Sunday, March 20, 2016

Gambar Bermakna

APA MAKNA di BALIK GAMBAR INI ?


Si kucing telah melihat ekor ular yg menonjol dari lubang kecil dan kucing tersebut "berpikir" kalau itu adalah ekor tikus. Maka dia ingin menarik dan mengusiknya hingga keluar.

Gambar ilustrasi tersebut adalah karya ilustrator terkenal asal Italia, Marco Melgrati. Ia memberikan keterangan untuk ilustrasi ini, 

👉 "Anda tidak akan pernah tahu dengan siapa Anda bermain (jadi tolong menghormati satu sama lain, sepanjang hidup Anda)."

Dalam kehidupan ini, apa yg kita lihat hanyalah bagian yg sangat kecil dari kebenaran...
Kalau kita melihat orang lain sukses, hidupnya tampak tanpa beban, kita iri. Buat apa ? 

Kita tidak pernah tahu keseluruhan ceritanya. Setiap orang punya tantangan atau "medan perang" sendiri-sendiri. 
Jadi buang rasa iri/sirik. 
Syukuri apa yg kita miliki.

Sebaliknya, jangan pula sombong, meremehkan orang lain.
Ingat lagi gambar di atas.
You don't see the whole picture.

Karena apa yg kita kira atau kita anggap kecil, mungkin sebenarnya justru jauh lebih besar dari kita.

Be careful Who you mess with...

Tuesday, March 15, 2016

Toyota i-Road: Kendaraan Masa Depan Yang Siap Atasi Kemacetan

Kendaraan masa depan berupa mobil terbang memang menjadi impian setiap orang. Saat kemacetan di daratan terjadi, kita tinggal melesat ke udara yang hampir tanpa hambatan. Tetapi kendaraan jenis ini mungkin masih jauh dari harapan. Vendor otomotif raksasa asal Jepang, Toyota menciptakan kendaraan masa depan yang dekat dengan kenyataan, i-Road.

Kendaraan berteknologi electric vehicle ini sebetulnya sudah diperkenalkan sejak tahun lalu. Toyota i-Road dipamerkan untuk pertama kalinya pada hari pertama pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD) oleh PT Toyota Astra Motor (TAM).

Toyota i-Road menjadi kendaraan masa depan yang ramah lingkungan. Dengan bahan bakar berupa listrik, kendaraan ini tidak akan menambah beban polusi perkotaan. Desainnya yang kompak memang sesuai untuk masyarakat urban yang kerap dihadang oleh kemacetan.

Mesin i-Road terdiri atas dua mesin elektrik, penggerak roda depan, tiga buah roda, dan berjarak tempuh 50 kilometer. Kendaraan ini menggabungkan unsur fleksibilitas dan compact sepeda motor dengan kenyamanan dan waterproof sebuah mobil sehingga penumpang akan tetap merasa aman dari panas dan hujan.Hal menarik dari Toyota i-Road adalah teknologi Active Lean untuk menjaga keseimbangan.

Teknologi ini secara otomatis bisa dengan sempurna, mengangkat, dan menurunkan ban depan untuk menyeimbangkan kendaraan pada kemiringan 64 derajat, bahkan pada tikungan yang tajam. Sementara itu, pengisian baterainya juga bisa dilakukan di tempat pengisian berkapasitas 100 volt.

Untuk meningkatkan kualitas mobil listrik ini, pengujian pun dilakukan oleh 100 orang dengan berbagai latar belakang. Toyota tak ingin melakukan pengujian yang biasanya hanya melibatkan pihak internal karena bisa mempengaruhi hasil akhir.



Tuesday, February 23, 2016

Bermacam Pilihan ‘Picture Style’ Pada Kamera Digital



Keuntungan era fotografi digital salah satunya adalah kemudahan untuk mengolah secara digital setiap foto yang dihasilkan oleh kamera, bahkan sebelum foto diambil kita sudah bisa menentukan akan dibuat seperti apa ‘gaya’ yang kita sukai, misalnya seberapa tajam, seberapa kontras dan seberapa pekat warna yang akan kita inginkan. Hal semacam ini dinamakan ‘Picture Style’ (tiap kamera mungkin akan berbeda istilah) dan semestinya kita bisa memakai fasilitas ini dengan baik supaya meminimalisir pengolahan foto di komputer nantinya (olah digital).


