Komputer_MOE !!!

Text

Selalu menyenangkan memiliki media baru untuk berekspresi. Dengan harapan agar menjadi panduan untuk meniti hari-hariku serta menyertai langkah-langkahku menyongsong indahnya dunia. Silakan tinggalkan komentar, apapun itu, demi kenyamanan dan kegembiraan yang bisa kau temui disini.

Info PENTING!

Selain Anda dapat membaca artikel berkualitas, Anda juga dapat menggunakan widget utility menarik lainnya di blog saya seperti Chat Via E-Buddy, SMS Gratis, Ataupun Menonton TV Streaming.

Dan kini Blog MyAkise sudah bisa di akses Via Mobile, Silahkan ketik link http://myakise.blogspot.com/?m=1 di perangkat mobile Anda.

Terima Kasih Dan Semoga Bermanfaat.

Saturday, March 12, 2011

Wah! Surat Yasin Raksasa Untuk Almarhum Istri Tercinta

Banyumas - Doa adalah hadiah sempurna untuk orang tercinta yang sudah berada di alam baka. Itulah yang diyakini Toeriman Madyo Miharjo (79) yang cintanya tak pernah putus untuk almarhum istrinya. Dia membuat Surat Yasin raksasa selama 8 bulan menjelang 1.000 hari wafat sang istri.

Saat detikcom berkunjung ke rumahnya di Kelurahan Karang Pucung, Kecamatan Purwokerto Selatan, Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (8/3/2011), Toeriman menyambut ramah. Dirinya mengaku membuat buku Yasin karena terinpirasi orang-orang selalu membaca Surat Yasin ketika ada orang yang meninggal.

Dia berpikir, kenapa tidak satu Surat Yasin yang bisa dibaca banyak orang beramai-ramai. Dirinya lantas mencoba membuat Surat Yasin raksaksa yang terbuat dari 50 lembar kertas manila serta triplek pada bagian covernya.

Menurut dia, pada awalnya dia tidak bisa menulis huruf Arab dengan baik. Namun karena tekad yang besar membuatnya terus dan terus belajar menulis huruf Arab dengan baik dan benar. Berkat ketekunannya tersebut akhirnya buku yang ia impikan dapat terwujud.

"Awalnya saya tidak bisa menulis huruf Arab. Karena keinginan saya untuk membuatkan Surat Yasin untuk almarhum istri saya, akhirnya saya terus belajar," ujar pensiunan guru bahasa Jawa ini.

Dia menambahkan, untuk membuat buku Surat Yasin ini dirinya sudah menghabiskan 24 spidol besar dengan enam botol tinta spidol. Menurutnya, sebelum menulis dirinya harus berwudhu terlebih dahulu. Saat wudhu yang ia lakukan batal, dia pun berhenti membuat buku, dan segera berwudhu kembali untuk melanjutkan menulis.

Selain ukurannya yang terbilang raksaksa, Surat Yasin ini memiliki kelebihan dibanding Surat Yasin pada umumnya. Dalam buku Surat Yasin yang dia buat juga dilengkapi dengan terjemahan yang ditulis dalam aksara Jawa, selain terjemahan dalam bahasa Indonesia.

"Saat ini buku saya simpan di rumah. Saya tidak tahu sudah menghabiskan uang berapa untuk membuat Surat Yasin ini, semua saya lakukan demi almarhumah," jelas kakek yang sering menggunakan ikat kepala tersebut.

(fay/fay)

Source : Detik News

No comments:

Post a Comment

Popular Posts

Berlangganan Artikel Via Feedblitz

Enter your Email


Preview | Powered by FeedBlitz

SMS Gratis! Silahkan...


Make Widget

My Twitter

FanPage Taste Of Knowledge

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...