Tuesday, January 22, 2019

Daftar Nominasi Oscar 2019, The Favourite Dan Roma Mendominasi

Hari ini, Selasa (22/1/2019) menjadi hari yang paling ditunggu-tunggu bagi insan perfilman di seluruh dunia. Pasalnya ajang penghargaan yang paling dinanti, Academy Awards 2019 baru saja mengumumkan daftar nominasinya.

Kali ini daftar lengkap para nominator diumumkan oleh Kumail Nanjiani dan Tracee Ellis Ross bertempat di The Academy's Samuel Goldwyn Theater, California, Amerika Serikat.

Dilansir dari The Hollywood Reporter, film The Favourite dan Roma memimpin dengan perolehan 10 nominasi. Sementara itu, A Star Is Born dan Vice menyusul dengan 8 nominasi. Disusul oleh film superhero besutan Marvel Studios, Black Panther, yang sukses memborong 7 nominasi.
Daftar nominasi Oscar 2019 selengkapnya bisa kamu simak di sini.

Best Picture:

Black Panther
BlacKkKlansman
Bohemian Rhapsody
The Favourite
Green Book
Roma
A Star is Born
Vice

Best Director:

Spike Lee (BlacKkKlansman)
Pawel Pawlikowski (Cold War)
Yorgos Lanthimos (The Favourite)
Alfonso Cuarón (Roma)
Adam McKay (Vice)

Best Actor:

Christian Bale (Vice)
Bradley Cooper (A Star Is Born)
Willem Dafoe (At Eternity’s Gate)
Rami Malek (Bohemian Rhapsody)
Viggo Mortensen (Green Book)

Best Actress:

Yalitza Aparicio (Roma)
Glenn Close (The Wife)
Olivia Colman (The Favourite)
Lady Gaga (A Star Is Born)
Melissa McCarthy (Can You Ever Forgive Me?)

Best Supporting Actor:

Mahershala Ali (Green Book)
Adam Driver (BlacKkKlansman)
Sam Elliott (A Star Is Born)
Richard E. Grant (Can You Ever Forgive Me?)
Sam Rockwell (Vice)

Best Supporting Actress:

Amy Adams (Vice)
Marina de Tavira (Roma)
Regina King (If Beale Street Could Talk)
Emma Stone (The Favourite)
Rachel Weisz (The Favourite)

Best Animated Feature:

“Incredibles 2,” Brad Bird
“Isle of Dogs,” Wes Anderson
“Mirai,” Mamoru Hosoda
“Ralph Breaks the Internet,” Rich Moore, Phil Johnston
“Spider-Man: Into the Spider-Verse,” Bob Persichetti, Peter Ramsey, Rodney Rothman

Best Animated Short:

“Animal Behaviour,” Alison Snowden, David Fine
“Bao,” Domee Shi
“Late Afternoon,” Louise Bagnall
“One Small Step,” Andrew Chesworth, Bobby Pontillas
“Weekends,” Trevor Jimenez

Best Adapted Screenplay:

“The Ballad of Buster Scruggs,” Joel Coen , Ethan Coen
“BlacKkKlansman,” Charlie Wachtel, David Rabinowitz, Kevin Willmott, Spike Lee
“Can You Ever Forgive Me?,” Nicole Holofcener and Jeff Whitty
“If Beale Street Could Talk,” Barry Jenkins
“A Star Is Born,” Eric Roth, Bradley Cooper, Will Fetters

Best Original Screenplay:

“The Favourite,” Deborah Davis, Tony McNamara
“First Reformed,” Paul Schrader
“Green Book,” Nick Vallelonga, Brian Currie, Peter Farrelly
“Roma,” Alfonso Cuarón
“Vice,” Adam McKay

Best Cinematography:

Cold War
The Favourite
Never Look Away
Roma
A Star Is Born

Best Documentary Feature:

“Free Solo,” Jimmy Chin, Elizabeth Chai Vasarhelyi
“Hale County This Morning, This Evening,” RaMell Ross
“Minding the Gap,” Bing Liu
“Of Fathers and Sons,” Talal Derki
“RBG,” Betsy West, Julie Cohen

