Monday, November 17, 2014

Lima Kiper Dengan Cetakan Gol Terbanyak


Schalke 04's Eric Maxim Choupo-Moting scores a disputed penalty goal against Sporting goal keeper Rul Patricio in their Champions League group G soccer match in Gelsenkirchen October 21, 2014.        REUTERS/Ina Fassbender (GERMANY  - Tags: SPORT SOCCER TPX IMAGES OF THE DAY)
Schalke 04's Eric Maxim Choupo-Moting scores a disputed penalty goal against Sporting goal keeper Rul Patricio … 

Sebagai penjaga gawang, umumnya kiper akan berada di garis pertahanan dan tak pernah keluar dari kotak penalti. Namun sejarah mencatat beberapa kiper memiliki torehan gol untuk timnya. Berdasarkan penelusuran Plasadana.com untuk Yahoo Indonesia, setidaknya ada lima kiper yang berhasil merobek gawang lawan:

1.     Rogerio Mucke Ceni
Pria kelahiran lahir Pato Branco, 22 Januari 1973, itu adalah kiper Sao Paulo, Brazil. Sejak 7 Desember 1990, ia telah bermain lebih dari seribu pertandingan. Termasuk memenangkan dua gelar Copa Libertadores dan dua World Club Championship untuk Sao Paulo.

Selain piawai di bawah mistar, Rogerio memiliki spesialisasi tendangan bebas dan penalti. Total, sekitar 121 gol ia bukukan melalui tendangan bebas dan penalti dari seluruh pertandingan. Pada 2014 saja, tercatat sekitar sepuluh gol telah Rogerio lesakkan. Deretan gol itu pula yang membawa Rogerio menjadi pemegang rekor sebagai kiper dengan gol terbanyak dalam sejarah sepakbola.

2.     Jose Luis Chilavert
Pria bernama lengkap Jose Luis Felix Chilavert Gonzalez ini merupakan mantan kiper asal Paraguay. Cetakan gol terbanyak ia cetak kala berada di bawah mistar gawang Atlético Vélez Sarsfield, klub yang berlaga di Primera Division Argentina.  Dari 62 gol, sebanyak 48 poin ia panen dari 341 pertandingan bersama Vélez Sarsfield.

Pemegang tiga kali penghargaan Kiper Terbaik Dunia versi International Federation of Football History & Statistics itu menghasilkan gol melalui bola-bola mati. Ia pun kerap mendapatkan kepercayaan untuk mengeksekusi tendangan bebas dan penalti. Pada 2004, Chilavert memutuskan gantung sepatu dan mengakhiri karier di Vélez Sarsfield.

3.    Rene Higuita
Di antara daftar penjaga gawang dunia, mungkin Higuita dapat digolongkan sebagai kiper paling nyentrik. Kiper berjuluk el loco ini menyita perhatian dengan kostum mencolok dan rambut keriting yang gondrong. Pria bernama lengkap Jose Rene Higuita Zapata itu merupakan mantan penjaga gawang Kolombia.

Fenomena lain Higuita adalah tendangan kalajengkingnya. Ketika gelandang Inggris, Jamie Redknapp, melepaskan tendangan dari jarak jauh, Higuita menghalau bola menggunakan tendangan akrobatik dengan melengkungkan kedua kaki di atas kepala. Selama karirnya, ia telah mencetak 41 gol: 37 pinalti dan empat dari tendangan bebas. Pada 2010, Higuita memutuskan pensiun setelah 25 tahun berkarier di lapangan hijau.

4.    Dimitar Ivankov
Dimitar Ivanov Ivankov adalah kiper asal Bulgaria. Meski bertugas menjaga gawang, Ivankov sering didaulat sebagai eksekutor penalti. Tendangan Ivankov memang akurat dan terbukti ampuh menolong timnya, Levski Sofia, meraih tambahan poin dan kemenangan.

Sejak memulai karier pada 1996, ia turut andil mengantarkan Levski Sofia meraih lima gelar juara.  Ivankov pun telah mengemas 40 gol dan sempat memenangkan Super Lig Turki bersama klub Turki, Bursaspor, kala 2010.

5.    Johnny Martín Vegas Fernández
Vegas merupakan penjaga gawang asal Peru. Dia mencetak 30 gol dari tendangan penalti dan sembilan poin hasil tendangan bebas maupun sundulan. Vegas, yang saat ini bermain di Liga Utama Peru, berseragam Pacifico. Gol terbanyaknya ia peroleh kala berseragam Sport Boys, yang berlaga di divisi dua Liga Peru. Sebanyak 20 gol telah Vegas raih dalam 189 pertandingan. Sport Boys sendiri merupakan tim profesional pertama Vegas sejak 1997-2003.

Source : Yahoo Indonesia

Sunday, November 09, 2014

Intip Reuni Bintang Film Ada Apa dengan Cinta?



