasi mobile bersifat terbuka (open source). Google kemudian mengakuisisi Android senilai 50 juta dollar AS pada Agustus 2005.(*)
Thursday, October 30, 2014
MTV Indonesia Kembali Mengudara Mulai 1 November

Setelah absen hampir tiga tahun di televisi terestrial, Music Television (MTV) kembali mengudara di Indonesia mulai 1 November 2014. Itu setelah Viacom, pemilik jaringan MTV bekerja sama dengan Forte, anak usaha Karsa Group untuk menayangkan acara yang digandrungi penggemar musik di seluruh dunia sejak era 1980-an ini. Kelak, seperti yang diberitakan di berbagai media, MTV akan mengudara di lima kota besar Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Banjarmasin, dan Makassar.
Menurut info dari kawan yang bekerja di bidang industri musik, jika sukses dalam satu-dua tahun, bukan tidak mungkin tayangan MTV akan menyebar ke beberapa kota lain. Saat ini fokusnya, MTV baru mengudara selama empat jam pada pukul 16.00 - 18.00 WIB dan 22.00 - 24.00 WIB melalui empat partner tv lokal di lima kota. Pertanyaannya, mengapa durasinya sedikit?
![]() | |
| Logo MTV Indonesia (foto: twitter.com/mtvindonesia |
* * *
Mari kita bernostalgia sejenak.MTV mulai tayang di Indonesia sejak 18 Januari 1993 yang menjadi bagian ANTV hingga 2002. Di periode inilah bisa disebut sebagai era keemasan MTV dengan banyaknya acara bermutu, tidak hanya dari segi musik tapi juga merambah ke lifestyle dan fashion. Pada era itu, siapa yang tidak mengenal video jockey (VJ) seperti Sarah Sechan, Nadia Hutagalung, dan “si gokil” Jamie Aditya?
Bagi saya, program “MTV Ampuh” yang populer pertengahan 1990-an hingga awal 2000-an merupakan salah satu acara favorit. Karena berisi berbagai 10 tangga lagu klip musik terbaik pada eranya. Saat itu, MTV Ampuh dan Planet Football menjadi acara yang paling saya tunggu-tunggu ketika Sabtu pulang sekolah. Namun, MTV tidak hanya MTV Ampuh saja, melainkan banyak program menarik lainnya. Kalau saya tidak salah, beberapa di antaranya yang paling memorial adalah MTV Nongkrong Banget,Hot, Land, Wow, dan Ajang Ajeng.
Menjelang Piala Dunia 2002 yang digelar di Korea Selatan-Jepang, hak kepemilikan MTV Indonesia beralih ke salah satu anak usaha MNC Group, yaitu Global TV. Di stasiun televisi bergenre anak muda ini, MTV Indonesia membuat gebarakan dengan siaran 24 jam full sehari hingga 2004. Setelah itu, saya sendiri kurang mengikuti MTV dan hanya sekali-sekali saja karena aktivitas di pedalaman.
Nah, sepanjang Desember 2011 lalu, di media sosial ramai dibicarakan mengenai berhentinya MTV Indonesia tepat pada 1 Januari 2012. Bahkan, beberapa tema berhasil menjadi trending topic di twitter mengenai selesainya “perjalanan” MTV Indonesia di blantika industri tanah air dalam 19 tahun terakhir. Muncul rumor bahwa kehadiran MTV Indonesia kurang “berkontribusi” terhadap pemasukan televisi tersebut lantaran sepinya pemirsa yang berkolerasi dengan iklan.
Bisa dipahami mengingat dua tahun silam, industri musik tidak hanya di televisi saja, tapi sudah mewabah ke internet. Jadi, orang tidak perlu menunggu di layar kaca untuk menyaksikan peluncuran album baru, video, berita musisi, dan sebagainya. Melainkan, cukup melihatnya di internet yang nyaris update 24 jam. Terlebih, saat itu, program MTV Indonesia kalah saing dengan berbagai acara musik pagi hari yang ironisnya porsi musiknya hanya sedikit dan lebih banyak lawakan yang tidak lucu.
* * *
Menurutnya, MTV akan mengkampanyekan 100% Anak Muda dan mendedikasikan sebagai acara tv untuk generasi muda. Salah satu sajian acaranya meliputi lokal, regional, dan internasional. Nantinya, akan ada program seperti MTV HIts, K-Wave (K-pop), Japan Hits (J-pop), dan acara legendaris seperti Pimp My Ride.
