Komputer_MOE !!!

Text

Selalu menyenangkan memiliki media baru untuk berekspresi. Dengan harapan agar menjadi panduan untuk meniti hari-hariku serta menyertai langkah-langkahku menyongsong indahnya dunia. Silakan tinggalkan komentar, apapun itu, demi kenyamanan dan kegembiraan yang bisa kau temui disini.

Info PENTING!

Selain Anda dapat membaca artikel berkualitas, Anda juga dapat menggunakan widget utility menarik lainnya di blog saya seperti Chat Via E-Buddy, SMS Gratis, Ataupun Menonton TV Streaming.

Dan kini Blog MyAkise sudah bisa di akses Via Mobile, Silahkan ketik link http://myakise.blogspot.com/?m=1 di perangkat mobile Anda.

Terima Kasih Dan Semoga Bermanfaat.

Thursday, May 31, 2012

Kilas Internasional - Ternyata Kematian Diana Bikin Ratu Elizabeth Berubah




London - Ketika Ratu Elizabeth II menjauh dari duka London setelah kematian Putri Diana tahun 1997, dia dikritik karena menyendiri dan tidak merespon kemarahan publik atau merasa kehilangan.

Tapi, menurut salah satu teman terdekatnya, ada hal lain di balik keputusan Ratu untuk sementara meninggalkan rakyatnya. Ratu, katanya, mengalami  kekhawatiran luar biasa terutama menyangkut kesejahteraan anak Diana, Pangeran William dan Harry. Ratu, katanya, berubah seketika menjadi nenek yang penuh kasih sayang dan perhatian.

Margaret Rhodes, sepupu Ratu dan salah satu teman dekatnya sejak kecil, mengungkapkan dalam sebuah wawancara dengan CNN, bahwa demi William dan Harry-lah yang membuatnya tetap tinggal di Istana Balmoral. "Ia melakukan tugasnya sebagai seorang nenek," katanya.

Menurutnya, apa yang terjadi di Balmoral di pekan-pekan itu si luar dugaan siapa saja. "Dia (Ratu Elizabeth) seperti dihukum ... untuk begadang di Balmoral dengan dua anak kecil," kata Rhodes, yang berbicara menjelang perayaan untuk menandai ulang tahun ke-60 suksesi ratu.

Namun, katanya, Ratu mampu menjadi nenek yang baik. "Bayangkan dua anak kecil duduk, tak ada yang dilakukan selain kesedihan yang mendalam setelah kematian ibunya secara tragis," katanya.

Hari-hari setelah kematian Diana adalah di antara yang paling gelap dari masa pemerintahan wanita berusia 86 tahun itu. Demi kedua cucunya, ia tak meninggalkan keduanya sedetikpun. Rakyat menanggapinya sebagai: Ratu antipati pada Diana, yang menjadi simbol 'Putri rakyat' dan mereka menyulap  jalan menuju Istana Buckingham berubah jadi lautan bunga.

Barulah ketika Tony Blair, kemudian menjadi perdana menteri, campur tangan, pandangan positif rakyat pada keluarga kerajaan tumbuh kembali. "Itu sangat masuk akal, mungkin bukan sebagai ratu," kata Rhodes. "Tapi dia membuat semuanya benar pada akhirnya dengan datang dan melihat semua bunga-bunga itu."
Lahir hanya beberapa bulan setelah ratu, Rhodes yang mengetahui persis kehidupan dalam keluarga kerajaan. Setelah bekerja sebagai sekretaris untuk MI6 selama Perang Dunia II, ia melayani ibu suri dan merupakan salah satu pengiring pengantin Ratu Elizabeth.

Kedua tetap bersahabat sepanjang hidup mereka. Rhodes tinggal di dekat kediaman kerajaan di Windsor Castle, sebelah barat London, di mana dia secara teratur sarapan bersama Ratu.

No comments:

Post a Comment

Popular Posts

Berlangganan Artikel Via Feedblitz

Enter your Email


Preview | Powered by FeedBlitz

SMS Gratis! Silahkan...


Make Widget

My Twitter

FanPage Taste Of Knowledge

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...