Komputer_MOE !!!

Text

Selalu menyenangkan memiliki media baru untuk berekspresi. Dengan harapan agar menjadi panduan untuk meniti hari-hariku serta menyertai langkah-langkahku menyongsong indahnya dunia. Silakan tinggalkan komentar, apapun itu, demi kenyamanan dan kegembiraan yang bisa kau temui disini.

Info PENTING!

Selain Anda dapat membaca artikel berkualitas, Anda juga dapat menggunakan widget utility menarik lainnya di blog saya seperti Chat Via E-Buddy, SMS Gratis, Ataupun Menonton TV Streaming.

Dan kini Blog MyAkise sudah bisa di akses Via Mobile, Silahkan ketik link http://myakise.blogspot.com/?m=1 di perangkat mobile Anda.

Terima Kasih Dan Semoga Bermanfaat.

Friday, May 27, 2011

All About My Idol, Syamsir Alam - NewsFeed 2

Wawancara Khusus, Syamsir Alam Terkesan Sambutan Peñarol
13 Januari 2011
Syamsir Alam mulai menjalani sesi latihan pertama bersama Peñarol.

Memasuki pekan pertama di Peñarol, Syamsir Alam tidak bisa berleha-leha. Datang bersama Zainal Haq sebagai bagian dari kontrak kerja sama SAD Indonesia dengan salah satu klub top Uruguay, kedua pemain masa depan tanah air itu langsung digenjot latihan fisik.

Jika beratnya latihan harus dilalui di awal masa bergabung dengan klub baru, ada hal menyenangkan yang mungkin dapat mendorong motivasi mereka, yaitu sambutan publik Peñarol.

"Menyenangkan," ujar Alam saat dihubungi GOAL.com Indonesia.

"Mereka sangat welcome kepada kami. Sehari sebelum kami mulai latihan, Peñarol menggelar uji coba melawan tim dari Cili yang juga disiarkan televisi. Announcer stadion mengumumkan esok akan ada dua anak Indonesia yang memulai latihan pertama dengan Peñarol."

Cedera betis yang dialami Alam saat berlatih bersama seleksi timnas U-23 juga sudah ditangani tim dokter Peñarol. Alam menyatakan, cedera itu hanya masalah ringan dan tidak serius.

Beralih ke topik pemberangkatan tim SAD dari Jakarta dalam waktu dekat ke Uruguay untuk mengikuti kompetisi Cuarta dan Quinta, Alam menyampaikan pesan penting.

"Saya belum tahu siapa saja pemain yang terpilih untuk berangkat," tukasnya.

"Tapi, saya harap mereka tidak menganggap pergi ke Uruguay untuk berlibur. Kalian ke sini membawa misi negara untuk memajukan sepakbola Indonesia. Kalian lah yang mendapat kesempatan emas itu, jadi jangan sia-siakan!"

Sayangnya, salah satu rekan Alam selama dua tahun berlatih di Uruguay, Alan Martha, dicoret dari daftar skuad. Alam tidak bisa memberi banyak komentar soal pencoretan tersebut.

"Saya sempat kaget mendengarnya, tapi yang pasti buat saya Alan pemain luar biasa," pungkasnya.

Alam berharap pencoretan tidak membuat Alan tidak putus asa dalam membangun karier sebagai pemain sepakbola profesional.

Source : Www.Goal.Com

Syamsir Alam Cetak Gol Pertama Bagi Penarol U-19








Tampil sebagai pemain inti, Syamsir Alam mengukir gol perdana bagi Penarol U-19.
04 April 2011

Memasuki penampilan ketiga bersama Penarol di Cuarta Division, Syamsir Alam akhirnya mempersembahkan gol pertama untuk tim barunya itu, Sabtu (2/4) lalu.

Untuk kali pertama sejak bergabung, Alam dipercaya tampil sebagai pemain inti. Seakan tidak mau menyia-nyiakan kesempatan tersebut, Alam menyumbangkan satu gol dalam kemenangan Penarol 4-0 atas Atenas de San Carlos melalui sontekan tumit.

Padahal, malam sebelum pertandingan Alam sempat meriang. Tetapi keadaan fisiknya pulih pada pagi harinya sehingga Alam memutuskan tetap bertanding. Pemain kelahiran 18 tahun lalu itu pun akhirnya bermain hingga menit ke-60.

Penampilan tersebut adalah kali ketiga bagi Alam bersama Penarol. Debut penampilan ditandai sebagai pemain pengganti ketika menghadapi Wanderers, Maret lalu. Saat itu Alam bermain selama 20 menit. Nyaris saja Alam mencetak gol pada penampilan debut, tetapi tendangannya menghantam tiang gawang.

Berikutnya Alam juga tampil sebagai pemain cadangan ketika melawan Central Espanol. Pada pertandingan ini, sebagai pemain sayap kanan, Alam bahkan menyumbangkan dua buah assist kepada rekan-rekannya.

Setelah beristirahat karena cedera ringan ketika Penarol melawan Sud America, Alam baru tampil lagi Sabtu lalu. Hingga berita ini diturunkan GOAL.com Indonesia belum berhasil mendapatkan keterangan langsung dari Alam karena sang pemain langsung beristirahat lagi guna memulihkan kondisinya.

Source : Www.Goal.Com








Syamsir Alam Says, Gol Saya Mirip Hernan Crespo








Secara naluriah, Syamsir Alam mengukir gol perdana untuk Penarol dengan gaya mirip Hernan Crespo.
04 April 2011

Syamsir Alam merasa bahagia dapat mencetak gol pertama untuk Penarol pada kompetisi resmi liga U-19 Cuarta Division Uruguay, Sabtu (2/4) lalu.

