Metrotvnews.com, Jakarta: Tahun ini ratusan juta orang di 132 negara, termasuk Swaziland dan Gibraltar, ikut berpartisipasi dalam kampanye Earth Hour. Hal itu dikemukakan penemu program Earth Hour Andy Ridley, Sabtu (26/3).
Aksi memadamkan lampu selama satu jam itu disambut antusias oleh warga dunia. Ini diyakini bisa mengurangi dampak pemanasan global.
Lampu-lampu di sejumlah gedung megah yang menjadi ikon di Australia, termasuk Sydney Harbour Bridge dan Opera House padam secara serempak pada pukul 20.30 waktu setempat.
Di Kanada, peringatan tersebut diikuti oleh 73 universitas dan 30 kawasan terkemuka, termasuk CN Tower, Niagara Falls, dan Lions Gate Bridge.
Ikon dunia lainnya yang berpartisipasi dalam kampanye itu di antaranya Menara Eiffel di Prancis, Empire State Building di New York, Istana Buckingham dan Big Ben di London.(MI/*)
Source : MetroTVNews
Let's Share Knowledge... Lebih Baik Hidup Dengan Banyak Warna, Dari Pada Hidup Dengan Satu Warna!!!
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
FanPage Taste Of Knowledge
Popular Posts
-
Begitu besar dampak Televisi dalam sebuah tayangan program-programnya, mampu membius penonton untuk duduk manis didepan tivinya. Acara aj...
-
di Update per-bulannya. Ini merupakan “Pertama Kali” atau Premier di Blogger dan merupakan pelopor dari yang lainnya yang membuat posting...
-
Postingan ini adalah List Chart untuk Acara Televisi Favorit yang banyak di tonton oleh masyarakat yang di Update per-bulannya. Ini merupaka...
-
Sambaran tidak dalam orde detik. Ternyata aku baru sadar bahwa ketika petir menyambar itu tidak dalam saat yang sama semuanya terkena. Bahk...
-
Alasan Kenapa Covid-19 Begitu Menular: Untuk menginfeksi, virus korona menggunakan lapisan protein berbentuk tanduk yang runcing ( spike ...
No comments:
Post a Comment