Best Documentary Short Subject:

“Black Sheep,” Ed Perkins
“End Game,” Rob Epstein, Jeffrey Friedman
“Lifeboat,” Skye Fitzgerald
“A Night at the Garden,” Marshall Curry
“Period. End of Sentence.,” Rayka Zehtabchi

Best Live Action Short Film:

“Detainment,” Vincent Lambe
“Fauve,” Jeremy Comte
“Marguerite,” Marianne Farley
“Mother,” Rodrigo Sorogoyen
“Skin,” Guy Nattiv

Best Foreign Language Film:

“Capernaum” (Lebanon)
“Cold War” (Poland)
“Never Look Away” (Germany)
“Roma” (Mexico)
“Shoplifters” (Japan)

Best Film Editing:

“BlacKkKlansman,” Barry Alexander Brown
“Bohemian Rhapsody,” John Ottman
“Green Book,” Patrick J. Don Vito
“The Favourite,” Yorgos Mavropsaridis
“Vice,” Hank Corwin

Best Sound Editing:

“Black Panther,” Benjamin A. Burtt, Steve Boeddeker
“Bohemian Rhapsody,” John Warhurst
“First Man,” Ai-Ling Lee, Mildred Iatrou Morgan
“A Quiet Place,” Ethan Van der Ryn, Erik Aadahl
“Roma,” Sergio Diaz, Skip Lievsay

Best Sound Mixing:

“Black Panther”
“Bohemian Rhapsody”
“First Man”
“Roma”
“A Star Is Born”

Best Production Design:

“Black Panther,” Hannah Beachler
“First Man,” Nathan Crowley, Kathy Lucas
“The Favourite,” Fiona Crombie, Alice Felton
“Mary Poppins Returns,” John Myhre, Gordon Sim
“Roma,” Eugenio Caballero, Bárbara Enrı́quez

Best Original Score:

“BlacKkKlansman,” Terence Blanchard
“Black Panther,” Ludwig Goransson
“If Beale Street Could Talk,” Nicholas Britell
“Isle of Dogs,” Alexandre Desplat
“Mary Poppins Returns,” Marc Shaiman, Scott Wittman

Best Original Song:

“All The Stars” from “Black Panther” by Kendrick Lamar, SZA
“I’ll Fight” from “RBG” by Diane Warren, Jennifer Hudson
“The Place Where Lost Things Go” from “Mary Poppins Returns” by Marc Shaiman, Scott Wittman
“Shallow” from “A Star Is Born” by Lady Gaga, Mark Ronson, Anthony Rossomando, Andrew Wyatt and Benjamin Rice
“When A Cowboy Trades His Spurs For Wings” from “The Ballad of Buster Scruggs” by Willie Watson, Tim Blake Nelson

Best Makeup & Hairstyling:

Border
Mary Queen of Scots
Vice

Best Costume Design:

“Ballad of Buster Scruggs”
“Black Panther,” Ruth E. Carter
“The Favourite,” Sandy Powell
“Mary Poppins Returns,” Sandy Powell
“Mary Queen of Scots,” Alexandra Byrne

Best Visual Effects:

Avengers: Infinity War
Christopher Robin
First Man
Ready Player One
Solo: A Star Wars Story



