Komputer_MOE !!!

Text

Selalu menyenangkan memiliki media baru untuk berekspresi. Dengan harapan agar menjadi panduan untuk meniti hari-hariku serta menyertai langkah-langkahku menyongsong indahnya dunia. Silakan tinggalkan komentar, apapun itu, demi kenyamanan dan kegembiraan yang bisa kau temui disini.

Info PENTING!

Selain Anda dapat membaca artikel berkualitas, Anda juga dapat menggunakan widget utility menarik lainnya di blog saya seperti Chat Via E-Buddy, SMS Gratis, Ataupun Menonton TV Streaming.

Dan kini Blog MyAkise sudah bisa di akses Via Mobile, Silahkan ketik link http://myakise.blogspot.com/?m=1 di perangkat mobile Anda.

Terima Kasih Dan Semoga Bermanfaat.

Wednesday, August 24, 2011

Apa Kabar Kartun Indonesia?


Jujur, gua kurang tau dengan perkembangan kartun di Indonesia. Satu-satunya kartun Indonesia yang gua tahu, cuma si Unyil (itu pun kalau masuk kategori kartun). Padahal Indonesia kaya dengan cerita yang bisa dijadikan kartun. Masih ingat soal fabel? Yup, fabel merupakan cerita rakyat yang mengisahkan tentang hewan-hewan yang bisa berbicara layaknya manusia. Nah, kartun-kartun di atas kalau menurut gua bisa dikategorikan dengan fabel. Lalu bagaimana dengan fabel Indonesia? Indonesia kaya dengan fabelnya. Salah satunya adalah si cerdik Kancil. Seandainya saja ada kartunis Indonesia yang mau mempublikasikan si Kancil, mungkin kita mempunyai pilihan lain dalam hal menonton kartun.


Selama ini, kartun-kartun di Indonesia didominasi oleh kartun-kartun jepang (anime) dan barat. Jika kita mau meluangkan waktu setiap minggu pagi, maka di beberapa stasiun tv kartun-kartun dari Jepang dan Baratlah yang banyak menghias layar kaca. Sayangnya, terkadang kartun tersebut tidak cocok dengan rentang usia anak-anak Indonesia. Contohnya anime, di negerinya anime mempunyai rating yang berbeda. Jadi anime A hanya boleh dinikmati kalangan remaja, sementara anime B dapat dinikmati oleh semua umur. Di Indonesia, stasiun tv kurang memperhatikan hal tersebut. Makanya ada beberapa anime yang dihentikan penyiarannya karena mengandung unsur-unsur SARA, seks, ataupun kekerasan yang tidak pantas ditonton oleh anak-anak.


Kembali ke kartun Indonesia, setahu gua Indonesia juga banyak mempunyai kartunis-kartunis handal. Masyarakat Indonesia pun sebenarnya tidak kalah kreatif dengan orang-orang Jepang sana. Hanya saja, apresiasi terhadap karya-karya mereka masih sangat kurang. Tidak jarang, orang-orang menganggap remeh pekerjaan mereka yang membuat kartun. Jangan heran kalau banyak kartunis kita yang memilih berkarya di luar negeri dibandingkan di negeri sendiri. Ke depannya, mari kita berharap kartun-kartun Indonesia akan lebih dihargai di ranah sendiri. Sehingga anak-anak Indonesia tidak hanya familiar dengan kartun barat, anime, maupun duo bersaudara dari negeri Jiran. “Betul, betul, betul.”

No comments:

Post a Comment

Popular Posts

Berlangganan Artikel Via Feedblitz

Enter your Email


Preview | Powered by FeedBlitz

SMS Gratis! Silahkan...


Make Widget

My Twitter

FanPage Taste Of Knowledge

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...