Berkumpulnya seluruh pemain film Ada Apa dengan Cinta? (AADC) sepertinya tidak ingin dilewatkan begitu saja oleh Dian Sastrowardoyo (Cinta), Nicholas Saputra (Rangga), Ladya Cherill (Alya), Adinia Wirasti (Carmen), Titi Kamal (Maura), dan Sissy Priscillia (Milly).

Raut wajah bahagia terpancar jelas dari keenam pemain film yang diproduseri Mira Lesmana dan Riri Riza itu. Bahkan sejumlah pemain seperti Sissy Priscillia dan Titi Kamal tidak sanggup menahan air mata bahagia bisa bertemu setelah belasan tahun "terpisah".

Titi pun mengaku ada banyak kerinduan yang dirasakan saat bertemu dengan teman-temannya. Istri dari Christian Sugiono itu mengaku rindu momen-momen kebersamaan yang pernah terjalin belasan tahun silam.

"Yang dikangenin kebersamaan. Kan 12 tahun terpisah, jarang ketemu bareng, heboh di luar syuting dan nunggu proses syuting. Kangen masa-masa itu," kata Titi, saat ditemui di sela-sela peluncuran fitur 'Find Alumni' dari LINE, di Blitz Megaplex Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu, 5 November 2014.

Sementara itu Dian mengaku kangen dengan beberapa karakter seperti Milly dan Rangga. Terlebih karakter yang dibangun dalam TVC, menunjukkan sesuatu yang berbeda sebelumnya.

"Dalam iklan ini, Rangga sukses di New York sebagai jurnalis dan Cinta jadi penulis majalah fashion. Semuanya make sense, ini akan menjadi euforia fans AADC," katanya.

Saking antusiasnya, Adinia Wirasti pun sampai rela mengubah rambutnya menjadi keriting demi totalitas karakter.

"Rambut keriting. Pas persiapan I was very hesitant, aku harus bawa keriting back. Kan tadinya TVC ini mau dibuat lebih dewasa," kenangnya.

Mengenang Kembali Kutipan Romantis Dari Film 'Ada Apa dengan Cinta?'

img
Poster AADC
Remaja di era tahun '90-an dan awal 2000 pastinya tahu film fenomenal di zamannya, 'Ada Apa Dengan Cinta?'. Film besutan sutradara Rudy Soedjarwo ini menjadi salah satu film tersukses dan penyegaran di tengah industri film Indonesia yang sedang 'loyo' kala itu. 12 tahun berselang, kerinduan para penggemar drama remaja itu seolah terobati. Jumat (7/11/2014), aplikasi chat online LINE Indonesia mengunggah mini drama 'AADC?' di YouTube.

Video berdurasi 10:24 menit itu mengisahkan babak baru kehidupan para karakter 'AADC?' saat ini. Salah satu yang tak terlupakan dari film yang rilis pada 2002 itu adalah kutipan-kutipan romantis dari dialog dalam adegan. Ini beberapa kutipan romantis yang paling membekas di hati penikmat filmnya.

"Masalah, salah satu di antara kita adalah masalah kita semua. Musuh di salah satu di antara kita adalah musuh kita semua."
Kalimat ini diucapkan Cinta, saat dirinya dan Maura mendengarkan Alya yang sedang menceritakan masalah tentang keluarganya. Cinta pun mencoba menenangkan dan memberi semangat pada Alya dengan kata-kata tersebut.

"Bukan maksudku 'tuk berbagi nasib, nasib adalah kesendirian masing-masing."
Ini adalah potongan dari puisi Chairil Anwar yang diucapkan Cinta berbarengan dengan Rangga. Setelah adegan ini, Rangga mengajak Cinta pergi ke toko buku bekas di Kwitang.

"Kok bisa sampai sini? Kenapa? Merasa kehilangan saya ya? Kangen, berantem sama saya?"
Kata-kata Rangga saat menggoda Cinta yang datang ke rumahnya untuk menjenguk. Rangga absen sekolah karena dipukuli oleh Borne (anak populer di sekolah) dan teman-temannya.

"Rangga, maafin saya. Saya nggak mau kamu ninggalin saya."
Ini kata-kata cinta di bandara untuk mencegah kepergian Rangga yang akan bersekolah di Amerika.

"Saya sayang banget sama kamu."
Cinta baru menyadari kalau dirinya benar-benar menyayangi Rangga. Ia pun akhirnya mengakui perasaannya kepada Rangga. Tapi apa boleh buat, semuanya sudah terlambat.

"Saya juga sayang banget sama kamu, Ta. Sayang sekali."
Bak gayung bersambut, Rangga juga menyatakan perasaannya kepada Cinta. Namun dua sejoli yang saling mencintai ini harus terpisah jarak dan waktu.

"Ada apa dengan cinta? Tapi aku pasti akan kembali dalam satu purnama. Untuk mempertanyakan kembali cintanya. Bukan untuknya, bukan untuk siapa tapi untukku karena aku ingin kamu, itu saja."
Petikan puisi di adegan terakhir yang membuat para penonton mengira-ngira, akankah hubungan mereka kembali terjalin?

FanPage Taste Of Knowledge

Popular Posts

My Twitter