Penasaran siapa saja yang akan membawa pulang piala Oscar tahun ini? Academy Awards 2019 akan dihelat di Dolby Theatre, Los Angeles, California, Amerika Serikat pada 24 Februari 2019.
Ajang penghargaan film yang telah memasuki tahun ke-91 penyelenggaraannya itu akan disiarkan secara live melalui channel ABC.
KOMPAS.com - Pada Minggu (4/3/2018) malam waktu California atau Senin (5/3/2018) waktu Indonesia, Academy Awards ke-90 digelar di Dolby Theatre, Los Angeles, California. Seperti tahun lalu, malam penghargaan bagi insan film itu akan dipandu oleh pembawa acara Jimmy Kimmel. Berikut ini beberapa catatan menarik penyelenggaraan Oscar yang telah berlangsung selama 89 kali, sejak 1929. 1. Aktris Meryl Steep masuk nominasi Oscar 21 kali Dari panggung teater, Meryl Streep merambah layar lebar dengan film Julia pada 1997. Sepanjang kariernya, ia sudah membintangi 50 film. Ia sudah masuk nominasi Oscar sebanyak 21 kali dan tiga kali membawa pulang piala bergengsi itu. 2. Rekor Octavia Spencer Octavia Spencer merupakan aktris berkulit hitam pertama yang masuk nominasi Oscar setelah memenanginya. Spencer meraih Oscar sebagai aktris pemeran pembantu pada 2013. Tahun ini Spencer masuk nominasi untuk kategori sama dengan film Shape of Water. 3. Film fiksi ilmiah belum pernah jadi film terbaik Beberapa film bergenre fiksi ilmiah masuk nominasi Film Terbaik. Contohnya Star Wars (1977), ET. The Extra-Terrestrial (1982), Avatar (2009), Inception (2010), dan Gravity (2013). Namun tidak satu pun dari film-film itu meraih gelar Film Terbaik. 4. Satu Oscar dengan satu nominasi. Film Grand Hotel (1932) menjadi satu-satunya film yang mendapat satu nominasi, yakni Film Terbaik, yang berhasil membawa pulang Piala Oscar. 5. Peraih Oscar termuda berusia 10 tahun Tatum O'Neal adalah aktris termuda yang meraih Piala Oscar. Ia menyabet gelar aktris pemeran pembantu berkat aktingnya dalam film Paper Moon. Sebelumnya ada aktris cilik Shirley Temple yang mendapat Piala Oscar kehormatan pada usia lima tahun. 6. Mendapat Piala Oscar setelah meninggal Peter Finch dan Heath Ledger meraih Piala Oscar setelah mereka tiada. Akting Finch dalam film Network (1976) dan Ledger dalam The Dark Knight (2008) diganjar Piala Oscar. 7. Alfred Hitchcock tak pernah menang Oscar Lima kali dinominasikan sebagai sutradara terbaik di Academy Awards, Alfred Hitchcock sama sekali tidak pernah membawa pulang Piala Oscar hingga ia tutup usia pada 1980. Meskipun demikian penyelenggara Oscar menganugerahkan Irving G. Thalberg Memorial Award pada 1968. 8. Piala Oscar pernah dicuri Pada tahun 2000, panitia Oscar pernah kecolongan. Sebanyak 55 piala Oscar yang masih tersegel dicuri. Lima puluh dua piala ditemukan di tempat sampah, sedangkan tiga lainnya raib. Tiga tahun kemudian, penyelidik FBI menemukan satu Oscar pada penyelidikan kasus narkoba. 9. Kathryn Bigelow Kathryn Bigelow adalah satu-satunya perempuan yang berhasil meraih Piala Oscar untuk Sutradara Terbaik. Ia meraihnya pada Academy Awards ke-82 pada tahun 2010 berkat film the Hurt Locker. Sejak itu tidak pernah ada lagi perempuan yang masuk nominasi sutradara terbaik. Baru pada 2018, sutradara Greta Gerwig dengan film Lady Bird masuk nominasi. 10. Harga Piala Oscar hanya 1 dollar AS Pemenang Oscar boleh menjual pialanya, tetapi kepada penyelenggara Academy Awards lebih dulu. Harganya pun ditentukan, yakni 1 dollar AS. 11. Dua aktor ini dapat piala Oscar karena memainkan peran yang sama Meski berbeda era, Marlon Brando dan Robert De Niro pernah memerankan tokoh Vito Corleone, Brando membintangi The Godfather (1972) sedangkan De Niro dalam The Godfather II (1974). Mereka sama-sama diganjar Piala Oscar. 12. Di mana Oscar-ku? Setidaknya 10 peraih Piala Oscar tidak bisa menemukan penghargaan berharga itu. Mereka lupa di mana menaruhnya. Beberapa nama di antaranya adalah Angelina Jolie, Jeff Bridges, dan Matt Damon. 