Thursday, August 22, 2019

”Sneakers”, Investasi Kekinian Generasi Milenial

 

Sepatu berdesain unik, dan model terbatas, tak hanya menjadi alat untuk membentuk identitas diri. Bagi para pecintanya, sepatu tersebut juga menjadi barang investasi yang menjanjikan keuntungan yang lumayan.

Harga jutaan rupiah dinilai sebanding dengan kecintaan mereka pada sepatu. Kantong belanjaan jadi hasil “perburuan” sepatu hari ini.

 Sepatu itu masih tersimpan rapi di dalam kardus yang ia tenteng.

kemudian menjelaskan pentingnya menyimpan kardus sepatu ori (asli) setelah berbelanja. Kardus akan jadi bukti pendukung orisinalitas sepatu saat dijual kembali di masa depan. Bisa dibilang, ini prinsip dasar bisnis jual-beli sneakers “kelas berat”.

Sneakers ini investasi yang menjanjikan dan nggak akan pernah mati. Keuntungan bulanan juga tergantung sepatu yang dijual. 

Alasannya satu, people are falling head over heels for sneakers. Kira-kira jika diartikan, ada orang yang rela mati-matian untuk sneakers yang disukai.

Investasi kreatif

Kecintaan milenial pada sneakers bisa dibilang bukan sekadar pemborosan. Ada peluang investasi yang bisa dimanfaatkan bagi mereka yang jeli

“Uangnya jadi modal beli sepatu buat dijual di ol shop (online shop atau toko daring). Olshop jadi cara saya untuk mandiri dan berinvestasi. Selain itu, olshop bikin kita jadi kreatif. Dunia kerja nanti kan juga butuh kreativitas,”

Harga diri

Walaupun harga sneakers “kelas berat” relatif mahal, tidak sedikit orang yang rela merogoh kocek dalam-dalam demi sepatu idaman. Semuanya dilakukan demi cinta, hobi, dan rasa bangga.

Ia mengatakan, sepatu-sepatu incarannya cukup sulit didapat di pasar. Biasanya, sepatu itu ia beli secara daring. Namun, ia lebih suka membeli sepatu secara langsung agar bisa memastikan keasliannya. Jadi, ia harus menunggu perhelatan festival sepatu untuk memperoleh sepatu idaman.

“Sepatu ini memang mahal, tapi nyaman dipakai. Ada perasaan bangga juga dengan memakai sneakers seperti ini. Rasanya orang-orang memerhatikan sepatu kita. Ada pride-nya,” 

Selain sebagai media aktualisasi diri, sneakers menyimpan makna sebagai aset investasi. Harga jutaan rupiah bukan masalah bagi milenial yang hobi nyepatu. Jika hobi sejalan dengan peluang investasi, mengapa tidak dilakoni?

 

Tuesday, August 13, 2019

Viral! Filter Snapchat Ubah Foto Cowok Jadi Cewek, Begini Cara Bikinnya


Media sosial belakangan ini ramai oleh netizen yang memposting foto atau video muka cowok menjadi cewek dan sebaliknya.

Foto dan video tersebut merupakan hasil dari penerapan filter di Snapchat. Snapchat baru saja merilis filter baru bernama Gender Swap. Filter ini bekerja berdasarkan teknologi kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI).

Filter ini akan membuat pengguna bisa mengubah tampilan wajah pria menjadi wanita berparas cantik. Begitupun sebaliknya, tampilan wajah wanita bisa menjadi pria ganteng.

Cara menggunakan filter ini ternyata sangat mudah. Namun, kamu harus memiliki aplikasi Snapchat terlebih dahulu di ponsel kamu. 

Berikut langkah selengkapnya:

  • Buka aplikasi Snapchat
  • Pilih ikon filter tepat di samping kanan tombol shutter,
  • Pilih ikon wajah wanita bila ingin mengubah tampilan jadi wanita,
  • Pilih ikon wajah pria berjambang bila ingin mengubah tampilan jadi pria,
  • Selanjutnya arahkan wajah pada pola yang tampil pada layar,
  • Tekan tombol shutter untuk mengambil foto atau video,
  • Tunggu beberapa detik, dan hasilnya akan tampil,
  • Tekan Story untuk mengupload nya ke Snapchat. Atau tekan Save untuk menyimpan ke arsip untuk kemudian diupload ke media sosial lain seperti Instagram, Twitter dan Facebook.

Jika ingin mengupload ke media sosial lain, kamu harus mengakses arsip terlebih dulu. Caranya sebagai berikut:

  • Pada halaman utama tekan ikon di bawah tombol shutter,
  • Ketika masuk dalam arsip, tekan sedikit lama pada foto yang mau digunakan,
  • Ketika muncul sejumlah opsi, tekan Export Snap diikuti Camera Roll.

Setelah itu, foto atau video akan tersimpan di galeri foto ponsel kamu. Selanjutnya kamu tinggal menguploadnya di akun media sosial kamu lainnya.

Gimana? sangat mudah kan? apakah kamu ingin coba buat juga? Kalau begitu selamat mencoba!

Saturday, July 13, 2019

Kehidupan Ini Seperti Sebuah Film

Hidup memang seperti sebuah alur cerita dalam film. Kita, manusia adalah para pemerannya. Allah adalah Sang Sutradara yang mengatur jalannya cerita. Skenarionya adalah kitab Allah (Lauh Mahfuz). Bedanya: skenario Allah belum diketahui oleh para pemerannya, sementara skenario dalam film sudah diketahui oleh para pemerannya. Bahkan sudah bisa tertebak apakah berakhir dengan happy ending atau sad ending. Konflik cerita adalah ujian dan masalah kehidupan. Masalah-masalah atau ujian-ujian yang kita alami.

Karena kita tidak pernah tahu kali ini kita mendapatkan peran apa. Suatu cerita mungkin telah berakhir. Tapi cerita lain menyusul dan peran yang akan kita lakoni selalu tak terduga. Maka, bersiap saja kalau Allah akan memposisikan kita pada peran tertentu. Semua masih rahasia. Kadang kita mendapatkan peran wajar. Biasa-biasa saja. Figuran. Kadang kita yang justru berkonflik. Kadang kita jadi penengah.

Setiap orang punya ceritanya masing-masing. Punya film kehidupan masing-masing. Dan tidak akan pernah berhenti sampai dunia benar kiamat. Kita tidak pernah tahu siapa yang akan berakhir dengan happy ending. Kita tidak pernah tahu film akan berakhir seperti apa. Happy ending kah atau sebaliknya. Yang mungkin bisa kita lakukan adalah menjalani peran apa adanya. Natural. Menyerahkan semuanya pada Sang Sutradara. Kita hanya butuh dibimbing dan diarahkan oleh Sang Sutradara. Mengikuti skenario Sang Sutradara.

Berbahagialah jika kita diberi peran penting. Entah itu menyulitkan ataupun memudahkan. Itu berarti Sang Sutradara memercayakannya kepada kita. Sang Sutradara menyukai kita. Sang Sutradara ingin melihat kita setingkat lebih maju dibanding pemeran lain. Sang Sutradara ingin mengetahui kualitas kita. Sang Sutradara ingin mengetahui keprofesionalan kita. Sang Sutradara ingin mengetahui kapasitas kita. Dan kepatuhan kita dalam mengikuti instruksinya. Berbahagialah.. jangan menyalahkan peran kehidupan yang kau dapatkan. Karena di luar sana banyak orang yang mendapatkan peran yang jauh lebih sulit dibanding apa yang kita rasakan. Berbahagialah… Allah menyayangi kita....

