Komputer_MOE !!!

Text

Selalu menyenangkan memiliki media baru untuk berekspresi. Dengan harapan agar menjadi panduan untuk meniti hari-hariku serta menyertai langkah-langkahku menyongsong indahnya dunia. Silakan tinggalkan komentar, apapun itu, demi kenyamanan dan kegembiraan yang bisa kau temui disini.

Info PENTING!

Selain Anda dapat membaca artikel berkualitas, Anda juga dapat menggunakan widget utility menarik lainnya di blog saya seperti Chat Via E-Buddy, SMS Gratis, Ataupun Menonton TV Streaming.

Dan kini Blog MyAkise sudah bisa di akses Via Mobile, Silahkan ketik link http://myakise.blogspot.com/?m=1 di perangkat mobile Anda.

Terima Kasih Dan Semoga Bermanfaat.

Thursday, June 20, 2013

Sexperience - Libido Laki-laki, Ini Dia 4 Mitos Dan Faktanya!

Lelaki berbulu lebat hebat di ranjang
Mitos. Pertumbuhan rambut di badan dipengaruhi hormon testoteron, hormon yang mempengaruhi libido atau dorongan seksual, so tak salah anggapan bahwa makin banyak bulu tumbuh di dada, juga tangan seseorang, dorongan seksualnya pun makin tinggi. Namun, dorongan seksual yang besar itu tak menentukan bagaimana performa seseorang di ranjang. Kemampuan seksual, intinya, tak bisa dilihat dari ciri fisik karena, menurut Ketua Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia, dr. Noroyono Wibowo, libido bergantung pada pemikiran, persepsi seseorang. “Kalau dari kecil tak diajari tentang seks, pengetahuan tentang seksnya pun tidak akan timbul,” ungkapnya.

Berat badan menentukan ukuran
Fakta. Kebanyakan laki-laki bertubuh gemuk memang memiliki ukuran penis yang lebih kecil dari ukuran normal. Kebanyakan, jadi bukan berarti semua begitu, Fimelova. Biasanya, kegemukan yang dialami seseorang sejak kecillah yang punya potensi lebih besar berpenis mini. Kasus ini disebut mikropenis. Dr. Naek L. Tobing, terapis seks dan psikiater yang kini fokus menangani mikropenis pada anak, mengungkapkan kalau ukuran penis yang terlalu kecil saat remaja tak akan bisa menjadi normal sampai dewasa jika terlambat ditangani. Inilah yang menjadi keprihatinannya, makin banyak laki-laki yang terancam memiliki kehidupan seks buruk.

Telapak tangan, kaki, dan hidung bisa menjadi patokan
Mitos. Sekali lagi, bagian tubuh bukan penentu besar-kecilnya penis lelaki. Pandangan ini muncul karena melogikakan bahwa bagian tubuh tertentu, seperti tangan, kaki, sampai hidung besarnya seimbang dengan besar penis.  Padahal, ukuran bagian tubuh berbeda-beda tiap orang. Sampai saat ini juga belum ada bukti ilmiah yang membenarkan logika ini.

Makin besar, makin puas
Mitos. Faktanya, ukuran penis bukanlah penentu kepuasan pasangan. Tingkat ereksi sekaligus daya tahan penis yang optimallah yang menentukan kepuasan kita. Dr. Bernard Purba dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo mengungkapkan bahwa panjang vagina perempuan hanyalah 7-9 cm, sementara bagian yang paling sensitif hanya sepertiga dari bagian depan. “Atau sekitar 2 cm dari bibir vagina,” tambahnya, sehingga tak membutuhkan penis besar untuk bisa merangsang bagian kecil tersebut. Itulah mengapa penis keras lebih dibutuhkan ketimbang ukuran, karena “barang” yang bisa menstimulasi vagina dengan baik sudah sangat cukup memberikan kenikmatan.

Bagaimana Fimelova, terjawab sudah rasa penasaranmu? Atau masih ada mitos-fakta yang membingungkan soal bagian tersembunyi lelaki itu? Kolom komentar siap diisi.

No comments:

Post a Comment

Popular Posts

Berlangganan Artikel Via Feedblitz

Enter your Email


Preview | Powered by FeedBlitz

SMS Gratis! Silahkan...


Make Widget

My Twitter

FanPage Taste Of Knowledge

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...