13. Tiket Oscar Harga tiket Academy Awards ke-1 yang digelar pada 1929 hanya 5 dollar. Tahun ini tiket Academy Awards ke-90 dipatok harga 150 hingga 750 dollar AS. 14. Hanya satu Oscar dapat Piala Oscar Sepanjang sejarah perhelaan Academy Awards, hanya satu orang bernama Oscar yang pernah meraih Piala Oscar. Dialah Oscar Hammerstein II. Hammerstein bahkan mendapat dua kali Piala Oscar. Keduanya untuk lagu asli terbaik, masing-masing "The Last Time I Saw Paris" (1942) dan film Lady Be Good dan "It Might as Will Spring" (1946) dari film State Fair. 15. Honor pengisi bangku kosong Panitia Academy Awards menyewa sejumlah orang untuk mengisi bangku kosong karena ditinggalkan penghuninya. Honor pengisi bangku kosong itu 125 dollar AS atau sekitar Rp 1,7 juta per jam. 16. Kevin O'Connell Kevin O'Connell adalah langganan nominasi Academy Awards untuk penata suara. Ia menjadi nomine kategori itu sebanyak 18 kali. Baru pada 2017, ia membawa pulang Piala Oscar. 17. John C Reilly Sejarah mencatat hanya aktor John C Reilly yang membintangi tiga film yang masuk nominasi film terbaik Academy Awards pada 2002. Film-film adalah Chicago, The Hours, dan Gangs Of New York.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "17 Fakta Unik tentang Piala Oscar", https://entertainment.kompas.com/read/2018/03/05/050700010/17-fakta-unik-tentang-piala-oscar?page=all.
Penulis : Rizky Chandra Septania
Editor : Kistyarini
KOMPAS.com - Pada Minggu (4/3/2018) malam waktu California atau Senin (5/3/2018) waktu Indonesia, Academy Awards ke-90 digelar di Dolby Theatre, Los Angeles, California. Seperti tahun lalu, malam penghargaan bagi insan film itu akan dipandu oleh pembawa acara Jimmy Kimmel. Berikut ini beberapa catatan menarik penyelenggaraan Oscar yang telah berlangsung selama 89 kali, sejak 1929. 1. Aktris Meryl Steep masuk nominasi Oscar 21 kali Dari panggung teater, Meryl Streep merambah layar lebar dengan film Julia pada 1997. Sepanjang kariernya, ia sudah membintangi 50 film. Ia sudah masuk nominasi Oscar sebanyak 21 kali dan tiga kali membawa pulang piala bergengsi itu. 2. Rekor Octavia Spencer Octavia Spencer merupakan aktris berkulit hitam pertama yang masuk nominasi Oscar setelah memenanginya. Spencer meraih Oscar sebagai aktris pemeran pembantu pada 2013. Tahun ini Spencer masuk nominasi untuk kategori sama dengan film Shape of Water. 3. Film fiksi ilmiah belum pernah jadi film terbaik Beberapa film bergenre fiksi ilmiah masuk nominasi Film Terbaik. Contohnya Star Wars (1977), ET. The Extra-Terrestrial (1982), Avatar (2009), Inception (2010), dan Gravity (2013). Namun tidak satu pun dari film-film itu meraih gelar Film Terbaik. 4. Satu Oscar dengan satu nominasi. Film Grand Hotel (1932) menjadi satu-satunya film yang mendapat satu nominasi, yakni Film Terbaik, yang berhasil membawa pulang Piala Oscar. 5. Peraih Oscar termuda berusia 10 tahun Tatum O'Neal adalah aktris termuda yang meraih Piala Oscar. Ia menyabet gelar aktris pemeran pembantu berkat aktingnya dalam film Paper Moon. Sebelumnya ada aktris cilik Shirley Temple yang mendapat Piala Oscar kehormatan pada usia lima tahun. 6. Mendapat Piala Oscar setelah meninggal Peter Finch dan Heath Ledger meraih Piala Oscar setelah mereka tiada. Akting Finch dalam film Network (1976) dan Ledger dalam The Dark Knight (2008) diganjar Piala Oscar. 7. Alfred Hitchcock tak pernah menang Oscar Lima kali dinominasikan sebagai sutradara terbaik di Academy Awards, Alfred Hitchcock sama sekali tidak pernah membawa pulang Piala Oscar hingga ia tutup usia pada 1980. Meskipun demikian penyelenggara Oscar menganugerahkan Irving G. Thalberg Memorial Award pada 1968. 