Wednesday, December 17, 2014

Museum Dan Anak Muda



Anak muda lain akhir pekan ke Mall. Anomali anak muda apakah bisa diubah menjadi setiap akhir pekan ke museum? Untuk apa sih?

Pada dasarnya, museum berperan sebagai sarana edukasi dan rekreasi, tapi peran museum sebagai sarana pendidikan informal kurang dapat tercapai. Itu disebabkan ada celah antara museum dan masyarakat. Misalnya karena ada stigma museum adalah tempat yang membosankan, sepi dan hanya menampilkan pajangan. Padahal, banyak hal yang bisa dipelajari dari museum loh! Bahkan ada juga pelajaran baru yang tidak didapat saat di sekolah.

Kini, kita ada pada era postmodernisme. Masyarakat sudah mulai sadar untuk kembali kepada lokalitasnya. Masyarakat mulai kembali mencintai dan membangun kotanya dengan cara yang simpel dan kreatif. 

Museum selayaknya dapat mewadahi semangat masyarakat yang ingin membangun kotanya, terutama pada bidang pendidikan, pelayanan publik dan kesejarahan. Kerjasama museum dengan masyarakat dapat menciptakan optimalisasi peran museum sebagai sarana edukasi. Masyarakat yang benar-benar ingin mengembangkan museum pun dapat berperan aktif menuangkan idenya demi kemajuan bersama. 

Apakah kamu tahu? setiap museum mempunyai tanggung jawab pelayanan dalam bidang pendidikan kepada masyarakat. Edukasi museum secara nyata bertujuan untuk memperkenalkan pengetahuan dan budaya melalui program edukasi dan eksibisi.

Dengan adanya hubungan museum-masyarakat ini, diharapkan museum dapat lebih maju, dan masyarakat semakin mencintai museum. Your museum needs you! Yuk kita kembangkan museum agar menjadi objek wisata yang penuh nilai edukatif dan juga rekreatif.

Therefore the museum educator must be a leader or manager as well as a true team player. Networks inside and outside the museum are essential for the educator’s work. They can help with the orientation towards the public, and they may be a source of new alliances and thus broaden the educator’s professional horizon and thus the service provided

Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa dalam mengelola dan mengembangkan edukasi museum harus membangun jaringan di dalam dan di luar museum. Jaringan di dalam dan diluar ini untuk kepentingan dalam proses pembelajaran. Sehingga, kerja sama ini dapat membantu orientasi pelayanan museum terhadap masyarakat dan dapat menjadi sumber sumber pendidikan baru.

Dengan demikian hubungan ini dapat memperluas cakrawala dan memfasilitasi pemecahan masalah pengajar di museum. Apabila suatu bangsa adalah sebuah keluarga yang hidup dengan dan dalam rumah kebudayaannya, maka Museum adalah album keluarga tersebut. Di dalam album itulah foto-foto seluruh keluarga tersimpan dan disusun dari setiap masa dan generasi.

Yah harus oleh anak muda dong! Kamu? Iya kamu! Energi progresif yang dapat menjadikan dunia ini lebih baik. Yuk kita mulai dari yang namanya MUSEUM!

No comments:

Post a Comment

FanPage Taste Of Knowledge

Popular Posts

My Twitter