Tentu saja, bagi saya pribadi, kehadiran kembali MTV Indonesia membuat saya senang. Sebab, pada akhir pekan bisa mendapat tambahan informasi dan suguhan tayangan khas anak muda selain sepak bola. Hanya, apakah MTV Indonesia dengan durasi pendek (empat jam) dan cuma tersebar di lima kota besar itu bisa kembali mengulang era kejayaan pada 1990-an dulu? Biarlah pasar yang akan menentukan.
MTV Akan Kembali ke Indonesia

Stasiun televisi MTV yang pernah beroperasi di Indonesia pada era 1990an sampai tahun 2011 akan kembali beroperasi di Indonesia. Jika tidak ada halangan, maka MTV akan kembali mengudara di Indonesia pada 1 November 2014.
Adalah Viacom International Media Networks (VIMN) Asia, salah satu divisi perusahaan Viacom (NASDAQ: VIAB, VIA), bekerjasama dengan FORTE, bagian dari Karsa Group dan juga merupakan partner dalam bidang marketing dan distribusi penjualan MTV di Indonesia yang mencoba menghidupkan kembali MTV di Indonesia.
“MTV sebagai merk global terbesar yang paling menonjol, kalau kita lihat di Instagram aja dia most follow. Anak muda itu populasinya sangat banyak, kita akan menyuguhkan sesuatu untuk generasi muda Indonesia melalui berbagai acara dan konten yang sesuai, nggak terbatas pada musik saja, tapi juga film, sport, fashion, games dan semua aspek anak muda lain,” ujar Surya Arief, CEO Karsa Group, dalam jumpa pers di Exodus, Jakarta, Rabu 22 Oktober 2014.

Jika tahun sebelumnya MTV bekerja sama dengan stasiun televisi nasional, kali ini MTV akan disiarkan lewat empat partner stasiun TV lokal di lima kota besar di Indonesia – Jakarta, Bandung, Surabaya, Banjarmasin, dan Makassar. Hal itu dikarenakan, MTV ingin memberikan sesuatu yang maksimal untuk anak muda.
“Kenapa nggak di televisi nasional, ada banyak keterbatasan dengan kita. Kita pengen memanjakan anak muda dengan menyesuaikan jam-jam tertentu. Kalau kerjasama dengan televisi nasional mereka ada program lain tentunya yang nggak mungkin diubah. Kalau di televisi lokal, kita bisa mengatur jam tayang sepulang sekolah dan saat mau tidur. Durasinya empat jam,” papar Fary Farghob, CEO Forte.
Sebagai langkah awal menarik perhatian anak muda di Indoensia, MTV menggelar kompetisi MTV VJ Hunt Indonesia yang sudah berjalan sejak bulan Oktober 2014.
Tuesday, October 28, 2014
"Floo Ride Sharing", Aplikasi Untuk Solusi Kemacetan Ibu Kota
![]() | |
| Rancangan aplikasi Floo Ride Sharing milik Ricky Kurniawan yang memenangkan juara pertama dan juara umum kompetisi aplikasi 'Smart City' yang diadakan BlackBerry dan BlackBerry Inovation Center (BBIC) di Bandung, Senin (27/10). (ANTARA News/ Arindra Meodia) |
Bandung (ANTARA News) - Aplikasi berbagi bangku kendaran yang dinamai Floo Ride Sharing for Better Mobility dinilai akan menjadi solusi kemacetan di kota-kota besar Indonesia, terutama Jakarta.
"TIK (teknologi informatika) dapat digunakan sebagai infrastruktur baru untuk membantu memudahkan dalam berbagai hal, seperti padatnya orang di Jakarta, siang 10 juta orang, malamnya 6 juta orang, berarti ada 4 juta orang yang mobile masuk ke Jakarta, belum lagi aktivitas orang Jakarta itu sendiri," kata Agus Bambang Setowidodo, Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta dalam kompetisi 'Smart City' yang berlangsung di Bandung, Senin (27/8).
"Fenomena ini menimbulkan masalah-masalah sosial dengan TIK bisa menangani masalah-masalah ini," lanjutnya.
Aplikasi Floo Ride Sharing for Better Mobility ini menjadi juara pertama dan juara umum dalam kompetisi aplikasi 'Smart City' yang diadakan BlackBerry bekerja sama dengan BlackBerry Inovation Center (BBIC).
"Karena konsep kita adalah 'Smart City', konsep secara keseluruhan untuk mengatasi kondisi yang paling berat di Jakarta yaitu kemacetan, aplikasi ini bisa jadi solusi," kata salah satu perwakilan dewan juri.
