TEMPO.CO,
Makassar
- Sebanyak 600 orang narablog Nusantara berkumpul di Makassar dalam
acara Kopdar Blogger Nusantara 2012, Ahad, 11 November 2012. Mereka
mengikuti pelatihan dan
workshop blogging serta penulisan kreatif.
Acara ini juga dihadiri narablog pemula yang ingin serius menekuni
narablog sebagai profesi. Ketua panitia pelaksana yang juga Ketua
Komunitas Blogger Anging Mammiri, Syarifullah Daeng Gassing,
mengungkapkan, kegiatan ini merupakan ajang keakraban para penggiat
dunia maya. “Mereka bertemu langsung sebagai bukti nyata persahabatan,”
ujar Syariful.
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Kopdar
Blogger Nusantara 2011 yang diadakan di Sidoarjo tahun lalu. Peserta
berasal dari beberapa daerah di Nusantara. Meskipun ditujukan bagi para
narablog, acara ini juga terbuka untuk umum, terutama bagi mereka yang
tertarik dengan kegiatan
blogging dan gemar menggunakan Internet. Peserta dari kota-kota di luar Makassar, menurut Syarifullah, datang dengan biaya sendiri.
Pelatihan yang diberikan berlangsung selama tiga hari sejak 9-11 November. Hari pertama digunakan sebagai kegiatan
pre-event;
hari kedua penyambutan peserta dari luar Makassar; dan hari ketiga
digunakan untuk melakukan kegiatan jalan-jalan serta mengunjungi
beberapa lokasi wisata di Makassar.
Menurut Syariful, selain
menjalin keakraban, kegiatan Kopdar Blogger Nusantara ini juga bertujuan
memberikan keterampilan narablog bagi peserta. Baik yang masih pemula
maupun yang sudah profesional. Topik pembicaraan yang paling hangat
adalah Enterpreneur Blogging. Para narablog bisa belajar menghasilkan
uang dari kegiatan
blogging.
Seorang tokoh
blogger Makassar, Asri Tadda, menjelaskan, menjadi narablog pada dasarnya tidak sekadar untuk hobi. “Jika mau jadi
blogger
professional, bisa dijadikan profesi untuk meraup keuntungan,” ujarnya.
Bahkan, kata dia, seorang blogger professional, yang menjadi blogger
untuk tujuan bisnis, bisa meraup keuntungan puluhan juta hingga ratusan
juta dalam sebulan.
Asri yang saat ini mengelola ribuan blog pun mengatakan telah merasakan manfaat finansial dari kegiatan
blogging. “Untuk beberapa blog yang saya kelola, penghasilan sebulan yang saya dapatkan bisa mencapai ratusan juta,” katanya.
Blog miliknya, ia jelaskan, tidak dikelolanya sendiri. Ia merekrut karyawan yang mengelola blognya dan aktif melakukan
update di blog-blog tersebut.
Ada beberapa sumber yang bisa memberikan penghasilan dalam
blogging.
Namun yang paling besar, kata dia, adalah iklan. Hanya, iklan tidak
bisa datang serta-merta. Kuncinya, ia memberikan tip, seorang narablog
harus aktif menulis, dan menyajikan artikel-artikel yang paling banyak
dicari pengunjung Internet. “Dengan begitu, pengiklan akan datang
sendiri karena data kunjungan blog kita akan tercatat di mesin pencari,”
ujarnya.
Source :
Tempo.Com