Komputer_MOE !!!

Text

Selalu menyenangkan memiliki media baru untuk berekspresi. Dengan harapan agar menjadi panduan untuk meniti hari-hariku serta menyertai langkah-langkahku menyongsong indahnya dunia. Silakan tinggalkan komentar, apapun itu, demi kenyamanan dan kegembiraan yang bisa kau temui disini.

Info PENTING!

Selain Anda dapat membaca artikel berkualitas, Anda juga dapat menggunakan widget utility menarik lainnya di blog saya seperti Chat Via E-Buddy, SMS Gratis, Ataupun Menonton TV Streaming.

Dan kini Blog MyAkise sudah bisa di akses Via Mobile, Silahkan ketik link http://myakise.blogspot.com/?m=1 di perangkat mobile Anda.

Terima Kasih Dan Semoga Bermanfaat.

Selasa, Juli 01, 2014

Pejihad ISIS Berasal Dari Berbagai Negara

 
Anak-anak berpartisipasi dengan para pejuang untuk melawan militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang berusaha memasuki kota Bagdad. Mereka bersiap-siap memerangi ISIS bersenjatan senjata otomatik AK-47. dailymial.co.uk 

Jakarta - Kepiawaian Abu Bakar al-Baghdadi memimpin Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) membuat ISIS lebih menarik dibanding Al-Qaidah pimpinan teolog Islam, Ayman al-Zawahiri, bagi para pejihad muda.

Seperti dilaporkan BBC, kemampuan ini, menurut Profesor Peter Neumann dari King College London, memperkirakan sekitar 80 persen dari pejuang Barat di Suriah telah bergabung dengan ISIS. Kelompok ini sendiri mengklaim memiliki pejuang dari Inggris, Prancis, Jerman, dan negara-negara Eropa lainnya, serta dari Amerika, Jazirah Arab, dan Kaukasus.

Akhir Januari lalu, seperti dilaporkan Associated Press, dua wanita asal Inggris terpaksa harus menghadapi persidangan atas tuduhan pengiriman bantuan uang untuk kaum jihad Inggris di Suriah.

Kemudian, pada pertengahan Maret, delapan warga Prancis terpaksa berurusan dengan hukum karena mencoba bergabung dengan kelompok jihad Suriah. Seperti dikutip Xinhua, menurut data resmi pemerintah Prancis, sekitar 700 warganya, beberapa di antaranya masih belia, telah melakukan perjalanan untuk berperang di Suriah.

Kasus teranyar terjadi akhir Juni ini. Seorang remaja putri yang masih berusia 15 tahun asal Belanda nekat ikut berjihad di Suriah. Dia pergi dari rumah tanpa pamit kepada dua orang tuanya dan hanya meninggalkan catatan yang berbunyi, "Aku akan pergi ke Suriah." Beruntung, polisi berhasil mencegatnya di Bandara Dusseldorf, Jerman.

Menurut laporan media setempat, baru-baru ini ada 130 pejihad dari Belanda yang melakukan perjalanan ke Suriah dan Irak.

Tak hanya dari Eropa, para pejihad ini juga berasal dari Asia. Menurut laporan Malaysia Insider Mei lalu, seorang musikus kenamaan Malaysia dilaporkan berada dalam pelatihan militer untuk menjadi bagian dari kelompok jihad di luar Malaysia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

Berlangganan Artikel Via Feedblitz

Enter your Email


Preview | Powered by FeedBlitz

SMS Gratis! Silahkan...


Make Widget

My Twitter

FanPage Taste Of Knowledge

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...