Walaupun ide ride sharing sudah meluas, namun dewan juri melihat aplikasi ini memiliki tingkat keamanan yang baik.
Pembuat aplikasi Floo Ride Sharing, Ricky Kurniawan, sendiri mengaku isu keamanan merupakan isu utama dalam pengembangan aplikasi ini. Ia mengandalkan sosial media, Facebook, sebagai alat untuk menjaga keamanan.
"Karena di Indonesia orang kan sangat sosial, di Facebook orang bisa memiliki teman 500-1000 orang, nah kita berangkat dari situ, bukan hanya dari teman kita sendiri tapi dari temannya teman kita atau second friends," kata Ricky.
"Melalui aplikasi ini, dengan memanfaatkan sosial media yang sudah ada, kami mencoba memecahkan solusi kemacetan. Semakin banyak orang berbagi kendaran, akan semakin sedikit mobil dijalan," tambahnya.
Tentang Floo Ride Sharing for Better Mobility
Ricky Kurniawan mengaku ide awal pembuatan aplikasi ini adalah kemacetan di Jakarta yang sudah semakin parah.
"Pemerintah sudah melakukan banyak hal, mulai dari MRT hingga Busway, nah dari sini kami melihat apa sih bisa dilakukan masyarakat, yang bisa dilakukan adalah kita berbagi perjalanan kita, kita berbagi tunggangan kita," katanya.
"Jadi kalau misalkan orang naik mobil sendirian, kenapa enggak kita berdua atau bertiga, ada kursi kosongkita tawarkan ke orang, dari situ kan bisa sharing cost-nya, sharing cost tol dan lain-lain, sehingga perjalanan itu menjadi semakin efisien," lanjutnya.
Lebih lanjut Ricky menjelaskan aplikasi yang fokus pada layanan ini menawarkan dua pilihan, mencari penumpang atau mencari tumpangan. Profil pengguna aplikasi ini dihubungkan dengan Facebook, sehingga pengguna lain dapat melihat koneksi pertemanan mereka.
Langkah awal yang dilakukan pengguna adalah menentukan tujuan perjalanan sistem pada aplikasi tersebut akan secara otomastis "menjodohkan" pengguna yang memiliki tujuan perjalanan sama.
Setelah "berjodoh", para pengguna dapat melanjutkan pembicaraan untuk menentukan tempat dan lain-lain melalui chat yang juga tersedia dalam aplikasi ini.
Aplikasi ini dilengkapi dengan tombol 'Don't Panic' yang secara otomatis server akan mengirimkan sms ke tiga nomor kontak panggilan emergency yang diberikan pengguna pada saat pendaftaran (log in). Hal ini bertujuan mengantisipasi pada saat pengguna merasakan hal tidak nyaman dalam perjalanan pada saat menumpang atau memberikan tumpangan.
Aplikasi ini juga dilengkapi fitur 'rating dan comment' untuk menilai pengguna lain, baik yang menumpang atau memberikan tumpangan ketika selesai melakukan perjalanan, sehingga sikap seorang pengguna dapat diketahui oleh pengguna lain.
"Sebetulnya di sini bisa dibilang tidak ada yang baru, tapi dari teknologi yang sekarang ada digabung-gabungkan untuk mencoba menjawab kebutuhan gimana caranya untuk orang bisa berbagi perjalanan," kata Ricky.
Aplikasi Floo Ride Sharing ini direncanakan akan diluncurkan pada kuartal pertama tahun depan, Februari 2015.
"TIK (teknologi informatika) dapat digunakan sebagai infrastruktur baru untuk membantu memudahkan dalam berbagai hal, seperti padatnya orang di Jakarta, siang 10 juta orang, malamnya 6 juta orang, berarti ada 4 juta orang yang mobile masuk ke Jakarta, belum lagi aktivitas orang Jakarta itu sendiri," kata Agus Bambang Setowidodo, Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta dalam kompetisi 'Smart City' yang berlangsung di Bandung, Senin (27/8).
"Fenomena ini menimbulkan masalah-masalah sosial dengan TIK bisa menangani masalah-masalah ini," lanjutnya.
Aplikasi Floo Ride Sharing for Better Mobility ini menjadi juara pertama dan juara umum dalam kompetisi aplikasi 'Smart City' yang diadakan BlackBerry bekerja sama dengan BlackBerry Inovation Center (BBIC).
"Karena konsep kita adalah 'Smart City', konsep secara keseluruhan untuk mengatasi kondisi yang paling berat di Jakarta yaitu kemacetan, aplikasi ini bisa jadi solusi," kata salah satu perwakilan dewan juri.
