Friday, November 06, 2015

Seni Mural

Mural berasal dari kata ‘murus’, kata dari Bahasa Latin yang memiliki arti dinding. Dalam pengertian kontemporer, mural adalah lukisan berukuran besar yang dibuat pada dinding (interior ataupun eksterior), langit-langit, atau bidang datar lainnya. Akar muasal mural dimulai jauh sebelum peradaban modern, bahkan diduga sejak 30.000 tahun sebelum Masehi. Sejumlah gambar prasejarah pada dinding gua di Altamira, Spanyol, dan Lascaux, Prancis, yang melukiskan aksi-aksi berburu, meramu, dan aktivitas relijius, kerapkali disebut sebagai bentuk mural generasi pertama.Mural mulai berkembang menjadi mural modern di tahun 1920-an di Meksiko dengan pelopornya antara lain Diego Rivera, Jose Clemente Orozco, dan David Alfaro.
Tahun 1970-1990 Mural mulai memperlihatkan eksistensinya adalah Jean-Michel Basquiat , graffitinya di sudut-sudut kota dan stasiun di New York, dengan tulisan S.A.M.O. sebagai identitas. Hal ini kemudian menginspirasi banyak seniman lain untuk berkarya di ruang publik. Salah satu seniman yang terpengaruh adalah Keith Haring yang kemudian banyak mengerjakan dan dianggap sebagai seniman mural selama kariernya (Sentoso, 2003).
Mural di Indonesia sudah ada sejak zaman perang kemerdekan. Pada saat itu, para pejuang mengekspresikan keinginannya melalui graffiti. Walaupun dengan skill dan peralatan yang masih sederhana, konsep tulisan di dinding menjadi paling aman untuk mengekspresikan pendapat secara diam-diam pada saat itu (Gusman, 2005).

Beberapa tahun lalu stadion Gajayana Malang dipenuhi oleh karya seni mural. Namun kini telah lenyap oleh renovasi. Padahal ruang-ruang alternative seperti ini cukup penting sebagai wadah ekspresi anak-anak muda. Konsekuensinya, semakin banyak muncul mural-mural di berbagai ruang publik di Malang. Sebagian orang mungkin menganggap negatif, namun tidak bisa kita pungkiri saat ini kita berada di tengah budaya yang kompleks dan melahirkan warna-warna baru sebagai ekspresi seni.
Beberapa contoh mural :








Tuesday, September 29, 2015

Range Salary Karyawan Negara ASEAN Tahun 2015


Dear all,

Mohon informasinya lebih lanjut perihal range salary karyawan di negara-negara ASEAN tahun 2015

Berdasarkan informasi dari NUMBEO sebagai berikut :

Singapura: USD2.951 atau Rp35,8 juta
Brunei: USD1.339 atau Rp16,26 juta
Malaysia: USD979,2 atau Rp11,87 juta
Thailand: USD520,2 atau Rp6,31 juta
Myanmar: USD367,6 atau Rp4,5 juta
Filipina: USD351,88 atau Rp4,3 juta
Vietnam: USD305,16 atau Rp3,7 juta
Indonesia: Rp3,67 juta
Kamboja: USD207,47 atau Rp2,52 juta
Laos: USD175 atau Rp2,12 juta

Sedangkan informasi dari Kadin DKI Jakarta sebagai berikut :

Kamboja US$ 64/bulan
Laos US$ 78/bulan
Myanmar US$ 112/bulan
Vietnam US$ 113/bulan
Thailand US$ 197/bulan
Filipina US$ 200/bulan
Indonesia US$ 226/bulan
Malaysia US$ 300/bulan
Singapura US$ 406/bulan

FanPage Taste Of Knowledge

Popular Posts

My Twitter