Thursday, December 18, 2014

Jenazah Mahal, Microsoft Rilis Aplikasi MED+ Untuk Ilmu Kedokteran

Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (ILUNI FKUI), Microsoft Indonesia serta VI System (PT Vertikal Integrasi Internasional) meluncurkan MED+, aplikasi pendidikan kesehatan berbasis teknologi, Kamis 18 Desember 2014.


Aplikasi ini tersedia khusus di tablet berbasis Windows 8.1 Acer Aspire Switch 10, serta dapat diunduh di Windows Store.

Dengan aplikasi pendidikan kesehatan ini, memungkinkan para mahasiswa kedokteran Indonesia untuk mempelajari anatomi, fisiologi, dan patologi tubuh manusia secara tiga dimensi.
Saat ini, MED+ yang tersedia di Acer Aspire Switch 10 telah telah dilengkapi dengan Office 365, yang meliputi Microsoft Online (Word, Excel, Power Point, OneNote, Calender, Outlook). Sebagai langkah selanjutnya, MED+ yang diunduh di Windows Store juga akan langsung hadir lengkap dengan Office 365.

"Sehingga memungkinkan pelajar kedokteran, merasakan manfaat fitur-fitur produktif yang tersedia untuk pembelajaran sehari-hari. Itu berarti, adik-adik mahasiswa kedokteran tidak perlu repot lagi membawa buku tebal yang jumlahnya banyak saat kuliah," kata Education Lead, Microsoft Indonesia Benny Kusuma dalam sambutannya saat peluncuran MED+ di Balai Sidang UI Depok, Jawa Barat.
Diungkapkan Benny, aplikasi MED+ terdiri atas enam modul pembelajaran sesuai standar ilmu kedokteran.

"Yaitu sistem kardiovaskuler (jantung), sistem pencernaan, sistem pernafasan, sistem reproduksi, sistem urinal, serta sistem saraf," kata Benny.

Ia melanjutkan aplikasi ini merupakan wujud kerjasama Microsof dengan ILUNI FKUI dan VI system sebagai komitmen terhadap sektor publik untuk ikut memajukan pendidikan dan kesehatan Indonesia, meningkatkan kualitas kehidupan dengan tekhnologi sesuai visi pemerintah Indonesia.
Sementara itu, Rektor UI, Muhammad Anis menuturkan, peluncuran aplikasi MED+ ini menandakan sebuah revolusi baru dunia pendidikan kesehatan dan kedokteran Indonesia.

"Dengan kehadiran aplikasi MED+ ini diharapkan para mahasiswa kedokteran dan ilmu rumpun kesehatan Indonesia dapat semakin mudah mempelajari dan mendalami ilmu kesehatan, sehingga kedepannya menghasilkan para dokter, perawat, dan praktisi kesehatan Indonesia yang siap menghadapi tantangan dunia kesehatan yang semakin besar," ujarnya.

Ditempat yang sama, Ketua ILUNI FKUI, dr Doddy Partomihardjo menambahkan, FKUI sangat mendukung peluncuran MED+, yang merupakan aplikasi pendidikan kesehatan berbasis tekhnologi informasi pertama di Indonesia.

Konten modul aplikasi MED+ menggunakan bahasa Indonesia dan telah disesuaikan dengan Sobotta dan Gray's Anatomy, dua buku utama sebagai referensi standar global ilmu kedokteran.

"Sebagai pioner dalam dunia pendidikan kedokteran dan kesehatan di Indonesia, kami melihat bahwa sistem belajar dan kurikulum kedokteran saat ini telah berubah. Saat ini mahasiswa kedokteran lebih sering terlibat dalam diskusi kelompok yang interaktif dalam kelas, dan mereka membutuhkan teknologi yang dapat diandalkan sebagai alat pembelajaran yang memungkinkan mereka belajar secara visual," kata dia.

Mahalnya JenazahCEO VI System, Andrey R Hidayat menambahkan, ide untuk mengembangkan aplikasi ini bermula dari mahalnya jenazah (kadaver) untuk mempelajari anatomi tubuh manusia.

"Hal ini membatasi kesempatan mahasiswa untuk mempelajari organ manusia secara menyeluruh. Oleh karena itu kami berpikir untuk menciptakan aplikasi yang berfungsi juga untuk mempelajari tubuh namun secara praktis, yaitu dengan pemanfaatan teknologi," kata Andrey.

"Aplikasi ini sejalan dengan komitmen Acer Indonesia dalam menyebarluaskan pemanfaatan teknologi informasi yang positif di dunia pendidikan Indonesia, sehingga akan membantu mereka menjadi generasi yang siap bersaing di era pasar bebas nanti," timpal General Manager Commercial Division Acer Indonesia, Eko Widianto.

Kantor Yahoo! Indonesia Resmi Tutup Akhir Tahun Ini

Kabar akan ditutupnya kantor Yahoo di sejumlah kawasan Asia Tenggara, termasuk di Indonesia akhirnya menjadi kenyataan. Pihak Yahoo Asia Tenggara membenarkan rumor yang selama ini beredar bahwa Yahoo akan menutup kantornya di Indonesia akhir tahun ini. Sebelumnya, artikel TechCrunch mengungkapkan bahwa kantor Yahoo Vietnam di Ho Chi Minh City sudah ditutup lebih dahulu pada kuartal ketiga tahun 2014.