8. Piala Oscar pernah dicuri Pada tahun 2000, panitia Oscar pernah kecolongan. Sebanyak 55 piala Oscar yang masih tersegel dicuri. Lima puluh dua piala ditemukan di tempat sampah, sedangkan tiga lainnya raib. Tiga tahun kemudian, penyelidik FBI menemukan satu Oscar pada penyelidikan kasus narkoba. 9. Kathryn Bigelow Kathryn Bigelow adalah satu-satunya perempuan yang berhasil meraih Piala Oscar untuk Sutradara Terbaik. Ia meraihnya pada Academy Awards ke-82 pada tahun 2010 berkat film the Hurt Locker. Sejak itu tidak pernah ada lagi perempuan yang masuk nominasi sutradara terbaik. Baru pada 2018, sutradara Greta Gerwig dengan film Lady Bird masuk nominasi. 10. Harga Piala Oscar hanya 1 dollar AS Pemenang Oscar boleh menjual pialanya, tetapi kepada penyelenggara Academy Awards lebih dulu. Harganya pun ditentukan, yakni 1 dollar AS. 11. Dua aktor ini dapat piala Oscar karena memainkan peran yang sama Meski berbeda era, Marlon Brando dan Robert De Niro pernah memerankan tokoh Vito Corleone, Brando membintangi The Godfather (1972) sedangkan De Niro dalam The Godfather II (1974). Mereka sama-sama diganjar Piala Oscar. 12. Di mana Oscar-ku? Setidaknya 10 peraih Piala Oscar tidak bisa menemukan penghargaan berharga itu. Mereka lupa di mana menaruhnya. Beberapa nama di antaranya adalah Angelina Jolie, Jeff Bridges, dan Matt Damon. 13. Tiket Oscar Harga tiket Academy Awards ke-1 yang digelar pada 1929 hanya 5 dollar. Tahun ini tiket Academy Awards ke-90 dipatok harga 150 hingga 750 dollar AS. 14. Hanya satu Oscar dapat Piala Oscar Sepanjang sejarah perhelaan Academy Awards, hanya satu orang bernama Oscar yang pernah meraih Piala Oscar. Dialah Oscar Hammerstein II. Hammerstein bahkan mendapat dua kali Piala Oscar. Keduanya untuk lagu asli terbaik, masing-masing "The Last Time I Saw Paris" (1942) dan film Lady Be Good dan "It Might as Will Spring" (1946) dari film State Fair. 15. Honor pengisi bangku kosong Panitia Academy Awards menyewa sejumlah orang untuk mengisi bangku kosong karena ditinggalkan penghuninya. Honor pengisi bangku kosong itu 125 dollar AS atau sekitar Rp 1,7 juta per jam. 16. Kevin O'Connell Kevin O'Connell adalah langganan nominasi Academy Awards untuk penata suara. Ia menjadi nomine kategori itu sebanyak 18 kali. Baru pada 2017, ia membawa pulang Piala Oscar. 17. John C Reilly Sejarah mencatat hanya aktor John C Reilly yang membintangi tiga film yang masuk nominasi film terbaik Academy Awards pada 2002. Film-film adalah Chicago, The Hours, dan Gangs Of New York.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "17 Fakta Unik tentang Piala Oscar", https://entertainment.kompas.com/read/2018/03/05/050700010/17-fakta-unik-tentang-piala-oscar?page=all.
Penulis : Rizky Chandra Septania
Editor : Kistyarini
KOMPAS.com - Pada Minggu (4/3/2018) malam waktu California atau Senin (5/3/2018) waktu Indonesia, Academy Awards ke-90 digelar di Dolby Theatre, Los Angeles, California. Seperti tahun lalu, malam penghargaan bagi insan film itu akan dipandu oleh pembawa acara Jimmy Kimmel. Berikut ini beberapa catatan menarik penyelenggaraan Oscar yang telah berlangsung selama 89 kali, sejak 1929. 1. Aktris Meryl Steep masuk nominasi Oscar 21 kali Dari panggung teater, Meryl Streep merambah layar lebar dengan film Julia pada 1997. Sepanjang kariernya, ia sudah membintangi 50 film. Ia sudah masuk nominasi Oscar sebanyak 21 kali dan tiga kali membawa pulang piala bergengsi itu. 2. Rekor Octavia Spencer Octavia Spencer merupakan aktris berkulit hitam pertama yang masuk nominasi Oscar setelah memenanginya. Spencer meraih Oscar sebagai aktris pemeran pembantu pada 2013. Tahun ini Spencer masuk nominasi untuk kategori sama dengan film Shape of Water. 3. Film fiksi ilmiah belum pernah jadi film terbaik Beberapa film bergenre fiksi ilmiah masuk nominasi Film Terbaik. Contohnya Star Wars (1977), ET. The Extra-Terrestrial (1982), Avatar (2009), Inception (2010), dan Gravity (2013). Namun tidak satu pun dari film-film itu meraih gelar Film Terbaik. 