Tuesday, July 02, 2019

‘Perjuangan!’: Sebuah Wawancara dengan Karl Marx Pada 1880

 Pada Agustus 1880, John Swinton, seorang jurnalis Amerika yang berpengaruh dengan pandangan progresifnya, sedang dalam perjalanan ke Eropa. Ketika berada di sana, ia mengunjungi Ramsgate, sebuah kota kecil di pesisir Kent, yang terletak beberapa kilometer dari ujung tenggara Inggris. Perjalanan ini dibuat dengan tujuan melakukan sebuah wawancara untuk The Sun – surat kabar yang dia edit, yang pada saat itu adalah salah satu yang paling luas dibaca di Amerika Serikat. Pria yang akan diwawancara Swinton adalah figur yang telah menjadi salah satu perwakilan utama gerakan buruh internasional: Karl Marx.

Meskipun lahir di Jerman, Marx hidup tanpa kewarganegaraan (stateless), setelah diusir oleh pemerintah Prancis, Belgia dan Prusia ketika mereka meringkus gerakan-gerakan revolusioner yang muncul di negara mereka antara tahun 1848 dan 1849. Ketika Marx mengajukan permohonan naturalisasi di Inggris pada 1874, permintaannya ditolak karena laporan Scotland Yard (polisi Inggris) yang menyebutkan bahwa ia adalah ‘agitator Jerman yang terkenal dan pendukung prinsip-prinsip komunis’, yang ‘tidak loyal kepada Raja dan negaranya sendiri’.

Selama lebih dari satu dekade, Marx menjadi koresponden koran New York Tribune; pada tahun 1867 ia menerbitkan kritik besar terhadap corak produksi kapitalis yang berjudul Capital, dan selama delapan tahun, dimulai pada tahun 1864, ia menjadi tokoh panduan Asosiasi Pekerja Internasional. Pada tahun 1871, namanya ditampilkan di halaman-halaman surat kabar Eropa yang paling banyak dibaca, setelah membela Komune Paris dalam bukunya The Civil War in France. Pers reaksioner kemudian membaptisnya dengan julukan ‘red terror doctor’’.

Pada Musim Panas 1880, Marx berada di Ramsgate bersama keluarganya, di bawah perintah dokter untuk ‘menahan diri dari pekerjaan apa pun’ dan ‘untuk memulihkan sistem saraf(nya) dengan tidak melakukan aktivitas apapun’. Kesehatan istrinya lebih buruk lagi. Jenny von Westphalen menderita kanker dan kondisinya tiba-tiba memburuk hingga tingkat yang mengancam keselamatan jiwanya’. Inilah situasi di mana Swinton, yang telah menjadi pemimpin redaksi di New York Times sepanjang tahun 1860-an, mengenal Marx dan menulis gambaran yang simpatik, intens, dan akurat tentangnya.

Pada level personal, Swinton menggambarkan Marx sebagai ‘pria berkepala besar, murah hati, sopan, dan ramah di usia 60-an, dengan rambut lebat panjang keabu-abuan yang menyenangkan’, yang tahu ‘tidak kalah halus dari Victor Hugo (…) tentang seni menjadi seorang kakek’. Percakapannya, “sangat bebas, sangat luas, sangat kreatif, sangat tajam, sangat otentik”, mengingatkan Swinton pada Socrates “dengan sentuhan sinisnya, jejak-jejak humor, dan energi kegembiraan yang penuh antusiasme”. Dia juga mencatat ‘seorang pria yang tidak berhasrat untuk tampil atau tenar, tidak peduli dengan hiruk pikuk kehidupan atau klaim kekuasaan’.

Namun, ini bukan Marx yang akan digambarkan Swinton pada para pembacanya. Wawancara yang muncul di halaman depan The Sun, pada  6 September 1880, terutama menghadirkan wajah publik Marx: ‘salah satu pria paling hebat saat itu, yang telah memainkan bagian yang sukar dipahami tetapi sangat berpengaruh dalam politik revolusioner selama empat puluh tahun berselang’. Inilah kata Swinton tentang Marx:

[Dia] tanpa terburu-buru dan tanpa jeda, adalah seorang lelaki dengan pikiran yang kuat, luas, dan terangkat, penuh dengan proyek-proyek yang berjangkauan luas, metode-metode logis, dan tujuan-tujuan praktis, ia telah berdiri dan tetap berdiri dalam banyaknya gempa bumi politik yang telah mengguncang bangsa-bangsa dan menghancurkan takhta-takhta, dan kini tengah mengancam dan menakutkan para pimpinan kerajaan dan penipu-penipu mapan, dibandingkan dengan laki-laki mana pun di Eropa.

Diskusi dengan Marx meyakinkan jurnalis New York itu bahwa dia mendapati dirinya di hadapan seorang pria yang ‘terlibat sangat dalam di masanya’, yang tangannya menjulur ‘dari Neva ke Seine, dari Ural ke Pyrenees, sedang bekerja mempersiapkan jalan bagi […] munculnya ‘era baru’. Swinton sangat terkesan dengan Marx karena kemampuannya dalam “menganalisa dunia Eropa, negara demi negara, menunjukkan ciri-ciri dan perkembangannya serta tokoh-tokoh di permukaan dan di bawah permukaan.” Marx kemudian berbicara

tentang kekuatan-kekuatan politik dan gerakan rakyat dari berbagai negara di Eropa – luasnya arus semangat Rusia, pergerakan pemikiran Jerman, aksi Prancis, dan ketidakmampuan bergeraknya Inggris. Dia berbicara dengan penuh harap tentang Rusia, secara filosofis tentang Jerman, dengan keriangan tentang Prancis, dan dengan kesedihan tentang Inggris – merujuk dengan hina kepada ‘reformasi atomistik’ di mana kaum Liberal di  Parlemen Inggris menghabiskan waktu mereka.

Swinton juga terkejut dengan pengetahuan Marx tentang Amerika Serikat. Dia adalah seorang pengamat yang penuh perhatian dan “komentarnya tentang beberapa kekuatan formatif dan substantif tentang kehidupan Amerika penuh dengan ekspresi dan bernada saran”.

Hari itu berlalu dalam serangkaian diskusi yang hidup. Pada sore hari, Marx mengusulkan ‘jalan-jalan di sepanjang pantai’ untuk bertemu keluarganya, yang digambarkan Swinton sebagai ‘orang-orang yang menyenangkan – sekitar sepuluh orang’. Ketika malam tiba, menantu Marx, Charles Longuet (1839-1903) dan Paul Lafargue (1842-1911) terus menemani kedua pria itu; mereka berbicara ‘tentang dunia, tentang manusia, tentang waktu, dan tentang ide-ide, seiring dengan gelas-gelas kami yang bergemerincing di atas deru lautan.’ Pada satu dari momen-momen tersebut, pada sebuah momen yang hening, sang jurnalis Amerika, ‘atas renungan tentang perbincangan dan kerangka usia dan jaman’, larut dalam arus kedalaman ‘pembicaraan hari itu dan fragmen-fragmen sore saat itu’, mengajukan sebuah pertanyaan kritis kepada sang revolusioner dan filsuf yang ada di hadapannya tentang  ‘Apa sebetulnya hukum hidup itu?’

Swinton merasa bahwa pikiran Marx ‘terbalik ke dalam sesaat sembari memandangi laut yang menderu di depannya dan orang-orang yang hilir mudik tanpa jeda di pantai’. Akhirnya, Marx, dengan nada yang dalam dan khidmat, menjawab: ‘Perjuangan!’***

Saturday, February 16, 2019

7 Akun Twitter Terbaik Dan Paling Menghibur Yang Harus Kamu Follow!

Meski mengalami penurunan popularitas sejak tahun 2015, namun media sosial Twitter masih seru untuk dinikmati. Apalagi kalau kamu follow 7 akun Twitter terbaik dan menghibur berikut ini.

