Komputer_MOE !!!

Text

Selalu menyenangkan memiliki media baru untuk berekspresi. Dengan harapan agar menjadi panduan untuk meniti hari-hariku serta menyertai langkah-langkahku menyongsong indahnya dunia. Silakan tinggalkan komentar, apapun itu, demi kenyamanan dan kegembiraan yang bisa kau temui disini.

Info PENTING!

Selain Anda dapat membaca artikel berkualitas, Anda juga dapat menggunakan widget utility menarik lainnya di blog saya seperti Chat Via E-Buddy, SMS Gratis, Ataupun Menonton TV Streaming.

Dan kini Blog MyAkise sudah bisa di akses Via Mobile, Silahkan ketik link http://myakise.blogspot.com/?m=1 di perangkat mobile Anda.

Terima Kasih Dan Semoga Bermanfaat.

Tuesday, June 25, 2013

Timnas Tahiti, Kebanggaan Guru Hingga Buruh Bangunan



Berakhir sudah petualangan Tahiti di pentas Piala Konfederasi 2013. Tahiti tersingkir dengan rekor terburuk, namun di balik kenyataan pahit tersebut skuad mereka menyimpan rasa bangga.

Ya, para pemain Tahiti memang pantas berbangga. Mereka mendapat kesempatan langka untuk bertanding melawan tim-tim terbaik dari tiap benua di dunia.

Lebih spesial lagi, mereka bukanlah pemain sepakbola profesional, melainkan menggeluti karier lain seperti guru, tour guide, karyawan bank, hingga buruh bangunan.

Karena itulah, mereka tak jadi bahan cemoohan. Fans Tahiti selalu memberikan dukungan penuh dan tetap mengumbar senyum kebanggaan, meski timnya kesayangannya kalah dengan skor telak.

Perjuangan tak kenal lelah yang ditunjukkan skuad besutan Eddy Etaeta setiap kali turun ke lapangan juga sukses memikat hati penonton yang lain.

Pada laga terakhirnya, saat dibantai Uruguay 8-0, Nicolas Vallar dkk mendapat aplaus dari seluruh penonton di stadion. Ucapan terima kasih dan rasa bangga ditunjukkan para pemain dengan membentangkan spanduk bertuliskan "Obrigado Brasil" atau yang berarti 'Terima kasih, Brasil."

Tahiti tersingkir dengan sebuah rekor baru. Tim jawara Oceania ini mencatat rekor sebagai tim paling buruk sepanjang sejarah perhelatan turnamen antarjawara benua atau konfederasi tersebut.

Tergabung bersama tim-tim kuat dunia macam Nigeria, Uruguay, dan juara dunia dan Eropa, Spanyol, tim berjuluk Toa Aito ini jadi bulan-bulanan dalam debutnya di Piala Konfederasi.

Bahkan Tahiti menjadi lumbung gol. Di laga pembuka, Nigeria berpesta enam gol, sementara Spanyol meraih angka sempurna 10-0, dan terakhir giliran Uruguay yang berpesta delapan gol ke gawang tim peringkat 138 dunia tersebut.

Total, Tahiti mengakhiri perjuangannya di pentas Piala Konfederasi 2013 dengan 24 gol yang bersarang ke gawang mereka, dengan hanya mencetak satu gol. Tahiti mengalahkan rekor Arab Saudi sebagai tim terburuk, di mana mereka kebobolan 16 gol pada perhelatan Piala Konfederasi 1999.

No comments:

Post a Comment

Popular Posts

Berlangganan Artikel Via Feedblitz

Enter your Email


Preview | Powered by FeedBlitz

SMS Gratis! Silahkan...


Make Widget

My Twitter

FanPage Taste Of Knowledge

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...