Untuk kali pertama, Alam bermain sebagai pemain inti ketika Penarol berhadapan dengan Atenas de San Carlos. Bermain selama 60 menit, Alam menyumbangkan sebuah gol melalui sontekan tumit. Padahal, pemain 18 tahun ini sedang berada dalam kondisi kurang fit karena terserang demam sehari sebelum bertanding.

"Alhamdulillah, saya senang sekali," tukas Alam ketika dihubungi GOAL.com Indonesia.

"Hampir saja saya tidak jadi berangkat ke lapangan karena sedang tidak enak badan hingga suhu tubuh mencapai 39 derajat Celcius. Saya minta doa orangtua dan alhamdulillah saya sanggup bermain 60 menit dan menciptakan sebuah gol."

Pertandingan melawan Atenas merupakan kiprah ketiga Alam bersama Penarol. Dalam dua pertandingan terdahulu, Alam selalu bermain dari bangku cadangan. Penampilannya terus meningkat. Ketika melawan Wanderers, tendangannya menghantam tiang. Sementara saat diturunkan menghadapi Central Espanol, Alam menyumbangkan dua assist.

Gol yang ditunggu-tunggu baru terjadi akhir pekan lalu. Ketika ditanyakan proses terjadinya gol, Alam menjawab gol itu terjadi secara naluriah.

"Ada dua lawan di dekat saya dan secara naluri saya menyambar bola dengan menggunakan tumit. Ketika bertanya ke seorang teman, dia bilang golnya mirip gol Hernan Crespo waktu masih membela Parma," tuturnya.

"Saya bahkan tidak sadar golnya bisa seperti itu. Usai bermain, pelatih hanya bilang 'great match'. Saya pun langsung masuk kamar ganti untuk mandi karena kondisi badan sudah tidak enak."

Alam tidak mau terlena. Untuk selanjutnya, Alam berjuang mempertahankan posisi di tim inti karena meski mampu mencetak gol tidak berarti ada jaminan dari pelatih untuk dimainkan sejak menit awal.

"Sebenarnya dikatakan diterapkan sistem rotasi pemain tidak juga. Pelatih selalu memilih yang fit dan siap bertanding. Pelatih yang menilai sehingga setiap pemain tidak ada yang pasti mendapat posisi tim inti atau cadangan. Saya tidak boleh lengah sehingga kemarin pun saya paksakan bermain meski sedang demam," imbuhnya.

"Sekarang saya ingin mengembalikan kondisi seperti sedia kala supaya Insya Allah kembali dipercaya menempati tim inti Sabtu ini dan diberi kemenangan. Tentunya saya ingin bisa mencetak gol lagi."

Pada pertandingan yang sama, pemain muda harapan Indonesia lainnya, Zainal Haq, juga bermain sebagai pemain inti.

Source : Www.Goal.Com








Surat Terbuka Syamsir Alam, Jangan Renggut Mimpi Kami!








Kepada GOAL.com, Syamsir Alam menumpahkan kegusarannya atas kongres PSSI yang tidak menghasilkan apapun akhir pekan lalu.
24 Mei 2011

"Kepada yang terhormat bapak-bapak anggota PSSI,

Ini mungkin curhatan atau isi hati kami sebagai anak bangsa.

Kami baru saja ingin memetik atau mewujudkan mimpi kami. Sepakbola adalah mata pencaharian kami untuk menghidupkan keluarga kami, dan untuk mewujudkan mimpi kami bermain di Piala Dunia. Kami berlatih bersimbah keringat dan bahkan terkadang bertumpah darah pun kami alami. Tetapi sekarang kenapa ada orang-orang yang hanya mementingkan kepentingan pribadinya masing-masing sehingga merusak mimpi jutaan anak Indonesia.

Apakah kami pantas mendapatkan itu? Apakah ada orang yang pantas merenggut mimpi kami?

Mungkin sebagai seorang remaja muda, saya tidak mengetahui banyak hal, tetapi kenapa bapak-bapak harus berdebat sampai bercekcok mulut ketika ada kongres yang bisa menjadi sarana bagi kita bekerja sama dan bergotong royong untuk membangun sepakbola?

Padahal, kebangkitan sepakbola kita baru saja hendak dimulai. Tolong, jangan ambil mimpi kami, bapak-bapak yang saya hormati. Lihatlah ke arah kami sedikit, bayangkan jika bapak-bapak berada di posisi kami. Bayangkan betapa getirnya perasaan anak remaja yang baru saja ingin meraih mimpi, tetapi kemudian direbut oleh orang-orang yang haus kedudukan.

Kami tidak pantas mendapatkannya. Sebagian dari kami akan hidup dari sepakbola, dan jika harus begini apa yang dapat kami lakukan kelak. Barangkali bapak-bapak tidak menghiraukannya, tetapi tolonglah berpikir dengan hati nurani yang jernih. Kami sudah mengorbankan banyak hal untuk mencapai mimpi. Kami tinggalkan sekolah kami, keluarga kami, melewatkan masa-masa muda kami untuk meraih mimpi dan mengabdi kepada bangsa dan tanah air yang tercinta ini.

Sekali lagi, JANGAN RENGGUT MIMPI KAMI!"

Source : Www.Goal.Com






No comments:

Post a Comment

Popular Posts

Berlangganan Artikel Via Feedblitz

Enter your Email


Preview | Powered by FeedBlitz

SMS Gratis! Silahkan...


Make Widget

My Twitter

FanPage Taste Of Knowledge

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...