Komputer_MOE !!!

Text

Selalu menyenangkan memiliki media baru untuk berekspresi. Dengan harapan agar menjadi panduan untuk meniti hari-hariku serta menyertai langkah-langkahku menyongsong indahnya dunia. Silakan tinggalkan komentar, apapun itu, demi kenyamanan dan kegembiraan yang bisa kau temui disini.

Info PENTING!

Selain Anda dapat membaca artikel berkualitas, Anda juga dapat menggunakan widget utility menarik lainnya di blog saya seperti Chat Via E-Buddy, SMS Gratis, Ataupun Menonton TV Streaming.

Dan kini Blog MyAkise sudah bisa di akses Via Mobile, Silahkan ketik link http://myakise.blogspot.com/?m=1 di perangkat mobile Anda.

Terima Kasih Dan Semoga Bermanfaat.

Sunday, June 24, 2012

Ini Kebiasaan Yang Salah Keluarga Indonesia Soal Kebersihan

 
Sudah menjadi kebiasaan, ruang yang sering dilihat banyak orang lain justru paling sering dibersihkan. Meski tidak salah, kebiasaan itu tidaklah tepat karena seharusnya wilayah dapurlah yang seharusnya menjadi prioritas.

"Survey yang dilakukan menunjukkan memang keluarga Indonesia sudah mengetahui manfaat kebersihan rumah tapi sayangnya tidak melakukan secara benar. Biasanya yang dibersihkan terlebih dahulu prioritasnya yang dilihat orang, padahal itu salah. Yang benar pembersihan harus dimulai dari dapur," papar Yunadi Aulia Desmawan, Brand Manager Consumer & Office Business 3 M, saat kampanye "Rumah Bersih Terawat, Keluargaku Sehat" yang diadakan oleh Scotch-BriteTM.

Dapur menjadi salah satu tempat sumber kuman sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus. "Ironisnya dapur juga menjadi tempat makanan dibuat. Kalaupun sering dibersihkan tapi hanya asal-asalan karena nanti juga akan kotor lagi," paparnya.

Untuk menciptakan dapur yang bebas kuman, pembersihan harus dilakukan setiap hari. Nah, celakanya meski dapur sudah bersih, masih ada kebiasaan lain yang kurang tepat yakni  tempat sampah biasanya dalam posisi terbuka. "Seharusnya enggak sampah yang dibuang harus dalam kondisi ditutup," katanya.
Berkaitan dengan penggunaan mencuci alat dapur juga sering salah kaprah. "Biasanya  menggunakan spon yang halus padahal itu enggak punya daya gosok. Kondisi ini menyebabkan bakteri  muncul lagi. Jadi seharusnya pakai yang warna hijau," katanya.

Ia menambahkan, kebiasaan untuk merendam spon juga harus dihilangkan karena dengan direndam justru mengundang bakteri, ditandai dengan bau. "Sebaiknya dicuci dan dikeringkan dengan digantung. Jadi intinya dibersihkan tiap hari," katanya.

1 comment:

  1. terimakasih atas infonya gan
    di tunggu informasi selanjutnya
    sukses terus

    ReplyDelete

Popular Posts

Berlangganan Artikel Via Feedblitz

Enter your Email


Preview | Powered by FeedBlitz

SMS Gratis! Silahkan...


Make Widget

My Twitter

FanPage Taste Of Knowledge

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...