 

Pernyataan resmi Yahoo Asia Tenggara menyebutkan, “Kami telah memberitahu karyawan kami di Indonesia bahwa kami telah membuat keputusan yang sulit untuk menutup kantor pada akhir tahun. Keputusan ini merupakan bagian dari upaya global Yahoo untuk merampingkan operasi yang akan membantu kita menjalankan (operasional) dengan cepat dan memberikan efisiensi lebih, kolaborasi dan inovasi.

Indikator awal bahwa bisnis Yahoo di Indonesia tidak lagi menjadi prioritas, sebenarnya bisa dilihat sejak pengunduran diri Roy Simangunsong sebagai Country Manager dan Sales Director Yahoo Indonesia akhir Januari lalu yang tak lagi diisi. Selain itu selentingan rumor perampingan Yahoo! yang akan memangkas biaya operasinya di Asia untuk lebih fokus ke pasar A.S. dan akan memusatkan operasinya di Asia Tenggara ke Singapura dapat dikatakan sebagai alasan lainnya.
Pihak Yahoo juga menyampaikan terima kasih kepada karyawannya di Indonesia atas semua kerja keras mereka dan kontribusi terhadap Yahoo selama bertahun-tahun ini. Mereka juga memastikan untuk tidak sepenuhnya keluar dari pasar Indonesia meskipun kantor Yahoo di Indonesia ditutup.
“Yahoo masih berkomitmen untuk Indonesia dan kami akan terus memberikan produk berkualitas dan pengalaman lebih bagi pengguna dan pengiklan di sini. Produk dan layanan Yahoo untuk pasar ini akan terus didukung dari kantor regional kami di Singapura,” jawabnya.

Di Indonesia, Yahoo sebenarnya memiliki bisnis pengelolaan berita (terutama agregasi berita) melalui tim editorial dan penawaran slot iklan oleh tim penjualan. Namun dengan himpitan popularitas iklan di platform Google dan juga di platform Facebook, sepertinya sulit bagi tim penjualan Yahoo untuk menawarkan produknya meskipun situs berita Yahoo Indonesia sendiri cukup populer.

Dalam pernyataan yang kami terima, pihak Yahoo berjanji untuk memperlakukaan karyawan yang terkena dampak dari penutupan kantornya dengan hormat dan adil. Beberapa bahkan telah ditawarkan pilihan untuk relokasi tergantung kebutuhan bisnis. Tak diungkapkan berapa jumlah karyawan Yahoo di Indonesia, Malaysia, dan Vietnam yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan yang akan dipindahkan ke Singapura.

Wednesday, December 17, 2014

Museum Dan Anak Muda



Anak muda lain akhir pekan ke Mall. Anomali anak muda apakah bisa diubah menjadi setiap akhir pekan ke museum? Untuk apa sih?

Pada dasarnya, museum berperan sebagai sarana edukasi dan rekreasi, tapi peran museum sebagai sarana pendidikan informal kurang dapat tercapai. Itu disebabkan ada celah antara museum dan masyarakat. Misalnya karena ada stigma museum adalah tempat yang membosankan, sepi dan hanya menampilkan pajangan. Padahal, banyak hal yang bisa dipelajari dari museum loh! Bahkan ada juga pelajaran baru yang tidak didapat saat di sekolah.

Kini, kita ada pada era postmodernisme. Masyarakat sudah mulai sadar untuk kembali kepada lokalitasnya. Masyarakat mulai kembali mencintai dan membangun kotanya dengan cara yang simpel dan kreatif. 

Museum selayaknya dapat mewadahi semangat masyarakat yang ingin membangun kotanya, terutama pada bidang pendidikan, pelayanan publik dan kesejarahan. Kerjasama museum dengan masyarakat dapat menciptakan optimalisasi peran museum sebagai sarana edukasi. Masyarakat yang benar-benar ingin mengembangkan museum pun dapat berperan aktif menuangkan idenya demi kemajuan bersama. 

Apakah kamu tahu? setiap museum mempunyai tanggung jawab pelayanan dalam bidang pendidikan kepada masyarakat. Edukasi museum secara nyata bertujuan untuk memperkenalkan pengetahuan dan budaya melalui program edukasi dan eksibisi.

Dengan adanya hubungan museum-masyarakat ini, diharapkan museum dapat lebih maju, dan masyarakat semakin mencintai museum. Your museum needs you! Yuk kita kembangkan museum agar menjadi objek wisata yang penuh nilai edukatif dan juga rekreatif.

Therefore the museum educator must be a leader or manager as well as a true team player. Networks inside and outside the museum are essential for the educator’s work. They can help with the orientation towards the public, and they may be a source of new alliances and thus broaden the educator’s professional horizon and thus the service provided

Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa dalam mengelola dan mengembangkan edukasi museum harus membangun jaringan di dalam dan di luar museum. Jaringan di dalam dan diluar ini untuk kepentingan dalam proses pembelajaran. Sehingga, kerja sama ini dapat membantu orientasi pelayanan museum terhadap masyarakat dan dapat menjadi sumber sumber pendidikan baru.

Dengan demikian hubungan ini dapat memperluas cakrawala dan memfasilitasi pemecahan masalah pengajar di museum. Apabila suatu bangsa adalah sebuah keluarga yang hidup dengan dan dalam rumah kebudayaannya, maka Museum adalah album keluarga tersebut. Di dalam album itulah foto-foto seluruh keluarga tersimpan dan disusun dari setiap masa dan generasi.

Yah harus oleh anak muda dong! Kamu? Iya kamu! Energi progresif yang dapat menjadikan dunia ini lebih baik. Yuk kita mulai dari yang namanya MUSEUM!

FanPage Taste Of Knowledge

Popular Posts

My Twitter