Komputer_MOE !!!

Text

Selalu menyenangkan memiliki media baru untuk berekspresi. Dengan harapan agar menjadi panduan untuk meniti hari-hariku serta menyertai langkah-langkahku menyongsong indahnya dunia. Silakan tinggalkan komentar, apapun itu, demi kenyamanan dan kegembiraan yang bisa kau temui disini.

Info PENTING!

Selain Anda dapat membaca artikel berkualitas, Anda juga dapat menggunakan widget utility menarik lainnya di blog saya seperti Chat Via E-Buddy, SMS Gratis, Ataupun Menonton TV Streaming.

Dan kini Blog MyAkise sudah bisa di akses Via Mobile, Silahkan ketik link http://myakise.blogspot.com/?m=1 di perangkat mobile Anda.

Terima Kasih Dan Semoga Bermanfaat.

Monday, March 12, 2012

Tontowi Ahmad Dan Liliyana Natsir Raih Gelar All England 2012


TEMPO.CO, Jakarta – Pasangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir bangga bisa mempersembahkan gelar di turnamen All England 2012. Gelar bergengsi itu yang pertama bagi Indonesia sejak pasangan legendaris, Christian Hadinata/Imelda Wiguna, meraih juara ganda campuran All England pada 33 tahun lalu.

Pada partai final yang berlangsung Minggu malam (11/3), pasangan Tontowi/Liliyana mengalahkan ganda Denmark, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl, dalam dua game langsung, 21-17, 21-19. Satu-satunya gelar itu ikut menyelamatkan pamor bulu tangkis Indonesia di All England 2012.

Liliyana mengakui senang bisa merebut gelar All England yang pertama. Saat bertanding, Liliyana mengaku berusaha tidak tegang di lapangan.
''Saya selalu berusaha untuk konsentrasi, tidak mau memikirkan menang atau kalah. Yang penting usaha meraih poin satu demi satu dulu,'' kata pemain yang akrab dipanggil butet tersebut.

Menurut Butet, pasangan Denmark sangat tangguh. Apalagi, mereka juga pernah kalah saat bertemu di China Open 2011. Nah, saat bertemu di final All England 2012, Butet mengakui, dia dan Tontowi melakukan perubahan dalam strategi permainan mereka.

''Kami memang sedikit mengubah pola permainan dari yang biasa. Karena, tidak hanya mereka yang mempelajari permainan kami, tapi kami pun demikian. Jadi, kami sudah mengetahui harus bagaimana mengalahkan mereka,'' jelas Butet.

Tontowi juga mengakui jika dia banyak mengubah taktiik ketika di lapangan.''Biiasanya penempatan bolanya mudah ditebak, kali ini lebih bervariasi. Beberapa kali lawan terkecoh dan salah posisi,''jelas Tontowi.


Namun, mereka tidak ingin larut dalam euforia juara All England. Tontowi/Liliyana mulai menyiapkan diri menghadapi tugas lebih penting. Yakni, merebut dan mempertahankan tradisi emas bagi Indonesia di Olimpiade London 2012. ''Setelah ini masih ada tugas berat menunggu di Olimpiade. Semoga saja kami bisa terus fokus, karena emas Olimpiade memang target utama kami,” kata Tontowi.

Liliyana mengungkapkan, kemenangan di All England akan menjadi bekal menuju Olimpiade London mendatang. Namun, dia berjanji tidak akan lengah. ''Saya tak ingin larut dalam euforia kemenangan ini, karena tugas di olimpiade sudah menanti,''tuturnya. ''Apalagi kami masih harus mengikuti beberapa turnamen lagi sebelum tanggal penutupan poin olimpiade,'' paparnya.

Source : Www.Tempo.Co

No comments:

Post a Comment

Popular Posts

Berlangganan Artikel Via Feedblitz

Enter your Email


Preview | Powered by FeedBlitz

SMS Gratis! Silahkan...


Make Widget

My Twitter

FanPage Taste Of Knowledge

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...