4. Satu Oscar dengan satu nominasi. Film Grand Hotel (1932) menjadi satu-satunya film yang mendapat satu nominasi, yakni Film Terbaik, yang berhasil membawa pulang Piala Oscar. 5. Peraih Oscar termuda berusia 10 tahun Tatum O'Neal adalah aktris termuda yang meraih Piala Oscar. Ia menyabet gelar aktris pemeran pembantu berkat aktingnya dalam film Paper Moon. Sebelumnya ada aktris cilik Shirley Temple yang mendapat Piala Oscar kehormatan pada usia lima tahun. 6. Mendapat Piala Oscar setelah meninggal Peter Finch dan Heath Ledger meraih Piala Oscar setelah mereka tiada. Akting Finch dalam film Network (1976) dan Ledger dalam The Dark Knight (2008) diganjar Piala Oscar. 7. Alfred Hitchcock tak pernah menang Oscar Lima kali dinominasikan sebagai sutradara terbaik di Academy Awards, Alfred Hitchcock sama sekali tidak pernah membawa pulang Piala Oscar hingga ia tutup usia pada 1980. Meskipun demikian penyelenggara Oscar menganugerahkan Irving G. Thalberg Memorial Award pada 1968. 8. Piala Oscar pernah dicuri Pada tahun 2000, panitia Oscar pernah kecolongan. Sebanyak 55 piala Oscar yang masih tersegel dicuri. Lima puluh dua piala ditemukan di tempat sampah, sedangkan tiga lainnya raib. Tiga tahun kemudian, penyelidik FBI menemukan satu Oscar pada penyelidikan kasus narkoba. 9. Kathryn Bigelow Kathryn Bigelow adalah satu-satunya perempuan yang berhasil meraih Piala Oscar untuk Sutradara Terbaik. Ia meraihnya pada Academy Awards ke-82 pada tahun 2010 berkat film the Hurt Locker. Sejak itu tidak pernah ada lagi perempuan yang masuk nominasi sutradara terbaik. Baru pada 2018, sutradara Greta Gerwig dengan film Lady Bird masuk nominasi. 10. Harga Piala Oscar hanya 1 dollar AS Pemenang Oscar boleh menjual pialanya, tetapi kepada penyelenggara Academy Awards lebih dulu. Harganya pun ditentukan, yakni 1 dollar AS. 11. Dua aktor ini dapat piala Oscar karena memainkan peran yang sama Meski berbeda era, Marlon Brando dan Robert De Niro pernah memerankan tokoh Vito Corleone, Brando membintangi The Godfather (1972) sedangkan De Niro dalam The Godfather II (1974). Mereka sama-sama diganjar Piala Oscar. 12. Di mana Oscar-ku? Setidaknya 10 peraih Piala Oscar tidak bisa menemukan penghargaan berharga itu. Mereka lupa di mana menaruhnya. Beberapa nama di antaranya adalah Angelina Jolie, Jeff Bridges, dan Matt Damon. 13. Tiket Oscar Harga tiket Academy Awards ke-1 yang digelar pada 1929 hanya 5 dollar. Tahun ini tiket Academy Awards ke-90 dipatok harga 150 hingga 750 dollar AS. 14. Hanya satu Oscar dapat Piala Oscar Sepanjang sejarah perhelaan Academy Awards, hanya satu orang bernama Oscar yang pernah meraih Piala Oscar. Dialah Oscar Hammerstein II. Hammerstein bahkan mendapat dua kali Piala Oscar. Keduanya untuk lagu asli terbaik, masing-masing "The Last Time I Saw Paris" (1942) dan film Lady Be Good dan "It Might as Will Spring" (1946) dari film State Fair. 15. Honor pengisi bangku kosong Panitia Academy Awards menyewa sejumlah orang untuk mengisi bangku kosong karena ditinggalkan penghuninya. Honor pengisi bangku kosong itu 125 dollar AS atau sekitar Rp 1,7 juta per jam. 16. Kevin O'Connell Kevin O'Connell adalah langganan nominasi Academy Awards untuk penata suara. Ia menjadi nomine kategori itu sebanyak 18 kali. Baru pada 2017, ia membawa pulang Piala Oscar. 17. John C Reilly Sejarah mencatat hanya aktor John C Reilly yang membintangi tiga film yang masuk nominasi film terbaik Academy Awards pada 2002. Film-film adalah Chicago, The Hours, dan Gangs Of New York.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "17 Fakta Unik tentang Piala Oscar", https://entertainment.kompas.com/read/2018/03/05/050700010/17-fakta-unik-tentang-piala-oscar?page=all.
Penulis : Rizky Chandra Septania
Editor : Kistyarini