Kamera digital biasa seperti kamera saku, tidak banyak memberi keleluasaan kita untuk menentukan dan memodifikasi parameter pengolahan foto. Umumnya mereka hanya memberi beberapa opsi dasar seperti Standar, Vivid dan Natural. Pada kamera yang lebih canggih (prosumer atau DSLR)  membolehkan kita untuk memaksimalkan hasil olahan foto sehingga bagi yang tidak mau repot mengolah di komputer, foto hasil jepretan kita bisa langsung dipamerkan atau dicetak.  Pilihan yang disediakan kamera untuk mengolah foto pada dasarnya hanya merubah beberapa parameter dasar berikut ini :
§  Sharpening (ketajaman) : trik manipulasi digital untuk membuat gambar tampak lebih tajam
§  Contrast (kontras) : seberapa lebar perbedaan antara area terang dan gelap dari sebuah gambar
§  Saturation (kepekatan warna) : seberapa pekat warna dalam sebuah gambar
§  Brightness (keterangan) : pengaturan tingkat keterangan / kecerahan dari sebuah gambar
§  Hue (tonal warna) : pergeseran warna untuk pengaturan akurasi warna yang lebih presisi

Dari lima parameter pengaturan di atas bisa dihasilkan berbagai kombinasi yang bisa disesuaikan untuk bermacam kebutuhan, maupun selera si fotografer. Untuk mengakomodir beberapa kondisi umum, pihak produsen kamera sudah menyediakan preset yang sudah dioptimalkan untuk :
§  Standard : hasil foto dengan ketajaman, kontras dan saturasi yang dinaikkan sampai batas yang bisa diterima secara umum (pilihan ini juga menjadi style default dari kamera)
§  Portrait : dioptimalkan untuk menghasilkan tonal kulit manusia lebih akurat, brightness di set lebih tinggi dengan ketajaman yang cenderung kurang (agak soft) guna mencegah kerutan atau jerawat di wajah terlalu tampak jelas
§  Landscape : dioptimalkan untuk foto pemandangan dengan ekstra ketajaman dan ekstra kontras dan ekstra peningkatan warna di daerah hijau dan biru sehingga foto pemandangan nampak lebih ‘hidup’
§  Vivid (hanya di Nikon) : meningkatkan kepekatan warna menjadi lebih kuat daripada warna aslinya, juga meningkatkan ketajaman dan kontras untuk hasil foto yang lebih ‘berwarna’
§  Neutral : hasil foto tidak diolah, semua kendali dibuat flat sehingga memudahkan untuk diolah lagi di komputer
§  Faithful (hanya di Canon) : hampir seperti Standard namun kamera berusaha menjaga warna tetap se-alami warna aslinya (kalau di standard saturasi warna sudah lebih ditingkatkan)
§  Monochrome : dengan menghilangkan elemen warna, didapatlah foto dengan gradasi warna hitam putih (grayscale) untuk kebutuhan tertentu, dimana ketajaman dan kontras akan berpengaruh pada nuansa hitam putih yang ingin ditonjolkan.

Bila ingin melihat pengaturan yang ada dalam bentuk grafik dua dimensi bisa juga mengakses menu grid, nantinya muncul grafik dengan sumbu vertikal mewakili kontras (semakin ke atas semakin kontras) dan sumbu horizontal mewakili saturasi (semakin ke kanan semakin berwarna). Contoh untuk DSLR Nikon adalah seperti di bawah ini :
Kamera modern bahkan membolehkan kita untuk memodifikasi lagi preset yang sudah dibuat, juga menyediakan beberapa custom style yang bisa disimpan untuk kondisi khusus. Bila mau, kita juga bisa membuat berbagai style melalui aplikasi komputer, misalnya Canon punya Picture Style Editor dan Nikon juga punya Picture Control Utility. Kini bahkan sudah banyak dijumpai seseorang yang membuat sendiri sebuah pengaturan Picture Style lalu dibagikan bahkan diperjualbelikan, cukup dengan mendownload atau di copy di memory card maupun melalui komputer yang tersambung ke kamera (misal dengan EOS Utility). File untuk Canon berekstensi .pf2 dan untuk Nikon adalah .ncp dan berukuran sangat kecil (di bawah 100 byte saja).

FanPage Taste Of Knowledge

Popular Posts

My Twitter