Seiring makin banyaknya media sosial yang bermunculan belakangan ini, pengguna aktif Twitter terus menurun. Sepanjang periode 2017, pengguna Twitter mandek di angka 328 juta. Hal ini turut memengaruhi harga saham Twitter yang mengalami penurunan lebih dari 12%.

Meski mulai banyak ditinggalkan penggunanya, media sosial yang didirikan oleh Jack Dorsey ini masih menyajikan hal-hal menarik, terutama bagi netizen Indonesia.

Twitter menjadi media sosial tercepat dalam mengabarkan berbagai kejadian menarik di jagat internet. Tak aneh berbagai hal yang viral di dunia maya berasa dari Twitter.

Nah bagi kamu yang ingin merasakan sensasi keseruan berselancar dan mencari gosip-gosip “undergorund” di Twitter, ada baiknya follow 7 akun Twitter terbaik dan paling menghibur berikut ini.

1. @hati2diInternet

Berangkat dari kegelisahan melihat orang-orang yang sembarangan menggunakan internet, akhirnya akun ini pun tercipta. Seperti namanya, akun ini seakan memberi peringatan untuk selalu berhati-hati ketika berselancar di dunia maya. Jika tidak, maka siap-siap akun @hati2diInternet akan menghukummu dengan cara yang cukup jenaka.

Tak cukup di Twitter, akun @hati2diInternet juga bisa kamu temui di YouTube. Di sana, kamu akan menemukan video kompilasi seputar berbagai kehidupan netizen di dunia maya.

Karena sering menyuguhkan kontan yang terlalu vulgar, akun yang berdiri sejak tahun 2013 ini juga sempat beberapa kali kena banned dari pihak Twitter. Beruntung, berkali-kali juga akun @hati2diInternet bangkit dan menjadi salah satu akun Twitter terbaik dan paling menghibur hingga saat ini.

2. @infotwitwor

Hati-hati juga kalau kamu ribut atau twitwar dengan seseorang di Twitter. Soalnya, bukan tak mungkin twit marah-marahmu akan di-capture oleh @infotwitwor dan dijadikan bahan tertawaan netizen lain.

Mengikuti jejak akun @hati2diInternet yang telah lebih dulu sukses, @infotwitwor menyajikan konten seputar drama dan debat kusir di Twitter. Mulai dari netizen biasa, selebtwit, sampai para politikus negara pun tak luput menjadi korban @infotwitwor.

Meski baru dibuat pada Mei 2017 lalu, namun akun ini telah memiliki 61 ribu lebih pengikut hingga saat ini.

3. @yeahmahasiswa

@yeahmahasiwa adalah akun Twitter terbaik yang harus kamu follow selanjutnya. Seperti namanya, akun ini memang mengkhususkan membuat konten-konten seputar kehidupan mahasiswa.
Didirkan sejak tahun 2011, akun yang konon dibuat oleh anak UI ini masih tetap eksis sampai sekarang dan menjadi akun favorit bagi para mahasiswa yang kesulitan dalam dunia perkuliahan.

4. @PEMBIMBINGUTAMA


Kalau tadi akun khusus mahasiswa, nah yang satu ini adalah akun yang mewakili curahan hati para dosen yang mengajar. Menyebut diri sebagai pembimbing utama atau juga dosen pembimbing, akun ini memiliki ciri khas sendiri, yakni setiap twit-nya selalu menggunakan huruf kapital seakan sedang marah-marah layaknya dosbing. Tapi tenang saja, konten yang disajikan malah sangat lucu.
Akun yang berdiri pada Februari 2017 ini sudah memiliki 44,9 ribu pengikut.

5. @MajelisLucu


Sering resah dengan tweet atau video yang mengatasnamakan komedi tapi tidak ada satupun unsur kelucuan di dalamnya? Tenang saja, sekarang sudah ada akun @MajelisLucu yang akan menilai semua joke di dunia maya.
Andai video itu lucu, maka label “LUCU” segera disematkan. Tapi jika joke tersebut jauh dari kata lucu, siap-siap saja para hakim komedi turun tangan dan menjejali video tersebut dengan berbagai sumpah serapah.

6. @CenayangFilm

 Kalau kamu ingin mencari informari seputar film tapi dikemas secara lucu dan menghibur, akun @CenayangFilm sangat tepat untuk kamu ikuti. Akun yang didirkian sejak tahun 2013 ini sering kali membuat becandaan seputar film-film yang akan dirilis.

7. @JurigLagu

 Nah kalau akun Twitter yang satu ini adalah tempatnya untuk mencari video atau konten shit post yang kemungkinan akan segera viral.

Jadi sekarang sudah tahu dong akun Twitter terbaik dan paling menghibur yang harus kamu follow. Nah yuk sekarang “Make Twitter Great Again”.

Friday, February 15, 2019

7 Fakta Sejarah Academy Awards Yang Tidak Kamu Tahu

Dalam industri film, Academy Awards menjadi ajang penghargaan tertua yang pertama kali diadakan pada tahun 1929 di Hotel Hollywood Roosevelt, Los Angeles, Amerika Serikat. Namun, ajang penghargaan film ini baru disiarkan secara langsung di televisi pada tahun 1953. 

Setiap pemenang penghargaan pada Academy Awards sendiri akan mendapatkan sebuah piala berlapis emas yang lebih dikenal dengan julukan piala Oscar.

Pada tahun 2019, Academy Awards telah memasuki tahun ke-91 pelenggaraannya yang akan dihelat di Dolby Theatre, Hollywood, Los Angeles, Amerika Serikat.

Dalam rangka menuju Academy Awards 2019 yang bakal diselenggarakan pada tanggal 24 Februari ini, Gramedia.com telah merangkum beberapa fakta menarik dalam sejarah berlangsungnya Academy Awards.

Melansir dari essentials.co.za, berikut adalah tujuh fakta menarik seputar Academy Awards yang wajib kamu ketahui.

1. Piala Dari Emas Asli

oscarworth
Sumber: ew.com

Tahukah kamu kalau dalam membuat satu piala Oscar itu membutuhkan biaya sekitar 696 USD? Itu berarti setara hampir Rp 10 juta.

Jelas saja pembuatan sebuah piala Oscar saja cukup memakan kocek yang bisa dibilang besar karena meski berbahan dasar dari campuran sejumlah logam, piala tersebut berlapis emas 24 karat.

Piala Oscar sendiri memiliki spesifikasi tinggi sepanjang 13,5 inci atau setara dengan 34,29 cm dan memiliki berat sebesar 4 kg.

2. Piala Oscar Terbuat Dari Plester

1940_view_specialaward-garland
Sumber: Oscars.org

Bukan piala Oscar saat ini yang terbuat dari plester, tetapi saat Academy Awards yang dilangsungkan pada masa Perang Dunia II (1939-1945).

Selama Perang Dunia II, terjadi kekurangan logam yang sejatinya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan piala Oscar. Makanya ketika itu, piala Oscar dibuat dari campuran semen, besi, dan kapur alias plester yang kemudian diwarnai.

Namun setelah perang berakhir, para pemenang penghargaan yang sempat memeroleh piala Oscar berbahan dasar plester itu pun menukarnya dengan piala yang dilapisi emas.

3. Mengapa Bernama Piala Oscar?

margaret-herrick
Sumber: Oscars.org

Sebenarnya, piala yang diberikan kepada para pemenang Academy Awards bernama resmi Academy Award of Merit. Namun, memang piala tersebut lebih terkenal dengan sebutan piala Oscar.

