Komputer_MOE !!!

Text

Selalu menyenangkan memiliki media baru untuk berekspresi. Dengan harapan agar menjadi panduan untuk meniti hari-hariku serta menyertai langkah-langkahku menyongsong indahnya dunia. Silakan tinggalkan komentar, apapun itu, demi kenyamanan dan kegembiraan yang bisa kau temui disini.

Info PENTING!

Selain Anda dapat membaca artikel berkualitas, Anda juga dapat menggunakan widget utility menarik lainnya di blog saya seperti Chat Via E-Buddy, SMS Gratis, Ataupun Menonton TV Streaming.

Dan kini Blog MyAkise sudah bisa di akses Via Mobile, Silahkan ketik link http://myakise.blogspot.com/?m=1 di perangkat mobile Anda.

Terima Kasih Dan Semoga Bermanfaat.

Friday, September 20, 2013

Pulang Latihan, Ravi Murdianto Jalan Kaki 20 Kilometer

image
Selain Asisten Pelatih Timnas U-19 Eko Purjianto, sejumlah pemain yang besar di Semarang juga menjadi pahlawan-pahlawan Garuda Muda. Setidaknya ada tiga pemain asal Ibu Kota Jateng yang kini tengah berlaga di Piala AFF 2013. Mereka adalah Ravi Murdianto, Awan Setho Raharjo (keduanya kiper), dan striker Septian David Maulana.
Ravi merupakan jebolan Sekolah Sepak Bola (SSB) Tugu Muda Semarang. Sosok yang satu ini memiliki insting dan pergerakan yang apik di bawah mistar gawang . Tak pelak, Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri selalu mempercayainya sebagai kiper utama. Posisi starter tak hanya kali ini dipegang Ravi.
Putra pasangan Heri Supriyanto-Murminah itu juga dipercaya sebagai kiper utama Timnas U-17 dan U-18. Di bawah bendera Timnas U-17, dia mengantarkan Indonesia menjuarai turnamen pelajar di Hong Kong. Di Timnas U-18, ia ikut membawa Merah Putih meraih peringkat kelima turnamen pelajar di Iran.

Jam Terbang

Sebelum tampil di Piala AFF U- 19, Ravi juga membela timnas mengikuti turnamen di Hong Kong, awal tahun ini. Hasilnya, gelar juara kembali diraih. Karena itu, meski masih muda, ia memiliki jam terbang tinggi. Namun, prestasiprestasi tersebut tidak didapat begitu saja. Pemuda kelahiran Grobogan, 8 Januari 1995 ini berlatih sepak bola sejak kecil.

SSB pertamanya adalah Putra Bersemi Grobogan. Kemudian, dia lama mengasah kemampuan di SSB Tugu Muda. Potensinya yang menonjol mengantarkannya masuk Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pelajar (PPLP) Jateng atau sering disebut Diklat Salatiga. Dua tahun berselang, Ravi ditarik untuk berlatih di Diklat Ragunan.
Sebelum membela timnas, selama dua pekan dia berkostum Perserang Serang yang berlaga di Divisi I. Saat masih meniti ilmu di SSB Tugu Muda, ada pengalamannya yang tak terlupakan. Suatu senja, pulang dari berlatih di Lapangan Sidodadi, dia harus berjalan dari Penggaron hingga Tegowanu, Grobogan.

Lulusan SMA Ragunan itu berjalan sendirian pulang ke rumahnya yang berjarak lebih kurang 20 kilometer. Karena dia tak kunjung sampai di rumah, kedua orang tuanya panik.

Mereka datang ke Lapangan Sidodadi, bertanya kepada para pelatih, tetapi tak seorang pun tahu. Kegelisahan Heri Supriyanto dan Murminah sirna setelah mengetahui sang putra kesayangan telah sampai di rumah di Jalan Tegowanu Kulon RT10 RW 1, Grobogan.

''Saat itu kemalaman. Tidak ada lagi bus yang lewat. Karena tidak punya handphone, saya tidak dapat menghubungi keluarga di rumah. Saya memilih pulang jalan kaki,'' papar pemain bertinggi 183 sentimeter dan berat 82 kilogram ini. Kini, perjuangannya berbuah hasil manis.

Dia selalu menjadi andalan Timnas Garuda Muda. Tetapi keinginannya belum tuntas. Ravi bertekad mengantarkan Indonesia meraih gelar juara Piala AFF 2013. Di semifinal, sore ini, mereka akan bertanding melawan Timor Leste.

Di Uruguay

Dibandingkan Ravi, Awan Setho Raharjo dan Septian David Maulana memang masih kalah pengalaman. Keduanya juga masuk dalam daftar 31 personel timnas, namun tidak diturunkan di Piala Asia AFF. Dengan tim yang sama, mereka dipersiapkan mengikuti Piala AFC mulai 7 Oktober mendatang. Awan yang satu kamar dengan Ravi di timnas adalah jebolan program Deportivo Indonesia yang dulu disebut Sociedad Anonima Deportiva (SAD).

Selama setahun, pemain kelahiran Semarang 20 Maret 1997 itu menempa ilmu di Uruguay. Sosok yang satu ini pernah mengantarkan Timnas U-14 juara turnamen di Thailand.

Sebenarnya, karier putra pasangan Setyadi Widho Atmoko (mantan kiper PSIS dan BPD Jateng) dan Hartini itu mulai moncer saat berumur 12 tahun. Dia ikut mengantarkan Tim Pengcab PSSI Kota Semarang juara nasional Danone Nations Cup (DNC). Membawa nama Indonesia pada ajang DNC dunia di Afrika Selatan 2010, Awan dkk meraih peringkat keenam.

Septian juga jebolan Deportivo Indonesia. Selain di Piala Asia AFF U-19 2013, pemain kelahiran Semarang, 2 September 1996 ini pernah membela Merah Putih pada Piala AFF di Laos 2011. Tahun ini dia gagal masuk tim utama karena sakit saat penentuan kerangka tim. Lulusan SMA 7 Semarang itu pernah berlatih di SSB Bhaladika dan Putra Berlian Semarang. Sebelum dipanggil timnas, dia mengenyam latihan di PPLP Jateng.

Septian juga memperkuat kesebelasan Kota Semarang yang akan berlaga di Porprov 2013, Oktober mendatang. ''Semoga saat Piala AFC berlangsung, saya diberi kesempatan masuk tim utama. Saya berjanji akan menunjukkan kemampuan terbaik untuk mengharumkan nama Indonesia, Jateng, dan Kota Semarang,'' kata putra pasangan Suwarno dan Mundarsih itu. (Hendra Setiawan-59)

No comments:

Post a Comment

Popular Posts

Berlangganan Artikel Via Feedblitz

Enter your Email


Preview | Powered by FeedBlitz

SMS Gratis! Silahkan...


Make Widget

My Twitter

FanPage Taste Of Knowledge

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...