Friday, January 11, 2019

Agnez Mo Temui Jokowi, Pakai Kaus Dan Lewat Pintu Menteri

Penyanyi Agnes Monica atau Agnez Mo menyambangi Istana Kepresidenan pada Jumat siang, 11 Januari 2019. Pelantun Coke Bottle ini secara khusus bertemu dengan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.


Ada sejumlah hal menarik dari kedatangan Agnez Mo. Saat keluar dari Istana, ia melalui pintu gerbang yang terletak di Jalan Veteran III. Umumnya pintu ini biasa digunakan para menteri-menteri Kabinet Kerja saat datang dan pergi dari Istana usai menemui Jokowi. Adapun tamu lain masuk melalui Kementerian Sekretariat negara.

–– ADVERTISEMENT ––
Selain itu, dari sisi tampilan, Agnes juga berbeda dibanding tamu lain yang datang ke Istana. Biasanya tamu menggunakan batik, jas, seragam organisasi, atau pakaian formal lainnya. Tapi mantan penyanyi cilik ini memilih mengenakan t-shirt putih yang dipadukan draped skirt hitam. Kalung emas bertuliskan Versace tampak mencolok di lehernya.


Dalam pertemuan dengan Jokowi, Agnes bertukar pikiran tentang mimpi anak muda Indonesia. "Dari dulu memang sudah ingin ngobrol sama bapak presiden, pengen tahu menurut bapak menyuarakan mimpi itu buat anak-anak muda boleh gak? Apakah itu sebuah arogansi atau justru diperlukan? Dan tadi (obrolan) lancar, santai, dan seru," katanya usai pertemuan.

Dalam kesempatan itu, pelantun Matahariku ini mengaku sempat kaget saat Jokowi bertanya apa yang mendorongnya hingga ingin berkiprah di dunia internasional. "Saya cerita saya percaya bangsa yang besar itu bangsa yang belajar, jadi kalau saya ingin jadi orang yang besar saya harus mau belajar," tuturnya.

Kepada Jokowi, Agnes menjelaskan di dunia hiburan, terutama di Amerika, banyak talenta yang jauh lebih baik darinya. Itu sebabnya ia memutuskan belajar dari mereka.