Menurut cerita yang banyak beredar, sebutan piala Oscar dicetuskan oleh Margaret Herrick yang merupakan seorang pustakawan Academy Awards.

Katanya, Margaret Herrick pernah menyebutkan bahwa rupa piala berlapis emas tersebut mirip dengan pamannya yang bernama ‘Oscar’. Sejak saat itulah, sebutan ‘Oscar’ pun melekat pada piala tersebut.

4. Hanya Berlangsung 15 Menit

oscars-1929
Sumber: Oscars.org

Academy Awards pertama kali diselenggarakan pada tanggal 16 Mei 1929. Pada perhelatan pertamanya itulah durasi acara hanya berlangsung selama 15 menit.

Oleh karena itu, Academy Awards 1929 memecahkan rekor sebagai seremoni penghargaan Oscar dengan durasi tercepat. Di sepanjang 15 menit itu pula, terdapat 12 kategori yang masuk nominasi.

5. Walt Disney Paling Banyak Menang

walt-disney-oscar-honorifico
Sumber: Libertaddigital.com

Dalam sejarah perhelatan Academy Awards dari tahun 1929 sampai 2018, Walt Disney menjadi pemenang penghargaan terbanyak dalam kelompok perseorangan.

Walt Disney tercatat mendapatkan kesempatan untuk masuk nominasi sebanyak 59 kali. Dari jumlah tersebut, Walt Disney berhasil menang 26 kali yang mana terdiri dari 22 piala Oscar dan empat penghargaan kehormatan (Academy Honorary Award).

6. Film Peraih Piala Oscar Terbanyak

the-lord-of-the-rings-the-return-of-the-king
Sumber: Vanityfair.com

Sudah banyak film-film besar yang memenangkan penghargaan Academy Awards. Tiga di antaranya ternyata menempati posisi seri yang berhasil membawa pulang 11 piala Oscar, yaitu Ben Hur (1959), Titanic (1997), dan The Lord of the Rings: The Return of the King (2003).

Khusus untuk The Lord of the Rings: The Return of the King, kesebelas piala Oscar diraih sekaligus dalam sekali perhelatan, yaitu pada Academy Awards yang ke-76.

7. Academy Awards Tanpa Pembawa Acara

oscars-91-academy-awards-2019
Sumber: Jateng.tribunnews.com

Dalam Academy Awards, pembawa acara memiliki tugas utama untuk menyampaikan monolog sebagai pembuka acara. Sebelumnya, Jimmy Kimmel dipercayai sebagai pembawa acara Academy Awards pada tahun 2017 dan 2018 lalu.

Namun, sebagaimana dikutip dari BBC, Academy Awards di tahun 2019 ini tidak menyertakan pembawa acara. Hal tersebut terjadi untuk pertama kalinya dalam 30 tahun terakhir.

Dikatakan oleh pemimpin ABC Entertainment yang mana nantinya akan menayangkan Academy Awards ke-91 bahwa acara tahun ini akan lebih menyoroti para selebriti yang mengumumkan para pemenang.



Sudah tidak sabar menunggu Academy Awards? Menurut kamu sendiri, siapa saja yang akan membawa piala Oscar di tahun 2019 ini?

Source - Gramedia.Com

Sunday, February 03, 2019

20+ Caption Bahasa Inggris Yang Keren Dan Bermakna


Hidup tidak selalu berisi langit cerah dan pelangi semata. Adakalanya, hari kita bak diliputi awan mendung seharian.

Pada kesempatan lain, bahkan hari-hari bak diterjang badai saking berantakannya.

Butuh penyemangat di saat hari terasa berat? 
Saat hari tertentu terasa jauh lebih berat dari yang lain, kita pun ikut terpuruk.
Pada hari seperti inilah motivasi dan penyemangat dibutuhkan, walau tak ada siapa-siapa di sisi kita.
Lantas, dari mana asal kata-kata yang mampu menyegarkan kalbu dan pikiran tersebut?

Baca saja di sini, dan tanamkan ke diri sendiri,“You can do this.”

Apa saja quote dan caption Bahasa Inggris yang bisa kamu gunakan sebagai penyemangat diri—sekaligus mempercantik feed Instagram?

Simak daftarnya berikut ini:

1. If you truly love someone, being faithful is easy.

2. Make peace with your broken pieces

3. Confidence is silence, insecurities are loud.

4. You are strong when you know your weakness, you are beautiful when you appreciate your flaws.

Foto: @amberibarreche 

5. Don’t get upset with people and situations, both are powerless without your reaction.

6. Don’t change to make someone love you, but be yourself and let the right one fall for you.

7. Keep moving forward.

8. People inspire you, or they drain you. Pick them wisely.

9. Trust the timing of your life.

10. Take your creativity seriously.

11. If you get tired, learn to rest. Not quit.

12. Never make someone your priority, when all you are to them is an option.

13. When you focus on the good, the good gets better.

14. Find your fire.

15. If you want to find happiness, find gratitude.

16. Don’t let them tell you no.

17. If you learn self-control, you can master anything.

Ilustrasi: @createcultivate 

18. Success starts with self-discipline.

19. It’s okay if the only thing you did today was breathe.

20. Work hard in silence, let your success be your noise.

21. Be the love you never received.

22. Maturity starts when drama ends.

23. The real test is being kind to unkind people.

24. Learn the rule of the game, then play better than everyone else.

25. Feeling empowered because I use my power to empower other people.

26. Real queens fix each other’s crowns.

27. Don’t stop until you’re proud.

28. True love isn’t found. It’s built.

29. Don’t let the bad days make you think you have a bad life.

Memajang kutipan, kata-kata motivasi, dan caption Bahasa Inggris  di atas pada akun media sosial ternyata sering kali membuat kita jadi lebih optimis dari sebelumnya.

Karena, kita tahu bahwa kita merasa tidak sendirian menanggung semua itu. Apalagi, jika status tersebut mendapat like, comment maupun repost.

Dari semua quotes dan caption Bahasa Inggris di atas, mana yang paling cocok dengan situasimu saat ini?

Mana juga yang paling membuatmu bersemangat untuk melakukan perubahan-perubahan positif?
Ceritakan sudut pandang di kolom komentar ya 🙂

Tuesday, January 22, 2019

Daftar Nominasi Oscar 2019, The Favourite Dan Roma Mendominasi

Hari ini, Selasa (22/1/2019) menjadi hari yang paling ditunggu-tunggu bagi insan perfilman di seluruh dunia. Pasalnya ajang penghargaan yang paling dinanti, Academy Awards 2019 baru saja mengumumkan daftar nominasinya.

Kali ini daftar lengkap para nominator diumumkan oleh Kumail Nanjiani dan Tracee Ellis Ross bertempat di The Academy's Samuel Goldwyn Theater, California, Amerika Serikat.

Dilansir dari The Hollywood Reporter, film The Favourite dan Roma memimpin dengan perolehan 10 nominasi. Sementara itu, A Star Is Born dan Vice menyusul dengan 8 nominasi. Disusul oleh film superhero besutan Marvel Studios, Black Panther, yang sukses memborong 7 nominasi.
Daftar nominasi Oscar 2019 selengkapnya bisa kamu simak di sini.

Best Picture:

Black Panther
BlacKkKlansman
Bohemian Rhapsody
The Favourite
Green Book
Roma
A Star is Born
Vice

Best Director:

Spike Lee (BlacKkKlansman)
Pawel Pawlikowski (Cold War)
Yorgos Lanthimos (The Favourite)
Alfonso Cuarón (Roma)
Adam McKay (Vice)

Best Actor:

Christian Bale (Vice)
Bradley Cooper (A Star Is Born)
Willem Dafoe (At Eternity’s Gate)
Rami Malek (Bohemian Rhapsody)
Viggo Mortensen (Green Book)

Best Actress:

Yalitza Aparicio (Roma)
Glenn Close (The Wife)
Olivia Colman (The Favourite)
Lady Gaga (A Star Is Born)
Melissa McCarthy (Can You Ever Forgive Me?)

