Komputer_MOE !!!

Text

Selalu menyenangkan memiliki media baru untuk berekspresi. Dengan harapan agar menjadi panduan untuk meniti hari-hariku serta menyertai langkah-langkahku menyongsong indahnya dunia. Silakan tinggalkan komentar, apapun itu, demi kenyamanan dan kegembiraan yang bisa kau temui disini.

Info PENTING!

Selain Anda dapat membaca artikel berkualitas, Anda juga dapat menggunakan widget utility menarik lainnya di blog saya seperti Chat Via E-Buddy, SMS Gratis, Ataupun Menonton TV Streaming.

Dan kini Blog MyAkise sudah bisa di akses Via Mobile, Silahkan ketik link http://myakise.blogspot.com/?m=1 di perangkat mobile Anda.

Terima Kasih Dan Semoga Bermanfaat.

Kamis, Juni 19, 2014

Nelayan Ini Ciptakan Alat Konversi BBM Ke Gas



TEMPO.CO , Jakarta: Ada secercah harapan untuk bisa menekan terus membesarnya konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Salah satunya berasal dari Amir Suwarno, nelayan yang berasal dari Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Ia menciptakan alat mengkonversi BBM ke bahan bakar gas untuk keperluan nelayan. »Tujuannya ialah mencari energi alternatif yang murah dan efisien bagi nelayan yang kemampuan ekonominya sangat terbatas,” ujar Amir seusai diskusi Indonesia Green Award di Hotel Indonesia Kempinsky, Rabu, 18 Juni 2014.

Amin mengaku bahwa ide menciptakan alat tersebut dilatarbelakangi oleh kesulitan nelayan memperoleh solar untuk kepentingan berlayar. »Masalah itu menjadi penyakit tahunan yang dihadapi nelayan skala kecil di Kabupaten Kubu Raya,” tuturnya.

Sebab, kondisi geografis daerahnya sering kali menghadapi ancaman angin kencang pada periode Oktober-Januari setiap tahunnya. Walhasil, jadwal distribusi BBM kerap terganggu.
Selain itu, kata Amin, jalur distribusi bahan bakar minyak di Kalimantan selama ini mengandalkan Sungai Kapuas. Sehingga bila di musim kemarau ada kapal kandas atau karam dipastikan pengiriman minyak ke Kabupaten Kubu Raya juga terganggu.

Dilatarbelakangi oleh faktor tersebut, Amin kemudian menciptakan alat konverter yang dinamainya ABG yang merupakan singkatan dari Amin Bensin Gas. Alat ini memungkinkan mesin kapal nelayan menjadi engine dual fuel sehingga memanfaatkan gas dan solar secara bergantian ketika melaut. Amin mengklaim alat buatannya itu tak akan mengganggu kinerja kapal.

Dari aspek ekonomis, menurut dia, penggunaan konverter mampu menghemat penggunaan bahan bakar hingga lima kali lipat. Dalam hitungannya, pengunaan satu liter solar hanya berbanding dengan 240 gram gas. Artinya, bila nelayan melaut dengan menggunakan seliter solar seharga Rp 5.500, maka ketika memasang alat ABG di mesinnya, kebutuhan solar bisa turun menjadi Rp 1.100 saja per liter.

Atas hasil karyanya ini, sudah banyak perusahaan dari luar negeri untuk membeli hak ciptanya dengan harga tinggi. »Tapi saya tolak dengan tegas karena niat saya menciptakan ABG ialah memberdayakan nelayan kecil yang menjadi bagian dari hidup saya selama ini,” tuturnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

Berlangganan Artikel Via Feedblitz

Enter your Email


Preview | Powered by FeedBlitz

SMS Gratis! Silahkan...


Make Widget

My Twitter

FanPage Taste Of Knowledge

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...