Komputer_MOE !!!

Text

Selalu menyenangkan memiliki media baru untuk berekspresi. Dengan harapan agar menjadi panduan untuk meniti hari-hariku serta menyertai langkah-langkahku menyongsong indahnya dunia. Silakan tinggalkan komentar, apapun itu, demi kenyamanan dan kegembiraan yang bisa kau temui disini.

Info PENTING!

Selain Anda dapat membaca artikel berkualitas, Anda juga dapat menggunakan widget utility menarik lainnya di blog saya seperti Chat Via E-Buddy, SMS Gratis, Ataupun Menonton TV Streaming.

Dan kini Blog MyAkise sudah bisa di akses Via Mobile, Silahkan ketik link http://myakise.blogspot.com/?m=1 di perangkat mobile Anda.

Terima Kasih Dan Semoga Bermanfaat.

Tuesday, March 03, 2009

Film Indonesia - Tahun 1932

Njai Dasima

Produser: Tan Koen Yauw
Sutradara: Bachtiar Effendy
Penulis: Bachtiar Effendy
Pemeran: Momo, Oesman
Warna: Hitam putih
Genre: Drama

Sinopsis


Lihat Njai Dasima I dan II.

Catatan

Merupakan film bicara pertama buatan Tan's Film.

Sumber: Bachtiar Effendy (1972)

Courtesy Of : Www.FilmIndonesia.Or.Id

Raonah

Produser: G Krugers
Sutradara: G Krugers
Penulis:
Pemeran:
Warna: Hitam putih

Catatan

Tahun produksi masih merupakan dugaan.

Courtesy Of : Www.FilmIndonesia.Or.Id

Terpaksa Menika

Produser: G Krugers, Tan Koen Yauw
Sutradara: G Krugers
Penulis:
Pemeran:
Warna: Hitam putih
Judul lain: Huwen Op Bevel

Catatan

100% bicara, musik, dan nyanyi. Lebih terang, bagus, kocak, dan ramai dari Njai Dasima. Anak-anak diperbolehkan menonton. Judul Belanda "Huwen Op Bevel".

Sumber: - Iklan "Djit Po", Semarang, 4/7, 1933. - Surat Krugers pada T.D. Tio Jr.


Courtesy Of : Www.FilmIndonesia.Or.Id


Zuster Theresia

Produser: Wong Bersaudara
Sutradara: MH Schilling
Penulis:
Pemeran: Carl Schilling, F Bernhard, R Diephuis, Henk Maschaup, Daisy Diephuis, Hugo de Roode, Ida Schilling, MH Schilling, Alice Heyman
Warna: Hitam putih
Bahasa: Belanda
Genre: Drama

Sinopsis

Karena malaise, usaha perkebunan kecil milik Gelder (MH Scihilling) mengalami kemunduran, hingga untuk membiayai studi anak lelakinya Bob (Hugo de Roode), di Holland, Gelder jatuh ke tangan lintah darat. Nasib buruk ini masih ditambah lagi: Bob yang telah lulus dan akan kembali, mendadak meninggal. Henk Steveren (Henk Maschaup), teman studi Bob, berjanji membantu keluarga Gelder sesaat Bob akan meninggal. Henk kemudian tinggal di rumah Gelder dan kawin dengan Daisy Gelder (Daisy Diephuis), saudara Bob. Perkawinan ini gagal karena Daisy lebih suka dansa, hiburan, musik. Sebaliknya, Flora (Alice Heyman), kemenakan Henk, menaruh banyak perhatian pada Baby (Carl Schilling), anak Henk-Daisy. Daisy cemburu dan pergi ke Wijnkoopbai, Pelabuhan Ratu, untuk bunuh diri. Maka berlangsunglah perkawinan Henk-Flora. Ternyata Daisy tidak jadi bunuh diri. Ia kembali ke rumah. Perkawinan Henk-Flora pun jadi tidak syah. Flora kemudian mengabdikan diri pada gereja sebagai Zuster Theresia.

Catatan

Film ini menggunakan bahasa Belanda, karena nampaknya diniatkan untuk penonton Belanda.

Courtesy Of : Www.FilmIndonesia.Or.Id

No comments:

Post a Comment

Popular Posts

Berlangganan Artikel Via Feedblitz

Enter your Email


Preview | Powered by FeedBlitz

SMS Gratis! Silahkan...


Make Widget

My Twitter

FanPage Taste Of Knowledge

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...