Best Supporting Actor:

Mahershala Ali (Green Book)
Adam Driver (BlacKkKlansman)
Sam Elliott (A Star Is Born)
Richard E. Grant (Can You Ever Forgive Me?)
Sam Rockwell (Vice)

Best Supporting Actress:

Amy Adams (Vice)
Marina de Tavira (Roma)
Regina King (If Beale Street Could Talk)
Emma Stone (The Favourite)
Rachel Weisz (The Favourite)

Best Animated Feature:

“Incredibles 2,” Brad Bird
“Isle of Dogs,” Wes Anderson
“Mirai,” Mamoru Hosoda
“Ralph Breaks the Internet,” Rich Moore, Phil Johnston
“Spider-Man: Into the Spider-Verse,” Bob Persichetti, Peter Ramsey, Rodney Rothman

Best Animated Short:

“Animal Behaviour,” Alison Snowden, David Fine
“Bao,” Domee Shi
“Late Afternoon,” Louise Bagnall
“One Small Step,” Andrew Chesworth, Bobby Pontillas
“Weekends,” Trevor Jimenez

Best Adapted Screenplay:

“The Ballad of Buster Scruggs,” Joel Coen , Ethan Coen
“BlacKkKlansman,” Charlie Wachtel, David Rabinowitz, Kevin Willmott, Spike Lee
“Can You Ever Forgive Me?,” Nicole Holofcener and Jeff Whitty
“If Beale Street Could Talk,” Barry Jenkins
“A Star Is Born,” Eric Roth, Bradley Cooper, Will Fetters

Best Original Screenplay:

“The Favourite,” Deborah Davis, Tony McNamara
“First Reformed,” Paul Schrader
“Green Book,” Nick Vallelonga, Brian Currie, Peter Farrelly
“Roma,” Alfonso Cuarón
“Vice,” Adam McKay

Best Cinematography:

Cold War
The Favourite
Never Look Away
Roma
A Star Is Born

Best Documentary Feature:

“Free Solo,” Jimmy Chin, Elizabeth Chai Vasarhelyi
“Hale County This Morning, This Evening,” RaMell Ross
“Minding the Gap,” Bing Liu
“Of Fathers and Sons,” Talal Derki
“RBG,” Betsy West, Julie Cohen

Best Documentary Short Subject:

“Black Sheep,” Ed Perkins
“End Game,” Rob Epstein, Jeffrey Friedman
“Lifeboat,” Skye Fitzgerald
“A Night at the Garden,” Marshall Curry
“Period. End of Sentence.,” Rayka Zehtabchi

Best Live Action Short Film:

“Detainment,” Vincent Lambe
“Fauve,” Jeremy Comte
“Marguerite,” Marianne Farley
“Mother,” Rodrigo Sorogoyen
“Skin,” Guy Nattiv

Best Foreign Language Film:

“Capernaum” (Lebanon)
“Cold War” (Poland)
“Never Look Away” (Germany)
“Roma” (Mexico)
“Shoplifters” (Japan)

Best Film Editing:

“BlacKkKlansman,” Barry Alexander Brown
“Bohemian Rhapsody,” John Ottman
“Green Book,” Patrick J. Don Vito
“The Favourite,” Yorgos Mavropsaridis
“Vice,” Hank Corwin

Best Sound Editing:

“Black Panther,” Benjamin A. Burtt, Steve Boeddeker
“Bohemian Rhapsody,” John Warhurst
“First Man,” Ai-Ling Lee, Mildred Iatrou Morgan
“A Quiet Place,” Ethan Van der Ryn, Erik Aadahl
“Roma,” Sergio Diaz, Skip Lievsay

Best Sound Mixing:

“Black Panther”
“Bohemian Rhapsody”
“First Man”
“Roma”
“A Star Is Born”

Best Production Design:

“Black Panther,” Hannah Beachler
“First Man,” Nathan Crowley, Kathy Lucas
“The Favourite,” Fiona Crombie, Alice Felton
“Mary Poppins Returns,” John Myhre, Gordon Sim
“Roma,” Eugenio Caballero, Bárbara Enrı́quez

Best Original Score:

“BlacKkKlansman,” Terence Blanchard
“Black Panther,” Ludwig Goransson
“If Beale Street Could Talk,” Nicholas Britell
“Isle of Dogs,” Alexandre Desplat
“Mary Poppins Returns,” Marc Shaiman, Scott Wittman

Best Original Song:

“All The Stars” from “Black Panther” by Kendrick Lamar, SZA
“I’ll Fight” from “RBG” by Diane Warren, Jennifer Hudson
“The Place Where Lost Things Go” from “Mary Poppins Returns” by Marc Shaiman, Scott Wittman
“Shallow” from “A Star Is Born” by Lady Gaga, Mark Ronson, Anthony Rossomando, Andrew Wyatt and Benjamin Rice
“When A Cowboy Trades His Spurs For Wings” from “The Ballad of Buster Scruggs” by Willie Watson, Tim Blake Nelson

Best Makeup & Hairstyling:

Border
Mary Queen of Scots
Vice

Best Costume Design:

“Ballad of Buster Scruggs”
“Black Panther,” Ruth E. Carter
“The Favourite,” Sandy Powell
“Mary Poppins Returns,” Sandy Powell
“Mary Queen of Scots,” Alexandra Byrne

Best Visual Effects:

Avengers: Infinity War
Christopher Robin
First Man
Ready Player One
Solo: A Star Wars Story