Selain itu, ia meminta dukungan dan doa dari Jokowi lantaran masuk nominasi di salah satu ajang penghargaan musik di Amerika, iHeartRadio Music Awards. "Tadi saya juga minta support dari bapak juga karena biar gimana saya, kan, di sana jadi duta bangsa," kata dia.

Source : Tempo

Thursday, January 03, 2019

4 Bahasa Pemrograman Terbaik Untuk Pengembangan Web Back-End

 Ada begitu banyak hype tentang teknologi front-end seperti Vue.js, AngularJS, ReactJS dalam pengembangan web, sehingga back-end seringkali diabaikan. Biasanya, pengguna lebih cenderung memperhatikan apa yang disajikan di depan mata mereka dan tidak memperhatikan apa yang ada di balik layar. Pengembangan web back-end sendiri melibatkan bagian dari pengkodean yang tidak terlihat oleh pengguna.

Tak perlu dikatakan, pengembangan web back-end memang pantas mendapatkan banyak perhatian. Lantas bahasa pemrograman apa yang tepat dan harus dipilih untuk pengembangan back-end? Berikut ini 4 bahasa pemrograman terbaik untuk pengembangan web back-end yang patut dipertimbangkan.

1. PHP

PHP berada di posisi teratas karena popularitas dan penggunaannya yang luas. Tidak banyak programmer yang menyukai PHP, tetapi kamu mungkin harus berusaha menyukainya suatu hari nanti. Hampir semua pengguna web aktif telah menemukan semacam implementasi kode PHP, mengingat sekitar 75% situs web menggunakannya.

PHP telah jauh berkembang sejak pembuatannya pada tahun 1994. PHP sekarang digunakan pada banyak server dan dapat diintegrasikan dengan sejumlah besar framework dan template.

Bahasa ini juga kompatibel dengan framework populer termasuk Laravel , Symphony, dan CakePHP. Dengan asumsi pengetahuan sebelumnya dengan bahasa scripting, seorang pemula akan merasa sangat mudah untuk belajar PHP. Dengan komunitas developer yang besar, pemula memiliki banyak sumber daya untuk dipilih.

2. Python

Di bidang pengembangan web back-end, Python menjadi salah satu bahasa pemrograman yang diandalkan. Sebagian besar programmer back-end saat ini telah mengadopsi Python sebagai pengganti PHP. Mungkin fenomena ini sudah terjadi selama beberapa dekade, tetapi terus mendominasi dan lebih baik dari waktu ke waktu.

Python fleksibel dan dianggap sebagai gerbang untuk mempelajari bahasa pemrograman lain. Selain itu terdapat pula framework python yang benar-benar berguna untuk pengembangan back-end, yaitu Django. Framework ini kuat dan mampu melayani semua kebutuhan back-end.

3. Java

Sama seperti Python, Java telah berkembang pesat menjadi bahasa yang multifungsi. Java digunakan untuk pengembangan perangkat lunak, pengembangan android, dan tentunya pengembangan web. Banyak orang mungkin menyukai teknologi yang lebih baru seperti Node.js, namun kehadiran Java yang telah ada sejak lama membuatnya stabil dan lebih aman. Jika kamu ingin terjun ke pengembangan back-end dengan Java, framework Spring akan sangat membantumu.

4. Ruby

Ruby memiliki komunitas aktif dengan dokumentasi yang mengagumkan dan dependensi open-source yang mengesankan. Selain itu, kode Ruby ​​sederhana dan juga luas. Dengan memakai framework Ruby on Railsdeveloper dapat mengaktifkan dan menjalankan API RESTful dan melayani sumber daya CRUD dalam hitungan jam. Bukan hanya prototipenya saja, tetapi API juga berfungsi sebagai keamanan, tes unit, tes fungsional, dan basis data.

Nah, itulah 4 bahasa pemrograman terbaik untuk pengembangan web back-end. Selamat mencoba!


FanPage Taste Of Knowledge

Popular Posts

My Twitter