Komputer_MOE !!!

Text

Selalu menyenangkan memiliki media baru untuk berekspresi. Dengan harapan agar menjadi panduan untuk meniti hari-hariku serta menyertai langkah-langkahku menyongsong indahnya dunia. Silakan tinggalkan komentar, apapun itu, demi kenyamanan dan kegembiraan yang bisa kau temui disini.

Info PENTING!

Selain Anda dapat membaca artikel berkualitas, Anda juga dapat menggunakan widget utility menarik lainnya di blog saya seperti Chat Via E-Buddy, SMS Gratis, Ataupun Menonton TV Streaming.

Dan kini Blog MyAkise sudah bisa di akses Via Mobile, Silahkan ketik link http://myakise.blogspot.com/?m=1 di perangkat mobile Anda.

Terima Kasih Dan Semoga Bermanfaat.

Wednesday, April 25, 2012

Seputar Antariksa - Menambang Di Asteroid, Mengapa Tidak

 

Kegiatan eksplorasi dan eksploitasi barang tambang di luar angkasa, tepatnya di asteroid terdekat Bumi, segera diwujudkan oleh perusahaan asal Amerika, Planetary Resources.

"Jika Anda melihat sumber daya alam di luar angkasa, langkah terdekat adalah pergi ke asteroid terdekat dari Bumi," kata salah satu pendiri dan pemimpin Planetary Resources, Eric Anderson, seperti dikutip SPACE. Anderson mengatakan asteroid-asteroid itu sangat berharga dan begitu mudah untuk dicapai.
Planetary Resources menyebut air dan berbagai jenis logam seperti ruthenium, rhodium, palladium, osmium, iridium, atau platinum sebagai dua sumber daya yang akan digali di asteroid.

"Kelompok logam platinum merupakan logam yang banyak dibutuhkan dan lebih mudah didapat di asteroid dengan kandungan platinum melimpah dibanding di Bumi," kata Anderson.

Perusahaan itu memperkirakan sebuah batu luar angkasa dengan lebar 500 meter (1.650 kaki) mengandung kelompok logam platinum setara dengan jumlah platinum yang pernah digali sepanjang sejarah manusia.
Rencana kegiatan pertambangan luar angkasa itu didukung oleh pembuat film James Cameron sebagai penasehat dan salah satu pendiri Google, Larry Page, sebagai investor.

Planetary Resources tidak menyebut kepastian waktu pelaksanaan kegiatan pertambangan luar angkasa itu, tapi Anderson mengatakan perusahaan membutuhkan beberapa tahun untuk masa persiapan.

"Selama itu, kami akan menentukan sejumlah objek tambang pertama yang akan digali dan misi luar angkasa apa yang akan digunakan," kata Anderson.

Planetary Resources telah mendesain teleskop luar angkasa berbiaya rendah tapi dengan kemampuan memadai yang akan mengorbit di dekat Bumi dalam 18 hingga 24 bulan ke depan.

Source : Yahoo! Indonesia

No comments:

Post a Comment

Popular Posts

Berlangganan Artikel Via Feedblitz

Enter your Email


Preview | Powered by FeedBlitz

SMS Gratis! Silahkan...


Make Widget

My Twitter

FanPage Taste Of Knowledge

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...