Wednesday, March 21, 2012

Axiata Cup 2012


Axiata Cup merupakan kejuaraan bulu tangkis beregu putra baru di tingkat regional Asia Tenggara yang digagas oleh salah satu grup perusahaan telekomunikasi terbesar di Asia, yaitu Axiata Group.

Kejuaraan beregu putra yang mengikuti format Piala Thomas dan Sudirman Cup ini diikuti tim nasional terbaik dari enam negara di Asia Tenggara. Axiata Cup 2012 diikuti enam negara Asia, yaitu Indonesia, Malaysia, Vietnam, Singapore, Thailand, dan Filipina.

Indonesia dan Malaysia, masing-masing mengirimkan dua tim. Tidak hanya itu, masing masing negara dipastikan menurunkan pemain terbaiknya, seperti Malaysia yang siap mengirim pemain nomor satu dunia Lee Chong Wei dan juara ganda putra Asia Koo Kien Keat-Tan Boon Heong. Mereka tergabung dalam Tim Malaysia Tigers.

Indonesia juga tidak mau kalah di ajang kejuaraan beregu pertama di Asia Tenggara yang menggunakan format tiga partai ini. Indonesia menurunkan peraih tiga medali emas olimpiade Taufik Hidayat dan ganda terkuat Markis Kido-Hendra Setiawan dalam Tim Indonesia Garuda. Mereka akan diperkuat Juara SEA Games Simon Santoso serta juara Asia Sony Dwi Kuncoro dan ganda Bona Septano-Mohammad Ahsan. Tim yang diturunkan oleh PBSI adalah Indonesia Garuda dan Indonesia Rajawali.

Format Kejuaraan yang mengizinkan setiap tim untuk menggunakan pemain asing dimanfaatkan oleh Filipina. Negara terlemah di kawasan Asia Tenggara ini akan menjadi kuda hitam berbahaya dengan mengontrak pemain ganda asal Denmark, Mathias Boe, yang pernah menduduki peringkat satu dunia bersama Carsten Mogensen.

Mathias Boe akan berpasangan dengan Marc Zwiebler. Pemain asal Jerman ini juga memiliki catatan rekor menarik dengan mengalahkan deretan nama-nama pemain top dunia beberapa tahun terakhir. Mathias Boe dan Marc Zwiebler akan menjadi tulang punggung Tim Filipina yang menurunkan pemain terbaiknya Antonio Benjamin Gadi, Paul Jefferson Vivas dan Ronel Estanislao.

Thailand mengirim pemain terbaiknya, seperti Boonsak Ponsana yang pernah menduduki peringkat keempat dunia. Pemain yang menjadi ikon bulutangkis negeri Gajah Putih ini diharapkan bisa memimpin para pemain muda, seperti Suppanyu Avihingsanon dan Pisit Poodchalat untuk menggoyang kekuatan Malaysia dan Indonesia.

Sedangkan Vietnam memiliki pemain berbahaya yang pernah mengalahkan tunggal pertama Malaysia Lee Chong Wei dan tunggal pertama Indonesia Taufik Hidayat. Dia adalah Nguyen Tien Minh. Pemain berusia 29 tahun ini pernah merasakan peringkat tertinggi dalam karirnya yaitu mencapai posisi peringkat kelima dunia tahun 2010.

Singapura akan menurunkan pemain flamboyan Chayut Triyachart dan pemain debutan Robin Gonansa, Ashton Chen, serta Derek Wong. Negeri Singa ini berambisi untuk mendapatkan hadiah besar dari Axiata Cup yang mencapai total 1 juta dollar AS.

Kejuaraaan bulutangkis Axiata Cup 2012 akan diselenggarakan di Indonesia dan Malaysia pada 23 Maret hingga 15 April 2012. Di Indonesia akan diselenggarakan di Tennis Indoor Senayan dan Sport Mall Kelapa gading, sedangkan Malaysia menyelenggarakan di Stadium Badminton Cheras Kuala Lumpur.

Source : Kompas Sport


Tim Indonesia Rajawali

Sepertinya, Axiata Cup adalah waktu yang pas bagi Tommy Sugiarto, salah satu anggota tim, untuk unjuk kebolehan, setelah dia dilatih secara intensif dan peringkat dunianya mulai meningkat.

Bergabung dengan Tommy di tim tersebut adalah, Dionysius Hayom Rumbaka, pebulutangkis muda berbakat, yang dikatakan sebagai calon juara dunia di masa depan dan Alvent Yulianto Chandra, yang dengan pasangannya Luluk Hardiyanto pernah menjadi ganda putra nomor satu di dunia.

Shesar Hiren Rhustavito, Angga Pratama dan Rain Agung Saputro akan menjadi penyokong tim yang kuat dan juga memperkenalkan mereka kepada atmosfer kompetisi kelas atas.

Tim Indonesia Rajawali:

1. Tommy Sugiarto
2. Dionysius Hayom Rumbaka
3. Alvent Yulianto Chandra
4. Hendra Aprida Gunawan
5. Shesar Hiren Rhustavito
6. Angga Pratama
7. Rian Agung Saputro

Tim Indonesia Garuda

Tim Garuda beranggotakan tiga pemenang Olimpiade - Taufik Hidayat, Markis Kido dan Hendra Setiawan - yang dipilih untuk mengharumkan nama Indonesia. Selain mereka, tim ini diperkuat dengan nama-nama besar lainnya, seperti juara SEA Games Simon Santoso, juara Asian Games Sony Dwi Kuncono serta pemain ganda kenamaan Septano-Mohammad Ahsan.

Taufik adalah peraih medali emas Olimpiade 2004 dan sukses membawa pulang gelar juara dunia setahun kemudian. Ia menjadi pebulu tangkis nomor satu Indonesia, semenjak dia berhasil mengangkat namanya sebelum menginjak usia 19 tahun.

Hanya baru-baru ini saja medali emas yang biasa dikantongi Taufik itu berhasil dirampas oleh Simon, yang berhasil menikmati manisnya medali emas SEA Games 2011.

Sony, yang baru saja terbebas dari masalah cidera, merupakan salah satu pemain paling sulit untuk ditundukan. Kini ia sedang mengejar ketinggalannya dan berusaha kembali ke kondisi kesehatannya yang prima dan ia pasti akan memberikan perjuangan terbaik agar ia dan teman-teman satu timnya dapat mengantongi kemenangan.

Juara bertahan Olimpiade dan Asian Games Markis-Hendra dan Mohammad Ahsan-Bono Septano merupakan dua dari pasangan ganda tercepat dan dapat diandalkan untuk menambahkan poin bagi tim di saat-saat yang mendesak.

Kekuatan yang merata dan pengalaman para anggota membuat tim Indonesia Garuda menjadi salah satu favorit.

Tim Indonesia Garuda:

1. Simon Santoso
2. Taufik Hidayat
3. Bona Septano
4. Mohammad Ahsan
5. Sony Dwi Kuncoro
6. Markis Kido
7. Hendra Setiawan

Source : Yahoo! Indonesia 1 Dan Yahoo! Indonesia 2

No comments:

Post a Comment

FanPage Taste Of Knowledge

Popular Posts

My Twitter