Penasaran siapa saja yang akan membawa pulang piala Oscar tahun ini? Academy Awards 2019 akan dihelat di Dolby Theatre, Los Angeles, California, Amerika Serikat pada 24 Februari 2019.
Ajang penghargaan film yang telah memasuki tahun ke-91 penyelenggaraannya itu akan disiarkan secara live melalui channel ABC.
KOMPAS.com - Pada Minggu (4/3/2018) malam waktu California atau Senin (5/3/2018) waktu Indonesia, Academy Awards ke-90 digelar di Dolby Theatre, Los Angeles, California. Seperti tahun lalu, malam penghargaan bagi insan film itu akan dipandu oleh pembawa acara Jimmy Kimmel. Berikut ini beberapa catatan menarik penyelenggaraan Oscar yang telah berlangsung selama 89 kali, sejak 1929. 1. Aktris Meryl Steep masuk nominasi Oscar 21 kali Dari panggung teater, Meryl Streep merambah layar lebar dengan film Julia pada 1997. Sepanjang kariernya, ia sudah membintangi 50 film. Ia sudah masuk nominasi Oscar sebanyak 21 kali dan tiga kali membawa pulang piala bergengsi itu. 2. Rekor Octavia Spencer Octavia Spencer merupakan aktris berkulit hitam pertama yang masuk nominasi Oscar setelah memenanginya. Spencer meraih Oscar sebagai aktris pemeran pembantu pada 2013. Tahun ini Spencer masuk nominasi untuk kategori sama dengan film Shape of Water. 3. Film fiksi ilmiah belum pernah jadi film terbaik Beberapa film bergenre fiksi ilmiah masuk nominasi Film Terbaik. Contohnya Star Wars (1977), ET. The Extra-Terrestrial (1982), Avatar (2009), Inception (2010), dan Gravity (2013). Namun tidak satu pun dari film-film itu meraih gelar Film Terbaik. 4. Satu Oscar dengan satu nominasi. Film Grand Hotel (1932) menjadi satu-satunya film yang mendapat satu nominasi, yakni Film Terbaik, yang berhasil membawa pulang Piala Oscar. 5. Peraih Oscar termuda berusia 10 tahun Tatum O'Neal adalah aktris termuda yang meraih Piala Oscar. Ia menyabet gelar aktris pemeran pembantu berkat aktingnya dalam film Paper Moon. Sebelumnya ada aktris cilik Shirley Temple yang mendapat Piala Oscar kehormatan pada usia lima tahun. 6. Mendapat Piala Oscar setelah meninggal Peter Finch dan Heath Ledger meraih Piala Oscar setelah mereka tiada. Akting Finch dalam film Network (1976) dan Ledger dalam The Dark Knight (2008) diganjar Piala Oscar. 7. Alfred Hitchcock tak pernah menang Oscar Lima kali dinominasikan sebagai sutradara terbaik di Academy Awards, Alfred Hitchcock sama sekali tidak pernah membawa pulang Piala Oscar hingga ia tutup usia pada 1980. Meskipun demikian penyelenggara Oscar menganugerahkan Irving G. Thalberg Memorial Award pada 1968. 8. Piala Oscar pernah dicuri Pada tahun 2000, panitia Oscar pernah kecolongan. Sebanyak 55 piala Oscar yang masih tersegel dicuri. Lima puluh dua piala ditemukan di tempat sampah, sedangkan tiga lainnya raib. Tiga tahun kemudian, penyelidik FBI menemukan satu Oscar pada penyelidikan kasus narkoba. 9. Kathryn Bigelow Kathryn Bigelow adalah satu-satunya perempuan yang berhasil meraih Piala Oscar untuk Sutradara Terbaik. Ia meraihnya pada Academy Awards ke-82 pada tahun 2010 berkat film the Hurt Locker. Sejak itu tidak pernah ada lagi perempuan yang masuk nominasi sutradara terbaik. Baru pada 2018, sutradara Greta Gerwig dengan film Lady Bird masuk nominasi. 10. Harga Piala Oscar hanya 1 dollar AS Pemenang Oscar boleh menjual pialanya, tetapi kepada penyelenggara Academy Awards lebih dulu. Harganya pun ditentukan, yakni 1 dollar AS. 11. Dua aktor ini dapat piala Oscar karena memainkan peran yang sama Meski berbeda era, Marlon Brando dan Robert De Niro pernah memerankan tokoh Vito Corleone, Brando membintangi The Godfather (1972) sedangkan De Niro dalam The Godfather II (1974). Mereka sama-sama diganjar Piala Oscar. 12. Di mana Oscar-ku? Setidaknya 10 peraih Piala Oscar tidak bisa menemukan penghargaan berharga itu. Mereka lupa di mana menaruhnya. Beberapa nama di antaranya adalah Angelina Jolie, Jeff Bridges, dan Matt Damon. 13. Tiket Oscar Harga tiket Academy Awards ke-1 yang digelar pada 1929 hanya 5 dollar. Tahun ini tiket Academy Awards ke-90 dipatok harga 150 hingga 750 dollar AS. 14. Hanya satu Oscar dapat Piala Oscar Sepanjang sejarah perhelaan Academy Awards, hanya satu orang bernama Oscar yang pernah meraih Piala Oscar. Dialah Oscar Hammerstein II. Hammerstein bahkan mendapat dua kali Piala Oscar. Keduanya untuk lagu asli terbaik, masing-masing "The Last Time I Saw Paris" (1942) dan film Lady Be Good dan "It Might as Will Spring" (1946) dari film State Fair. 15. Honor pengisi bangku kosong Panitia Academy Awards menyewa sejumlah orang untuk mengisi bangku kosong karena ditinggalkan penghuninya. Honor pengisi bangku kosong itu 125 dollar AS atau sekitar Rp 1,7 juta per jam. 16. Kevin O'Connell Kevin O'Connell adalah langganan nominasi Academy Awards untuk penata suara. Ia menjadi nomine kategori itu sebanyak 18 kali. Baru pada 2017, ia membawa pulang Piala Oscar. 17. John C Reilly Sejarah mencatat hanya aktor John C Reilly yang membintangi tiga film yang masuk nominasi film terbaik Academy Awards pada 2002. Film-film adalah Chicago, The Hours, dan Gangs Of New York.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "17 Fakta Unik tentang Piala Oscar", https://entertainment.kompas.com/read/2018/03/05/050700010/17-fakta-unik-tentang-piala-oscar?page=all.
Penulis : Rizky Chandra Septania
Editor : Kistyarini
KOMPAS.com - Pada Minggu (4/3/2018) malam waktu California atau Senin (5/3/2018) waktu Indonesia, Academy Awards ke-90 digelar di Dolby Theatre, Los Angeles, California. Seperti tahun lalu, malam penghargaan bagi insan film itu akan dipandu oleh pembawa acara Jimmy Kimmel. Berikut ini beberapa catatan menarik penyelenggaraan Oscar yang telah berlangsung selama 89 kali, sejak 1929. 1. Aktris Meryl Steep masuk nominasi Oscar 21 kali Dari panggung teater, Meryl Streep merambah layar lebar dengan film Julia pada 1997. Sepanjang kariernya, ia sudah membintangi 50 film. Ia sudah masuk nominasi Oscar sebanyak 21 kali dan tiga kali membawa pulang piala bergengsi itu. 2. Rekor Octavia Spencer Octavia Spencer merupakan aktris berkulit hitam pertama yang masuk nominasi Oscar setelah memenanginya. Spencer meraih Oscar sebagai aktris pemeran pembantu pada 2013. Tahun ini Spencer masuk nominasi untuk kategori sama dengan film Shape of Water. 3. Film fiksi ilmiah belum pernah jadi film terbaik Beberapa film bergenre fiksi ilmiah masuk nominasi Film Terbaik. Contohnya Star Wars (1977), ET. The Extra-Terrestrial (1982), Avatar (2009), Inception (2010), dan Gravity (2013). Namun tidak satu pun dari film-film itu meraih gelar Film Terbaik. 4. Satu Oscar dengan satu nominasi. Film Grand Hotel (1932) menjadi satu-satunya film yang mendapat satu nominasi, yakni Film Terbaik, yang berhasil membawa pulang Piala Oscar. 5. Peraih Oscar termuda berusia 10 tahun Tatum O'Neal adalah aktris termuda yang meraih Piala Oscar. Ia menyabet gelar aktris pemeran pembantu berkat aktingnya dalam film Paper Moon. Sebelumnya ada aktris cilik Shirley Temple yang mendapat Piala Oscar kehormatan pada usia lima tahun. 6. Mendapat Piala Oscar setelah meninggal Peter Finch dan Heath Ledger meraih Piala Oscar setelah mereka tiada. Akting Finch dalam film Network (1976) dan Ledger dalam The Dark Knight (2008) diganjar Piala Oscar. 7. Alfred Hitchcock tak pernah menang Oscar Lima kali dinominasikan sebagai sutradara terbaik di Academy Awards, Alfred Hitchcock sama sekali tidak pernah membawa pulang Piala Oscar hingga ia tutup usia pada 1980. Meskipun demikian penyelenggara Oscar menganugerahkan Irving G. Thalberg Memorial Award pada 1968. 