Komputer_MOE !!!

Text

Selalu menyenangkan memiliki media baru untuk berekspresi. Dengan harapan agar menjadi panduan untuk meniti hari-hariku serta menyertai langkah-langkahku menyongsong indahnya dunia. Silakan tinggalkan komentar, apapun itu, demi kenyamanan dan kegembiraan yang bisa kau temui disini.

Info PENTING!

Selain Anda dapat membaca artikel berkualitas, Anda juga dapat menggunakan widget utility menarik lainnya di blog saya seperti Chat Via E-Buddy, SMS Gratis, Ataupun Menonton TV Streaming.

Dan kini Blog MyAkise sudah bisa di akses Via Mobile, Silahkan ketik link http://myakise.blogspot.com/?m=1 di perangkat mobile Anda.

Terima Kasih Dan Semoga Bermanfaat.

Sunday, September 22, 2013

Timnas U-19 Ingin Mengukir Sejarah

Timnas U-19, mengusung misi balas dendam atas kekalahan di babak penyisihan saat melakoni final Piala AFF U-19 kontra Vietnam di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (22/9/2013) malam ini.

Evan Dimas dkk ingin mengukir sejarah pertama kali merebut Piala AFF.

Indonesia untuk pertama kalinya menembus final Piala AFF U-19. Ini prestasi tertinggi sejak turnamen bergulir 2002 lalu di Thailand dan Kamboja.

Pelatih Indra Sjafri menyakini, timnya bisa mencetak sejarah menjadi juara jika efektif dalam bermain ketika menguasai bola.

Sepanjang penyisihan grup B hingga semifinal Jumat (20/9) malam melawan Timor Leste, Garuda Muda sering mendominasi penguasaan bola. Namun, hal itu tidak diimbangi dengan penyelesaian akhir yang rapi. Salah umpan, pengambilan keputusan yang kurang jitu, masih sering terjadi.

"Penguasaannya harus bagus, efektif. Sepak bola kan bagaimana cetak ke gawang sebanyak mungkin dan tidak kebobolan," kata Indra kepada Berita Kota Super Ball, Sabtu (21/9/2013) siang.

Indra menyatakan, tidak melakukan persiapan khusus menghadapi Vietnam. Pada fase grup B, Evan Dimas dan kawan-kawan sempat takluk 1-2 .

"Itu justru bagus bagi kami. Sekarang kami jadi tahu apa kelebihan mereka. Ini momentum untuk juara. Sekaranglah saatnya agar ada perasaan tenang di tengah karut-marutnya sepak bola di Indonesia," tuturnya.
Indra mengulas, beberapa pemain Vietnam memiliki kecepatan dan agresivitas seperti pemain nomor punggung 10, Nguyen Cong Phuang. Secara pola, lanjut Indra, Vietnam memiliki organisasi yang lebih baik dari Timor Leste.

"Intinya mereka nggak istimewa banget. Saya meminta anak-anak bermain bola secara sederhana. Itu penting," ucapnya.

Pelatih Vietnam Grachen Guillaume menyatakan, masih menunggu pulihnya kapten Luong Xuan Truong. Ketika menang 1-0 atas Laos di semifinal, Truong absen.

Tanpa kehadiran Truong, mereka kesulitan membongkar pertahanan Laos. Guillaume berharap kecepatan penyerang Nguyen van Toan kembali merepotkan barisan belakang Indonesia seperti pada pertemuan pertama. Toan merupakan pemain yang mencetak gol ke gawang Ravi Murdianto selain Pham Duc Huy.
"Kami akan berusaha kembali menampilkan kemampuan terbaik. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit," ujar manajer Vietnam, Duong Nghiep Khoi. *

No comments:

Post a Comment

Popular Posts

Berlangganan Artikel Via Feedblitz

Enter your Email


Preview | Powered by FeedBlitz

SMS Gratis! Silahkan...


Make Widget

My Twitter

FanPage Taste Of Knowledge

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...