Wednesday, June 08, 2011

News Choice - Canggih, RSCM Punya Parkir Susun Serba Otomatis

Parkir Susun, Solusi Sulitnya Lahan
Parkir di Jakarta kian lama kian sulit, melonjaknya jumlah kendaraan tak diimbangi dengan penambahan lahan untuk menampung kendaraan. Namun ada satu solusi yang dilakukan pengelola Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Kencana yakni dengan dibuatnya parkir susun.


Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, sebagai rumah sakit pemerintah terbesar, berencana membangun lahan parkir susun dengan sistem puzzle. Hal itu terinspirasi semakin sulitnya mendapatkan lahan parkir yang memadai di Ibu Kota. Itu adalah parkir susun pertama di Indonesia.


Sebagai rumah sakit pemerintah terbesar, RSCM pun memiliki kendala dalam persoalan lahan parkir. Itu karena luas lahan yang terbatas tidak sebanding dengan jumlah kendaraan yang masuk setiap harinya.

Menurut Shannas Nadia Yusharyahya, saat membangun rumah sakit bertaraf internasional, RSCM Kencana sudah memikirkan konsep perparkiran yang efektif dan nyaman bagi pengunjungnya. Konsep itu adalah lahan parkir susun dengan sistem puzzle.

Puzzle Parking hanya membutuhkan luas 176 meter persegi, terdiri dari 12 tingkat dengan 4 unit dan mampu menampung 96 kendaraan roda empat. Puzzle Parking menggunakan sistem sensor dan hidrolik. Sistem itu diyakini bisa mempersingkat waktu dan memudahkan pasien saat akan memarkir kendaraan mereka.

Cara meng-operasikannya pun cukup mudah. Pengemudi masuk ke dalam tower, menempatkan roda kendaraan sejajar dengan garis kuning menghadap cermin. Lalu pengendara mengunci kendaraan. Jangan lupa memasang rem tangan. Setelah pengendara meninggalkan kendaraan, petugas memasukkan nomor kendaraan, kemudian dilanjutkan memencet tanda in dan run.

Proses Parkir Puzzle pun dimulai secara otomatis. Dengan sistem sensor dan hidrolik, mesin mengangkat kendaraan mencari lahan parkir kosong di sebelah kiri atau kanan. Setelah menemukan lahan parkir kosong, secara otomatis mesin memindahkan kendaraan ke lahan parkir yang akan ditempati.

Untuk mengambil kendaraan, prosesnya pun sama mudahnya. Petugas tinggal memasukkan nomor kendaraan, menekan tanda out, dilanjutkan dengan run. Secara otomatis, kendaraan yang dimaksud akan ditarik dari tempat parkir, dan di bawa turun. Saat tiba di lantai bawah tower, secara otomatis pula kendaraan akan berputar dan bagian kendaraan akan berada di depan, siap dikemudikan.

Shannas menambahkan, keuntungan dari Puzzle Parking adalah keamanan terjamin, tidak memerlukan banyak petugas parkir dan waktu yang lebih efisien. Selama masih uji coba, untuk sementara Puzzle Parking tidak dikenakan tarif, dan untuk ke depannya akan dibangun dua tower parkir susun.(DSY)



Source News : VivaNews.Com Dan MetroTVNews.Com

Tambahan Penulis :

Parkir Susun Ini Memang Hemat Lahan Dan Aman

Tidak banyak yang tahu bahwa RSCM Kencana mempunyai tower parking sistem puzzle (parkir automatis dengan sistem bersusun). Padahal tower ini sudah berdiri sejak Mei 2010 lalu.

Menurut Kepala Sub Unit Umum dan Operasional RSCM Kencana, dr Shannaz Nadia Yusharyahya, konsep ini muncul karena banyaknya pasien yang akan berobat ke RSCM tapi mengeluhkan kurangnya sarana parkir. Setelah melihat konsep ini cukup berhasil di Jepang, Korea dan Singapura, RSCM pun kemudian membangunnya.

"Akhirnya dari sekitar 2,5 hektar lahan RSCM Kencana ini, 176 meter perseginya nya kita buatlah parking tower yang tinggi gedungnya mencapai 30 meter," ujar Nadia kepada detikcom di RSCM Kencana, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat.

Tower ini, terdiri dari 4 unit. Tiap unitnya ada 12 tingkat, yang mampu menampung 24 mobil. Artinya gedung ini bisa memuat 96 mobil yang semua kerjanya sudah diatur dengan sistem.

Banyak pengunjung yang kaget bahwa RSCM Kencana memiliki sistem parkir yang sangat canggih. "Saya baru tahu ini ada beginian di RSCM, kok selama ini kita nggak tahu ya," ujar seorang pengguna fasilitas ini, bernama Diana.

Apakah memang tidak pernah mempromosikan kelebihan ini, Nadia mengaku memang parkir itu bukan tujuan bisnis rumah sakit ini. Hanya saja dia mengaku keberadaan parkir ini memang sangat efektif dan efisien.

"Bisnis kita kan untuk pelayanan kesehatan. (Parkir) itu hanya tambahannya saja, supaya kalau orang mau parkir nggak sulit karena kita jadi punya tempat yang lebih banyak lagi untuk parkir," jelas wanita berambut panjang ini.

Rencananya tower seperti ini akan ditambah sampai 3 tower. Namun karena biaya pembangunannya yang cukup mahal, dan kebutuhannya belum begitu mendesak, pihak manajemen belum berniat membangunnya dalam waktu dekat. Parkir ini juga cukup aman dari pencurian.

"Sampai sekarang memang masih free, tapi tentu ke depannya akan kita pikirkan begitu juga dengan asuransinya," jelas Nadia.

Berapa perkiraan tarif yang akan dikenakan, RSCM menyerahkanya seluruhnya pada pengelola.

"Untuk masuk parkir pertama tentunya kita mengikuti peraturan tarif di DKI kan memang ada ketentuannya, tapi nanti kalau dia memilih parkir di gedung itu akan ditambah lagi, berapanya belum ada deal. Tapi kita mau tarif yang diajukan harus dikonsultasikan tidak bisa gila-gilaan," tegasnya.

Konsep parkir ini cukup baik diterapkan di gedung-gedung di Jakarta. Selain menghemat lahan, parkir dengan konsep ini juga akan menghindari adanya parkir on street (atau di badan jalan).

Beberapa waktu lalu, saat diminta tanggapannya mengenai parkir dengan sistem bersusun ini, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo hanya mengaku pernah mengkajinya. Jika ada gedung yang berniat menerapkannya, Fauzi menyerahkannya sepenuhnya pada pengelola gedung karena DKI tidak mencampuri sistem parkir off street.

"Sudah lama kita pelajari itu. Tapi sekarang Pemprov DKI tidak akan terlalu banyak mengatur parkir off street, itu diserahkan ke pihak swasta. Yang kita atur adalah regulasinya supaya swasta mau investasi," kata Fauzi di Gedung Balaikota DKI Jakarta, Selasa (24/5) lalu.

Mudah-mudahan kedepannya makin banyak model parkir dengan teknologi canggih seperti ini, biar kesemrawutan ibu kota Jakarta bisa sedikit berkurang. Contohlah negara-negara lainnya yang juga sudah lebih dulu menerapkan parkir susun seperti ini.

Contoh "Parking Tower" Di Negara-Negara Yang Lainnya :





No comments:

Post a Comment

FanPage Taste Of Knowledge

Popular Posts

My Twitter