8. Piala Oscar pernah dicuri Pada tahun 2000, panitia Oscar pernah kecolongan. Sebanyak 55 piala Oscar yang masih tersegel dicuri. Lima puluh dua piala ditemukan di tempat sampah, sedangkan tiga lainnya raib. Tiga tahun kemudian, penyelidik FBI menemukan satu Oscar pada penyelidikan kasus narkoba. 9. Kathryn Bigelow Kathryn Bigelow adalah satu-satunya perempuan yang berhasil meraih Piala Oscar untuk Sutradara Terbaik. Ia meraihnya pada Academy Awards ke-82 pada tahun 2010 berkat film the Hurt Locker. Sejak itu tidak pernah ada lagi perempuan yang masuk nominasi sutradara terbaik. Baru pada 2018, sutradara Greta Gerwig dengan film Lady Bird masuk nominasi. 10. Harga Piala Oscar hanya 1 dollar AS Pemenang Oscar boleh menjual pialanya, tetapi kepada penyelenggara Academy Awards lebih dulu. Harganya pun ditentukan, yakni 1 dollar AS. 11. Dua aktor ini dapat piala Oscar karena memainkan peran yang sama Meski berbeda era, Marlon Brando dan Robert De Niro pernah memerankan tokoh Vito Corleone, Brando membintangi The Godfather (1972) sedangkan De Niro dalam The Godfather II (1974). Mereka sama-sama diganjar Piala Oscar. 12. Di mana Oscar-ku? Setidaknya 10 peraih Piala Oscar tidak bisa menemukan penghargaan berharga itu. Mereka lupa di mana menaruhnya. Beberapa nama di antaranya adalah Angelina Jolie, Jeff Bridges, dan Matt Damon. 13. Tiket Oscar Harga tiket Academy Awards ke-1 yang digelar pada 1929 hanya 5 dollar. Tahun ini tiket Academy Awards ke-90 dipatok harga 150 hingga 750 dollar AS. 14. Hanya satu Oscar dapat Piala Oscar Sepanjang sejarah perhelaan Academy Awards, hanya satu orang bernama Oscar yang pernah meraih Piala Oscar. Dialah Oscar Hammerstein II. Hammerstein bahkan mendapat dua kali Piala Oscar. Keduanya untuk lagu asli terbaik, masing-masing "The Last Time I Saw Paris" (1942) dan film Lady Be Good dan "It Might as Will Spring" (1946) dari film State Fair. 15. Honor pengisi bangku kosong Panitia Academy Awards menyewa sejumlah orang untuk mengisi bangku kosong karena ditinggalkan penghuninya. Honor pengisi bangku kosong itu 125 dollar AS atau sekitar Rp 1,7 juta per jam. 16. Kevin O'Connell Kevin O'Connell adalah langganan nominasi Academy Awards untuk penata suara. Ia menjadi nomine kategori itu sebanyak 18 kali. Baru pada 2017, ia membawa pulang Piala Oscar. 17. John C Reilly Sejarah mencatat hanya aktor John C Reilly yang membintangi tiga film yang masuk nominasi film terbaik Academy Awards pada 2002. Film-film adalah Chicago, The Hours, dan Gangs Of New York.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "17 Fakta Unik tentang Piala Oscar", https://entertainment.kompas.com/read/2018/03/05/050700010/17-fakta-unik-tentang-piala-oscar?page=all.
Penulis : Rizky Chandra Septania
Editor : Kistyarini
KOMPAS.com - Pada Minggu (4/3/2018) malam waktu California atau Senin (5/3/2018) waktu Indonesia, Academy Awards ke-90 digelar di Dolby Theatre, Los Angeles, California. Seperti tahun lalu, malam penghargaan bagi insan film itu akan dipandu oleh pembawa acara Jimmy Kimmel. Berikut ini beberapa catatan menarik penyelenggaraan Oscar yang telah berlangsung selama 89 kali, sejak 1929. 1. Aktris Meryl Steep masuk nominasi Oscar 21 kali Dari panggung teater, Meryl Streep merambah layar lebar dengan film Julia pada 1997. Sepanjang kariernya, ia sudah membintangi 50 film. Ia sudah masuk nominasi Oscar sebanyak 21 kali dan tiga kali membawa pulang piala bergengsi itu. 2. Rekor Octavia Spencer Octavia Spencer merupakan aktris berkulit hitam pertama yang masuk nominasi Oscar setelah memenanginya. Spencer meraih Oscar sebagai aktris pemeran pembantu pada 2013. Tahun ini Spencer masuk nominasi untuk kategori sama dengan film Shape of Water. 3. Film fiksi ilmiah belum pernah jadi film terbaik Beberapa film bergenre fiksi ilmiah masuk nominasi Film Terbaik. Contohnya Star Wars (1977), ET. The Extra-Terrestrial (1982), Avatar (2009), Inception (2010), dan Gravity (2013). Namun tidak satu pun dari film-film itu meraih gelar Film Terbaik. 4. Satu Oscar dengan satu nominasi. Film Grand Hotel (1932) menjadi satu-satunya film yang mendapat satu nominasi, yakni Film Terbaik, yang berhasil membawa pulang Piala Oscar. 5. Peraih Oscar termuda berusia 10 tahun Tatum O'Neal adalah aktris termuda yang meraih Piala Oscar. Ia menyabet gelar aktris pemeran pembantu berkat aktingnya dalam film Paper Moon. Sebelumnya ada aktris cilik Shirley Temple yang mendapat Piala Oscar kehormatan pada usia lima tahun. 6. Mendapat Piala Oscar setelah meninggal Peter Finch dan Heath Ledger meraih Piala Oscar setelah mereka tiada. Akting Finch dalam film Network (1976) dan Ledger dalam The Dark Knight (2008) diganjar Piala Oscar. 7. Alfred Hitchcock tak pernah menang Oscar Lima kali dinominasikan sebagai sutradara terbaik di Academy Awards, Alfred Hitchcock sama sekali tidak pernah membawa pulang Piala Oscar hingga ia tutup usia pada 1980. Meskipun demikian penyelenggara Oscar menganugerahkan Irving G. Thalberg Memorial Award pada 1968. 8. Piala Oscar pernah dicuri Pada tahun 2000, panitia Oscar pernah kecolongan. Sebanyak 55 piala Oscar yang masih tersegel dicuri. Lima puluh dua piala ditemukan di tempat sampah, sedangkan tiga lainnya raib. Tiga tahun kemudian, penyelidik FBI menemukan satu Oscar pada penyelidikan kasus narkoba. 9. Kathryn Bigelow Kathryn Bigelow adalah satu-satunya perempuan yang berhasil meraih Piala Oscar untuk Sutradara Terbaik. Ia meraihnya pada Academy Awards ke-82 pada tahun 2010 berkat film the Hurt Locker. Sejak itu tidak pernah ada lagi perempuan yang masuk nominasi sutradara terbaik. Baru pada 2018, sutradara Greta Gerwig dengan film Lady Bird masuk nominasi. 10. Harga Piala Oscar hanya 1 dollar AS Pemenang Oscar boleh menjual pialanya, tetapi kepada penyelenggara Academy Awards lebih dulu. Harganya pun ditentukan, yakni 1 dollar AS. 11. Dua aktor ini dapat piala Oscar karena memainkan peran yang sama Meski berbeda era, Marlon Brando dan Robert De Niro pernah memerankan tokoh Vito Corleone, Brando membintangi The Godfather (1972) sedangkan De Niro dalam The Godfather II (1974). Mereka sama-sama diganjar Piala Oscar. 12. Di mana Oscar-ku? Setidaknya 10 peraih Piala Oscar tidak bisa menemukan penghargaan berharga itu. Mereka lupa di mana menaruhnya. Beberapa nama di antaranya adalah Angelina Jolie, Jeff Bridges, dan Matt Damon. 13. Tiket Oscar Harga tiket Academy Awards ke-1 yang digelar pada 1929 hanya 5 dollar. Tahun ini tiket Academy Awards ke-90 dipatok harga 150 hingga 750 dollar AS. 14. Hanya satu Oscar dapat Piala Oscar Sepanjang sejarah perhelaan Academy Awards, hanya satu orang bernama Oscar yang pernah meraih Piala Oscar. Dialah Oscar Hammerstein II. Hammerstein bahkan mendapat dua kali Piala Oscar. Keduanya untuk lagu asli terbaik, masing-masing "The Last Time I Saw Paris" (1942) dan film Lady Be Good dan "It Might as Will Spring" (1946) dari film State Fair. 15. Honor pengisi bangku kosong Panitia Academy Awards menyewa sejumlah orang untuk mengisi bangku kosong karena ditinggalkan penghuninya. Honor pengisi bangku kosong itu 125 dollar AS atau sekitar Rp 1,7 juta per jam. 16. Kevin O'Connell Kevin O'Connell adalah langganan nominasi Academy Awards untuk penata suara. Ia menjadi nomine kategori itu sebanyak 18 kali. Baru pada 2017, ia membawa pulang Piala Oscar. 17. John C Reilly Sejarah mencatat hanya aktor John C Reilly yang membintangi tiga film yang masuk nominasi film terbaik Academy Awards pada 2002. Film-film adalah Chicago, The Hours, dan Gangs Of New York.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "17 Fakta Unik tentang Piala Oscar", https://entertainment.kompas.com/read/2018/03/05/050700010/17-fakta-unik-tentang-piala-oscar?page=all.
Penulis : Rizky Chandra Septania
Editor : Kistyarini