Walaupun ide ride sharing sudah meluas, namun dewan juri melihat aplikasi ini memiliki tingkat keamanan yang baik.
Pembuat aplikasi Floo Ride Sharing, Ricky Kurniawan, sendiri mengaku isu keamanan merupakan isu utama dalam pengembangan aplikasi ini. Ia mengandalkan sosial media, Facebook, sebagai alat untuk menjaga keamanan.
"Karena di Indonesia orang kan sangat sosial, di Facebook orang bisa memiliki teman 500-1000 orang, nah kita berangkat dari situ, bukan hanya dari teman kita sendiri tapi dari temannya teman kita atau second friends," kata Ricky.
"Melalui aplikasi ini, dengan memanfaatkan sosial media yang sudah ada, kami mencoba memecahkan solusi kemacetan. Semakin banyak orang berbagi kendaran, akan semakin sedikit mobil dijalan," tambahnya.
Tentang Floo Ride Sharing for Better Mobility
Ricky Kurniawan mengaku ide awal pembuatan aplikasi ini adalah kemacetan di Jakarta yang sudah semakin parah.
"Pemerintah sudah melakukan banyak hal, mulai dari MRT hingga Busway, nah dari sini kami melihat apa sih bisa dilakukan masyarakat, yang bisa dilakukan adalah kita berbagi perjalanan kita, kita berbagi tunggangan kita," katanya.
"Jadi kalau misalkan orang naik mobil sendirian, kenapa enggak kita berdua atau bertiga, ada kursi kosongkita tawarkan ke orang, dari situ kan bisa sharing cost-nya, sharing cost tol dan lain-lain, sehingga perjalanan itu menjadi semakin efisien," lanjutnya.
Lebih lanjut Ricky menjelaskan aplikasi yang fokus pada layanan ini menawarkan dua pilihan, mencari penumpang atau mencari tumpangan. Profil pengguna aplikasi ini dihubungkan dengan Facebook, sehingga pengguna lain dapat melihat koneksi pertemanan mereka.
Langkah awal yang dilakukan pengguna adalah menentukan tujuan perjalanan sistem pada aplikasi tersebut akan secara otomastis "menjodohkan" pengguna yang memiliki tujuan perjalanan sama.
Setelah "berjodoh", para pengguna dapat melanjutkan pembicaraan untuk menentukan tempat dan lain-lain melalui chat yang juga tersedia dalam aplikasi ini.
Aplikasi ini dilengkapi dengan tombol 'Don't Panic' yang secara otomatis server akan mengirimkan sms ke tiga nomor kontak panggilan emergency yang diberikan pengguna pada saat pendaftaran (log in). Hal ini bertujuan mengantisipasi pada saat pengguna merasakan hal tidak nyaman dalam perjalanan pada saat menumpang atau memberikan tumpangan.
Aplikasi ini juga dilengkapi fitur 'rating dan comment' untuk menilai pengguna lain, baik yang menumpang atau memberikan tumpangan ketika selesai melakukan perjalanan, sehingga sikap seorang pengguna dapat diketahui oleh pengguna lain.
"Sebetulnya di sini bisa dibilang tidak ada yang baru, tapi dari teknologi yang sekarang ada digabung-gabungkan untuk mencoba menjawab kebutuhan gimana caranya untuk orang bisa berbagi perjalanan," kata Ricky.
Aplikasi Floo Ride Sharing ini direncanakan akan diluncurkan pada kuartal pertama tahun depan, Februari 2015.
Editor: Desy Saputra
COPYRIGHT © ANTARA 2014
Subscribe to:
Posts (Atom)
FanPage Taste Of Knowledge
Popular Posts
-
Berikut ini adalah ulasan untuk menambah kecepatan komputer kita. Untuk menambah kecepatan komputer kita bisa dilakukan dengan pemeliharaan ...
-
Saya tidak tahu apakah ini termasuk kategori pornografi atau nggak, tetapi mudah-mudahan sih nggak. Saya pernah dijelaskan oleh orang yang ...
-
Sebuah kota akan menjadi kota hilang saat ditinggalkan oleh penduduknya dan dibiarkan begitu saja, sehingga meninggalkan banyak peradaban ya...
-
Kalau anda seorang artis, penulis, musisi, politikus, internet marketer, a...
-
Postingan ini adalah List Chart untuk Acara Televisi Favorit yang banyak di tonton oleh masyarakat yang di Update per-bulannya. Ini merupaka...