Friday, January 11, 2019

Agnez Mo Temui Jokowi, Pakai Kaus Dan Lewat Pintu Menteri

Penyanyi Agnes Monica atau Agnez Mo menyambangi Istana Kepresidenan pada Jumat siang, 11 Januari 2019. Pelantun Coke Bottle ini secara khusus bertemu dengan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.


Ada sejumlah hal menarik dari kedatangan Agnez Mo. Saat keluar dari Istana, ia melalui pintu gerbang yang terletak di Jalan Veteran III. Umumnya pintu ini biasa digunakan para menteri-menteri Kabinet Kerja saat datang dan pergi dari Istana usai menemui Jokowi. Adapun tamu lain masuk melalui Kementerian Sekretariat negara.

–– ADVERTISEMENT ––
Selain itu, dari sisi tampilan, Agnes juga berbeda dibanding tamu lain yang datang ke Istana. Biasanya tamu menggunakan batik, jas, seragam organisasi, atau pakaian formal lainnya. Tapi mantan penyanyi cilik ini memilih mengenakan t-shirt putih yang dipadukan draped skirt hitam. Kalung emas bertuliskan Versace tampak mencolok di lehernya.


Dalam pertemuan dengan Jokowi, Agnes bertukar pikiran tentang mimpi anak muda Indonesia. "Dari dulu memang sudah ingin ngobrol sama bapak presiden, pengen tahu menurut bapak menyuarakan mimpi itu buat anak-anak muda boleh gak? Apakah itu sebuah arogansi atau justru diperlukan? Dan tadi (obrolan) lancar, santai, dan seru," katanya usai pertemuan.

Dalam kesempatan itu, pelantun Matahariku ini mengaku sempat kaget saat Jokowi bertanya apa yang mendorongnya hingga ingin berkiprah di dunia internasional. "Saya cerita saya percaya bangsa yang besar itu bangsa yang belajar, jadi kalau saya ingin jadi orang yang besar saya harus mau belajar," tuturnya.

Kepada Jokowi, Agnes menjelaskan di dunia hiburan, terutama di Amerika, banyak talenta yang jauh lebih baik darinya. Itu sebabnya ia memutuskan belajar dari mereka.

Selain itu, ia meminta dukungan dan doa dari Jokowi lantaran masuk nominasi di salah satu ajang penghargaan musik di Amerika, iHeartRadio Music Awards. "Tadi saya juga minta support dari bapak juga karena biar gimana saya, kan, di sana jadi duta bangsa," kata dia.

Source : Tempo

Thursday, January 03, 2019

4 Bahasa Pemrograman Terbaik Untuk Pengembangan Web Back-End

 Ada begitu banyak hype tentang teknologi front-end seperti Vue.js, AngularJS, ReactJS dalam pengembangan web, sehingga back-end seringkali diabaikan. Biasanya, pengguna lebih cenderung memperhatikan apa yang disajikan di depan mata mereka dan tidak memperhatikan apa yang ada di balik layar. Pengembangan web back-end sendiri melibatkan bagian dari pengkodean yang tidak terlihat oleh pengguna.

Tak perlu dikatakan, pengembangan web back-end memang pantas mendapatkan banyak perhatian. Lantas bahasa pemrograman apa yang tepat dan harus dipilih untuk pengembangan back-end? Berikut ini 4 bahasa pemrograman terbaik untuk pengembangan web back-end yang patut dipertimbangkan.

1. PHP

PHP berada di posisi teratas karena popularitas dan penggunaannya yang luas. Tidak banyak programmer yang menyukai PHP, tetapi kamu mungkin harus berusaha menyukainya suatu hari nanti. Hampir semua pengguna web aktif telah menemukan semacam implementasi kode PHP, mengingat sekitar 75% situs web menggunakannya.

PHP telah jauh berkembang sejak pembuatannya pada tahun 1994. PHP sekarang digunakan pada banyak server dan dapat diintegrasikan dengan sejumlah besar framework dan template.

Bahasa ini juga kompatibel dengan framework populer termasuk Laravel , Symphony, dan CakePHP. Dengan asumsi pengetahuan sebelumnya dengan bahasa scripting, seorang pemula akan merasa sangat mudah untuk belajar PHP. Dengan komunitas developer yang besar, pemula memiliki banyak sumber daya untuk dipilih.

2. Python

Di bidang pengembangan web back-end, Python menjadi salah satu bahasa pemrograman yang diandalkan. Sebagian besar programmer back-end saat ini telah mengadopsi Python sebagai pengganti PHP. Mungkin fenomena ini sudah terjadi selama beberapa dekade, tetapi terus mendominasi dan lebih baik dari waktu ke waktu.

Python fleksibel dan dianggap sebagai gerbang untuk mempelajari bahasa pemrograman lain. Selain itu terdapat pula framework python yang benar-benar berguna untuk pengembangan back-end, yaitu Django. Framework ini kuat dan mampu melayani semua kebutuhan back-end.

3. Java

Sama seperti Python, Java telah berkembang pesat menjadi bahasa yang multifungsi. Java digunakan untuk pengembangan perangkat lunak, pengembangan android, dan tentunya pengembangan web. Banyak orang mungkin menyukai teknologi yang lebih baru seperti Node.js, namun kehadiran Java yang telah ada sejak lama membuatnya stabil dan lebih aman. Jika kamu ingin terjun ke pengembangan back-end dengan Java, framework Spring akan sangat membantumu.

4. Ruby

Ruby memiliki komunitas aktif dengan dokumentasi yang mengagumkan dan dependensi open-source yang mengesankan. Selain itu, kode Ruby ​​sederhana dan juga luas. Dengan memakai framework Ruby on Railsdeveloper dapat mengaktifkan dan menjalankan API RESTful dan melayani sumber daya CRUD dalam hitungan jam. Bukan hanya prototipenya saja, tetapi API juga berfungsi sebagai keamanan, tes unit, tes fungsional, dan basis data.

Nah, itulah 4 bahasa pemrograman terbaik untuk pengembangan web back-end. Selamat mencoba!


FanPage Taste Of Knowledge

Popular Posts

My Twitter